MaFiA CoUpLe

MaFiA CoUpLe
33. Mencurigai Topia


__ADS_3

Entah apa yang diberikan pada Dita, sudah tiga hari Dita terbaring di dalam kamar itu tapi badannya selalu lemas.


Selama 3 hari ia berada di sana, pria asing yang bersamanya selalu memaksanya makan dan minum. Namun ia tidak bisa menolak karena tubuhnya terlalu lemah untuk mengalahkan kekuatan pria itu.


"Bagus, kau jadi semakin gemuk sekarang." Ucap pria itu setelah selesai memberi suapan terakhir pada Dita.


Dita tidak menggubris, ia hanya diam saja sembari mengamati pria asing itu. Selama tiga hari berada di sana ia sudah tahu kebiasaan-kebiasaan pria asing itu.


Pria itu meskipun menakutkan, Ia memiliki sisi yang baik dan ia adalah seorang pria berkeluarga, dan terlebih, Dita bisa tahu kalau pria itu sudah memiliki anak.


Dita juga bisa merasakan kalau ia dikurung di rumah pria itu, rumah di mana keluarganya tinggal.


Pria itu juga tidak merokok, tapi pria itu banyak berhubungan dengan seorang pria perokok.


Hal itu bisa diketahui Dita dari aroma rokok pada tubuh pria itu, tapi jari pria itu sama sekali tidak berbau rokok yang menyengat, artinya pria itu tidak pernah menyentuh rokok.


Selama 3 hari Dita terus diam, tapi hari ini ia harus mulai memancing pria itu untuk memberinya informasi "Siapa namamu?" Tanyanya.


"Ohhh, akhirnya peliharaan ku ini berbicara juga." Ucap Pria itu sambil tersenyum.

__ADS_1


"Aku tidak punya nama asli, tapi kau bisa memanggilku Lois."


"Kenapa kau menculikku?" Lagi tanya Dita.


"Haha,, kau benar, aku belum memberitahumu alasan sebenarnya aku membawamu kemari. Padahal sebentar lagi kau mungkin akan menghilang dari dunia ini. Tapi tenang saja, aku akan memberitahumu, aku diperintahkan oleh seorang pria yang dekat dengan Saga. Aku tidak tahu apa keinginannya menculikmu, tapi besok pria itu akan datang untuk menemuimu." Ucap Lois dibalas wajah tenang Dita.


'Gadis ini benar-benar pemberani, sudah di ujung kematian seperti ini dan ia tidak pernah mengamuk atau berusaha memohon untuk dilepaskan. Seandainya wajahnya tidak rusak aku mungkin akan memohon supaya ia diberikan saja padaku. Ia bisa menjadi sala satu pembantu di rumahku.' gumam Lois menatap Dita.


"Oh dan satu lagi, aku juga merupakan salah satu rekan bisnis Saga, Ya paling tidak aku bertemu dengan pria itu sebulan sekali."


Mendengar nama Saga Dita kembali merasakan air matanya ingin tumpah, tapi ia berusaha menahannya dengan menarik nafas dan menghembuskannya.


"Sepertinya kau benar-benar menyayangi pria itu. Dia lelaki yang beruntung bisa bersama dengan gadis menakjubkan sepertimu." Ucap pria itu dengan jujur.


"Hmm, Sejak Kau hilang ia sepertinya menjadi gila. Selama 3 hari ini tidak ada yang pernah melihatnya, jadi aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu." Kata pria itu lalu ia berdiri dan meninggalkan Dita sendirian.


'Sayang, apa kau baik-baik saja?' Gumam Dita merasa kuatir pada Saga.


Sementara di tempat lain, Saga langsung bersin saat ia baru saja turun dari atas mobil "Anda baik-baiks aja Tuan?" Tanya Aran langsung mendekat ke arah Saga.

__ADS_1


"Aku baik, ayo cepat!" Ucap Saga lalu keduanya memasuki sebuah ruangan yang di penuhi layar hasil rekaman CCTV jalanan.


Mereka sudah 3 Hari mencari Dita dan tak bisa menemukan gadis itu.


Rekaman CCTV di sepanjang jalan juga sudah dicek satu persatu, tapi mereka tak pernah menemukan Dita, seolah Gadis itu hilang ditelan bumi.


Baru saja mereka duduk untuk memantau CCTV ketika Topia berlari sangat kencang memasuki ruangan.


"Bos!" Ucap Gadis itu sambil tersengal-sengal.


"Katakan," ucap Saga.


"Aku baru saja mendapat informasi kalau kakak ke-7 Bos akan datang besok sore." Ucap Topia.


"Apakah ini ada hubungannya dengan penculikan Dita?" Ucap Aran sambil berpikir.


"Pergi siapkan semua mata-mata untuk mengikutinya." Ucap Saga lalu kembali melihat ke arah layar.


"Baik Tuan." Jawab Aran lalu pria itu keluar bersama Topia.

__ADS_1


Ia merasa curiga dengan Topia. Darimana gadis itu mengetahuinya?



__ADS_2