
Senya tiba di bandara, ia mengambil penerbangan tercepat ke luar negeri.
"Pria itu benar-benar mati??!! Aku tidak percaya..!!! Aku akan menggali kuburannya dan memastikannya!!" Ucap Senya yang tak pernah percaya bahwa orang yang telah dimakamkan itu adalah Lorano.
Pria itu belum bertanggungjawab padanya, jadi bagaimana bisa pria itu pergi dengan tenang?!!
Akhirnya Senya langsung membeli tiket penerbangan tercepat ke luar negeri.
Di dalam pesawat perempuan itu terus berpikir tentang apa yang ia lakukan setelah tiba di luar negeri.
Dia memutuskan langsung pergi ke kuburan Lorano dan membongkar makam itu!!
"Nona Senya," orang-orang yang telah dipersiapkan Senya langsung menjemput perempuan itu di bandara saat perempuan itu turun dari pesawat.
"Pergi ke makam Lorano." Perintahnya lalu pengawal itu segera menuntun Senya ke arah mobil.
Senya duduk di dalam mobil sembari mengepalkan tangannya melihat keluar jendela.
'Sialan...!!! Awas saja kalau pria itu benar-benar meninggal!! Dasar tidak bisa diandalkan!!!' geram Senya dalam hati sembari menunggu mobil yang ia tumpangi tiba di makam Lorano.
__ADS_1
Akhirnya setelah menunggu dengan gelisah di dalam mobil mereka tiba juga di makam Lorano, senya langsung memerintahkan para pengawalnya untuk membongkar makam tersebut.
"Lebih cepat!!!" Perintahnya sebab Ia sudah tidak sabar untuk melihat orang di dalam peti itu,, kalau dia benar-benar Lorano, maka dia akan membakar mayat pria itu hingga menjadi debu.
Namun jauh didalam lubuk hatinya dia berharap bahwa itu hanyalah sebuah peti kosong yang tidak berpenghuni.
Akhirnya pembongkaran makam telah selesai, peti yang diletakkan di bawah tanah kini diangkat ke atas dan menggunakan alat besi, mereka membuka peti itu.
Krak... Krak... Krak...
Satu persatu paku yang merekatkan tutup peti dengan badannya kini terlepas dari peti itu. .
Senya berdiri menatap orang-orang yang membuka peti itu dengan perasaan yang bercampur aduk.
"Sialan...!!!" Teriak Senya saat melihat isi peti itu hanyalah bongkahan kain yang dililit.
Tidak ada mayat...!!
Tidak ada Lorano!!!
__ADS_1
"Selidiki!! Selidiki semua ini!!! Cari pria itu sampai ke ujung dunia!!!" Teriak Senya pada orang-orangnya sebelum perempuan itu berbalik pergi meninggalkan bawahannya yang terdiam.
Itu pertama kalinya mereka melihat Senya berteriak sangat kesal kearah mereka. Biasanya Senya selalu bersikap tenang menghadapi segala sesuatu yang terjadi, tetapi sekarang,,, perempuan itu telah berubah!
Setelah kembali ke dalam mobil, Senya mengambil ponselnya dan menghubungi Aran.
"Ada apa?!" Tanya orang dari seberang telepon, dia baru saja selesai mengurus kasus tetua dan topia, dan sekarang perempuan yang melarikan diri ke luar negeri sedang menghubunginya.
"Apa kau yang mengurus pemakaman Lorano?" Tanya Senya.
Dia ingat, Aran lah yang menelponnya ketika Lorano berada di rumah sakit, pria itu bahkan menempatkan banyak orang di sana.
"Apa maksudmu? Aku memang menaruh orang-orang di sana tetapi tidak mengurus pemakamannya, semua itu dilakukan oleh Nyonya." Ucap Aran.
"Senior Dita?" Tanya Senya sembari mengerutkan keningnya.
Bagaimana mungkin Dita,,,?
"Ya, Nyonya bilang kalau dia yang akan mengurus semuanya dan hanya menyuruh saya untuk berhenti mengkhawatirkannya." Jawab Aran.
__ADS_1
Selagi Aran menunggu Senya menjawab dari seberang telepon, ternyata nada panggilan diputuskanlah yang ia dapat.
"Haiss...!! Apa sih yang terjadi?!!" Aran menggerutu dengan kesal, semua orang sedang merahasiakan sesuatu darinya. Dia menjadi satu-satunya orang yang tidak tahu apapun!!