Mafia Girls

Mafia Girls
EPS 128


__ADS_3

" Siapa sebenarnya mereka ? apa benar mereka semua sudah di ratakan ? ". Lio terus bergelut dengan segala kemungkinan yang sedang terjadi.


Mante, mafia yang membuat kacau waktu lalu membuat Lio dan Leo bergegas untuk menghancurkan mereka tapi di saat Lio dan Leo sedang menyusun rencana yang di bantu oleh daddy and mommy nya di markas Dark Blur Dragon tempat rapat petinggi saat itu berita terhangat bermunculan, dimana berita itu menyampaikan jika telah terjadi pembantaian hebat di seluruh negara yang berhubungan dengan mante dan itu semua lenyap hanya dalam satu malam.


Leo berpikir keras tentang kemungkinan-kemungkinan yang telah dua amati selama ini. " Tidak mungkin semudah itu, tapi tidak berlaku untuk Mafia Red Phoenix, hanya mereka yang bisa melakukan hal yang mengerikan seperti itu !". Seru Leo duduk di singgasana nya, Lio yang sedang bersamanya nya menatap intens pada Leo.


" Maksud mu apa Le ? apa hubungan nya dengan mereka ?". Lio berpikir semua ini tidak ada sangkut paut nya dengan mereka dan apa pula keuntungan mereka membumi hanguskan semuanya tanpa sisa, Lio terus berpikir keras apa pihak Mante telah menyinggung salah satu petinggi Red Phoenix ? Batin nya.


" Aku belum yakin, tapi selama aku mengamati semuanya ada beberapa kejanggalan yang mungkin kebenaran tengah berada di hadapan kita !". Ungkap Leo.


" Maksudmu apa ?". Ujar Leo penasaran.


" Dulu saat kejadian di pesta perayaan perusahaan ternama itu, saat kau mengirim anak buah mu untuk memberi pelajaran pada Ruby dengan mudah nya dia membabat habis mereka dan aku kenal sekali dengan gerakan demi gerakan yang dia lakukan tapi mungkin itu hanya kebetulan saja membuat ku menepis semua kemungkinan tapi tidak lama bala bantuan dari Ruby berdatangan dan salah satu dari mereka sangat aku kenal sekali dan kejadian di hutan itu pun dia berada di sana. Dimana Ruby sedang dalam bahaya pasti mereka akan bermunculan ! Kak apa kau tahu, di hutan itu aku melihat salah satu bahkan dua petinggi dari mafia Red Phoenix berada di sana ?!". Jeda Leo dengan pengamatan nya.


" tuan Kenzi dan tuan Lucky kah yang kau maksud Le ?". Tanya Lio menegang, mendengar nama mereka pun seolah semua orang tak dapat berdiri dengan benar.


" Ya, kau benar sekali kak ! mereka berdua berada di sana saat itu, bersama dengan Edward ! Dimana Ruby dalam bahaya pasti Edward akan tahu begitupun yang lain nya, coba kau pikir saja kak jika mereka orang biasa maka mereka tidak akan tahu keberadaan kita saat itu tapi kenyataan nya mereka dengan mudah menemukan keberadaan kita ". Ucap Leo terus menajamkan ingatan nya.

__ADS_1


" Apa jangan-jangan,,,!". Lio membulatkan matanya terkejut. ". Apa jangan-jangan mereka itu,,!". Seru Lio mengusap wajah nya kasar membayangkan jika semua yang di pikirkan nya benar maka dia tengah mendatangkan badai untuk dirinya dan keluarganya.


" Tapi yang aku bingung, siapa Lady dari mafia itu, Lady yang begitu mereka takuti termasuk kita juga menakutinya dan yang aku tahu mereka adalah seorang wanita !". Leo kembali berpikir keras.


" Lady, King and Prince, mereka para monster yang masih belum di ketahui identitas nya, tapi Le kita pun masih bingung yang mana King dan yang mana Prince lalu siapa Edward, King atau Prince ?". Tetap saja, mereka masih bingung walau salah satu di antara mereka telah di ketahui tapi masih bingung dengan identitasnya.


" Yang jelas dia adalah salah satunya ". Ucap Leo memutar-mutar kursi yang sedang di tempatinya.


" Lalu apa kau masih berani mengejar Ruby ? kau tahu dia kekasih dari dari sang petinggi Red Pheonix ?". Selah Lio di sela pembicaraan nya.


" dih jangan kepedean jadi orang, apa kau lupa apa yang dia ucapkan di waktu makan malam di rumah kita hmmm ?!". Ledek Lio santai sembari menyilangka kedua tangan nya dengan satu lengan yang berotot bersandar di dinding sebelah jendela yang bertralis.


" Berisik !". Geram nya melempar balpoin yang sedari tadi di mainkan ke arah Lio yang tidak kena sedikitpun karea Lio langsung menghindar dari lemparan itu. Tapi itulah kenyataan nya, baru pertama jatuh cinta dan pertama kali patah hati secara bersamaan oleh gadis yang sama.


" Untung saja kau tidak Edward bunuh kalau engga tidak tahu lagi kehidupan mu selanjutnya, kau masih beruntung, itu tandanya yang kuasa masih melindungi mu dari ancaman dan amukan monster berdarah dingin itu ". Cebik Lio terus mengutarakan sesuatu yang sangat tidak ingin Lio dengar.


Leo menyipitkan matanya seolah sedang mengingat sesuatu. " Tapi ka, dulu saat kita semua pertama kali bergaul dengan nya dia pernah mengatakan jika aku di izinkan untuk mendekati Ruby tidak dengan syarat apapun hanya saja dia mengingatkan jika kita harus lah bersaing dengan sehat, Ya dan akuoun menyetujui nya ! melihat Ruby yang sedikit demi sedikit nyaman berada di dekatku aku kira dia mulai menyukai ku tapi ya begitulah ka ! ". Ujar nya masih mengorek-ngorek masa lalu nya.

__ADS_1


" Tchh dia terlalu pandai menyembunyikan semua nya Le, jika tidak seperti itu tidak lah pantas dia berada di antara petinggi Mafia terkenal itu !". Tutur Lio segera merapihkan dirinya hendak untuk pergi karena perutnya mulai merasakan lapar.


" Kau juga pandai menyembunyikan sesuatu kak, bahkan itu lebih besar dari apapun !". Seringai Leo menghentikan langkah Lio yang sudah berada di ambang pintu. Lio membalik kan tubuhnya, kerutan halus terpatri di kening nya begitu pula kuda alis yang nyaris menyatu.


" Apa maksud mu ?". Seru Lio masih menautkan kedua alis nya.


" Dimana kau menyembunyikan keponakan ku ? jangan kau bersandiwara lagi kak, aku tidak akan bisa kau bohongi bahkan oleh mommy and daddy !". Tajam Leo menegangkan tubuh Lio yang nyaris membeku tak bisa bergerak hanya ada getaran kecil yang timbul dari tubuh nya.


" Dari mana kau tahu Le, apa selama ini kau juga memata-matai ku ?". Geram Lio seolah privasi dirinya tengah di campuri.


" Ya, kau benar ka ! bahkan rahasia terdalam dari mommy and daddy pun aku tahu ". Seru Leo berdiri mengampiri kaka nya dengan tangan di masukkan kedalam saku celanya.


" Di mana dia ? apa kau takut jika mommy tidak akan menerima anak itu ? jika begitu biarkan aku membantumu kak, kasihan dia masih kecil bahkan tanpa kasih sayang seorang ayah dan ibu ! apa kau tega meninggalkan dia hanya dengan seorang baby siter saja ? ". Tutur Leo.


" Kau memang pandai mencari informasi Le, tapi kenapa sampai sekarang kemampuan mu itu belum mendapatkan hasil dari pelacakan identitas dari Mafia Red Pheonix hmm ? bukan nya fokus ke sana tapi malah mematai ku seenak jidat mu ". Kesal Lio yang tidak bisa marah kepada Leo adiknya.


" ayolah jangan merubah topik pembicaraan ". Protes Leo.

__ADS_1


__ADS_2