Mafia Girls

Mafia Girls
EPS 178


__ADS_3

" Menikah ?!". Ucap mereka bersamaan, siapa yang tidak kaget saat Ruby berbicara seperti itu. Semua keluarga berkumpul, Edward dan juga Nara memilih bermain di taman belakang memberi ruang untuk mereka mengobrol.


" Kenapa kalian terkejut seperti itu ? ". Seru Ruby terbengong dengan reaksi keluarga nya khususnya Agatha, padahal baru semalam mereka membicarakan pernikahan, Agatha tidak menyangka jika ucapan Ruby malam tadi benar-benar bukan sekedar bercanda. " Kau juga ka, kenapa kau kaget seperti itu, bukan kah malam tadi aku sudah memberitahumu !". Toleh nya pada Agatha sembari menautkan kedua alis nya.


" Kaka kira ucapanmu itu hanya candaan Al, yakan masa ia menikah besok, bukankah harus mempersiapkan semuanya dulu Al ! Kau ini gila atau apa Al ?! ". Heran Agatha.


" Bercanda gimana coba ". Gerutu Ruby.


" Menikah bukan hal yang main-main by, semuanya harus dipersiapkan dengan matang, tidak baik jika seperti ini sayang !". Ucap lembut Nameera selaku ibunya yang mencoba memberi pengertian terhadap anak nya.


" Ruby tahu mommy dan Ruby mengerti, Ruby tahu apa yang harus dilakukan !". Tutur Ruby memeluk mommy nya dari samping kanan. " Ruby tidak ingin pesta yang meriah, keluarga pun sudah cukup mom, teman Ruby dan keluarganya pun sudah lebih dari banyak ". Seru Ruby.


" Baiklah jika itu yang kau inginkan, kaka akan mengatur semuanya ". Ucap Revan. " Vin, antar dia ke butik Vernan ! kamu juga Tha, ikut bersama mereka ". Seru Revan mengatur-atur semuanya agar terlaksana dengan baik.


" Oke ka ". Revin langsung berdiri bersiap berangkat. " Ayo kita berangkat sekarang, bukan kah waktunya sedikit lagi ?! ". Ucap Revin sengaja karena melihat Ruby dan Agatha yang hendak berjalan ke kamarnya untuk mengganti baju.


" Sudahlah, tak perlu mengganti baju kalian, begini juga udah oke, ia kan mom, dad ?!". Ujar Revin, Nameera dan juga Luis hanya bisa mengangkat jempol tangan mereka karena sudah tidak dapat lagi harus berkata apa.


" isshh ". Gerutu Ruby.


" Hubungi dia dulu ka ". Ucap Revin pada Revan agar menghubungi Vernan terlebih dahulu agar saat sampai di sana dia langsung menyambut nya dan mempersiapkan baju mana yang coco untuk adiknya ini.


" Sudah, berangkatlah ! hati-hati di jalan nya !". Teriak Revan, setelah mereka pergi, dia mulai sibuk mempersiapkan semuanya. " Mom, apa ini baik ? ini begitu mendadak menurut ku !". Ujar Revan.

__ADS_1


" Tidak ada yang tidak baik Van, sekarang pergilah ! kau harus mengerjakan nya dengan baik, mommy and dad di rumah saja biar baju untuk kami mommy yang atur dan untuk kau dan juga Revin begitupun juga dengan Ronald dan instrinya, biar mommy yang atur !". Seru Nameera.


" Eum baiklah ". Ucap Revan.


" Uncle ". Teriak Nara yang baru saja masuk lewat pintu belakang dan terlihat Edward mengikutinya dari belakang. " Uncle di mana mommy Nara ?". Nara menatap sekitar rumah tak melihat mommy nya.


" Mommy ? mommy mu pergi ke butik dulu sayang, kau juga pergilah bersama daddy mu !". Seru Revan sekilas melirik Edward.


Akhirnya mereka semua sibuk dengan tugas nya masing-masing, Revan menyiapkan semuanya dengan teliti dan juga hati-hati, dia menginginkan pernikahan adik nya yang sakral dan juga istimewa karena hanya itu yang dapat dia lakukan sebagai kaka tertuanya.


Menit ke menit dan juga jam ke jam berlalu, semua persiapan sudah selesai. Keluarga dari pihak Edward pun sudah terlihat di sana, mereka terpaksa meninggalkan pekerjaan nya di demi mereka yang melaksanakan pernikahan begitu mendadak tanpa ada pemberitahuan terlebih dahul, sampai Kenzi dan Lucky pun tidak mau melewatkan kesempatan ini.


Pernikahan mereka dilangsungkan di taman belakang yang berada di rumah besar Smith, hanya keluarga saja yang ada di sana juga keluarga dari teman-teman nya pun ada di sana.


Edward tengah menunggu kedatangan Ruby yang masih bersiap menghias dirinya, sebagian orang sedang mengobrol dengan begitu bahagianya.


" Mom, adik ku !". Ucap Revin dengan mata yang sudah berembun, tangan Nameera mengusap lembut pipi kanan Revin dengan mata yang masih menatap anak perempuan nya yang semakin berjalan mendekati nya.


Suasana begitu menghangatkan dan juga menggembirakan, siapa yang tidak senang dengan acara yang menurut mereka begitu sakral ini.


Edward meneteskan air matanya saat ini yang begitu tidak menyangka jika hari ini dia akan mengikat janji setia bersama wanita yang tidak dia sangka akan menjadi istri dan juga ibu dari anak-anak nya.


Jakson mendekati Edward dan mengusap lembut pundak nya.

__ADS_1


" Boy, selamat akhirnya kesabaran mu membuahkan hasil !". Ucap Jakson. Edward memeluk singkat Jakson yang sekarang menjadi daddy nya itu sembari menyeka air mata yang terus jatuh ke atas pipinya.


" Terimakasih dad ". Senyum bahagia Edward di rasakan juga oleh adik nya, David memalingkan pandangan dan tangan nya dengan sembunyi-sembunyi menyeka air mata yang akan keluar dari sudut mata.


Tangan Edward mengulur saat Ruby sudah tepat berada di depan nya, pandangan mereka bertemu dan terkunci satu sama lain nya.


" Mommy ". Teriak Nara yang baru saja masuk bersama Lio dan juga Leo dimana Nara di gandeng oleh daddy dan juga paman nya.


Ruby dan juga Edward menolehkan kepalanya saat mereka berdua akan memulai acaranya, mereka berdua tersenyum dan Edward merentangkan tangan nya memberi isyarat jika dirinya ingin memeluk Nara.


Beberapa tamu yang hadir menautkan alis nya saat Nara memanggil Ruby dengan sebutan mommy tapi tidak dengan keluarganya dan juga keluarga dari teman nya.


Edward dan juga Ruby akhirnya mengikat janji suci dengan Nara yang berada di antara mereka. Lio duduk di samping Agatha dan Lio duduk di samping Meili.


Brayn dan juga Rayzen tidak menyangka jika Ruby akan mendahului mereka karena mengingat ucapan Ruby dulu saat mereka berempat berteman dan Ruby akan menikah setelah mereka bertiga, tapi hal itu tidak berlaku lagi saat Edward memasuki kehidupan nya.


Moment bahagia terasa oleh mereka di sana.


" Rubyyy ". Teriak Meili dan Reina saat ikrar di antara mereka selesai, mereka berdua memeluk Ruby dengan begitu bahagianya.


" Bro selamat buat lo ". Ucap Lexi dan juga Andrew begitupun Leo memberi ucapan kepada teman nya itu.


" Thanks ". Seru Edward, mereka mengobrol santai di sana.

__ADS_1


Sederhana namun seolah seperti acara mewah, sangat sempurna. Canda tawa mereka dan para tamu undangan yang turut berbahagia saling menukar canda dan tawa mereka.


" By ". Teriak seseorang yang baru saja datang, siapa lagi kalau bukan Ronald, terlihat juga jasmine di samping nya.


__ADS_2