
Gue pulang duluan.bareng ga"ujar sandra berpamitan pada Aurora yang masih menyalin catatan di papan tulis.
''Lo duluan aja gue masih nyatet"jawab Aurora tanpa menoleh kearah sandra
"Foto doang ribet banget sih lo.gue duluan"ujar sandra lalu berlalu dari kelas meninggalkan Aurora
Setelah kepergian sandra Aurora mengambil ponselnya lalu memotret catatan dipapan tulis.
"Elah ribet amat ya gue tadi.pantes aja si sandra udah selesai duluan, cuman modal ginian doang"ujar Aurora pada dirinya sendiri.
Aurora mengemasi buku-bukunya ia merinding sendiri karena kelas sudah kosong.
Aurora tidak memasukan ponselnya kedalam tas melainkan menelpon nael abang keduanya untuk minta dijemput.
"Alo bang.abang dimana? Jemput Aurora dung"
"Abang ngampus"
"Ya udah Aurora minta jemput daddy aja bye abang"
"Ga usah biar abang aja yang jemput tunggu sepuluh menit abang sampe"
"Oke bang" Aurora mengakhiri panggilannya dengan nael.
Aurora berjalan dikoridor yang sudah sepi hanya suara langkah kakinya yang terdengar.matanya menatap ponselnya membuka instagram milik Oriel pradipta gupta.hanya terdapat dua kiriman disana foto Oriel bersama keluarga dan foto pemandangan.
What the hell..
__ADS_1
Umpat Aurora karena melihat kiriman Oriel di instagram.
ya kali ga ada foto yang lean
Karena mata yang fokus menatap ponsel nya Aurora tidak menyadari ada seseorang yang melewatinya.orang itu adalah Oriel pradipta gupta.
Karena kesal Aurora mematikan ponselnya dan memilih menunggu nael yang akan menjemputnya.
Princess ariella marshwan mempunyai satu ayah,satu ibu,dan tiga kaka yang sangat menyebalkan bagi Aurora.
Kaka pertamanya adalah kalvian marshwan pacar sandra.siapa yang tidak mengenal kalvian ceo muda yang digilai setiap wanita
Kaka kedua vanilla putri marshwan seorang dokter spesalis ginjal dan juga berparas cantik.
Yang ketiga adalah natanael marshwan masih single dan masih kuliah semester 4 fakultas hukum.
Sepuluh menit kemudian nael datang menjemput Aurora.
____
"Iya mama aku denger ko"ujar Oriel memelankan suaranya dan mengalihkan ponselnya ketelinga kanan karena tangan kirinya digunakan untuk membuka seragam sekolahnya.
"Kamu kapan pulang nya mama sama papa rindu.sampai kapan kamu ga mau pulang"
"Ma.listen to me,aku kan setiap minggu pulang lagian aku juga mau mandiri ma"
"Tapi tetap saja mama tidak rela jauh dari anak mama"
__ADS_1
"Ma ini masih dijakarta mama bisa keapartemen aku kapan aja mama mau.so jangan sedih ya ma,mama bisa Oriel melihat mama sedih"
"Baiklah kalau begitu.awas saja kalau mama main kamu mala tidak ada"
"Iya mama"
"Mama tutup dah sayang.jangan lupa makan yang terartur"
"Iya ma"
Tut Tut.
Oriel memutuskan tinggal diapartemen sejak setahun yang lalu.bukan apa-apa Oriel hanya ingin hidup mandiri tanpa bergantung pada orang tuanya.seminggu sekali ia pulang kerumah menemui ayah dan ibunya. Di nusa bangsa Oriel bertemu lagi dengan Rere teman masa kecilnya cinta pertama nya yang kini sudah berpacaran dengan Radit.
Oriel merebahkan badannya keranjang.
Lelah
Itu lah yang Oriel rasakan seharian ia menghabiskan waktunya dilapangan basket dan tidak mengikuti pelajaran.
Oriel melakukan itu karena ia merasa tidak suka akan perhatian yang Rere berikan untuk Radit,apalagi tadi Rere membelikan Radit sarapan pagi.
Ting..tong...
Dengan malas Oriel bangun dari tidurnya untuk membukakan pintu.
"Hai sayang"sapa Aurora mencium sekilas pipi Oriel lalu masuk kedalam apartemen Oriel layak nya itu adalah apartemen nya sendiri.
__ADS_1