
Ariella sampai apartemennya pukul 23.00,setelah melepas rindu dengan sang ayah ariella memutuskan untuk pulang karena besok ia akan kembali bekerja.
Ariella menghidupkan lampu ruangan mata nya membelak tak percaya apartemennya yang biasanya jauh dari kata bersih dan rapi sekarang apartemennya kinclong bersih dan rapi,lalu pandangan ariella jatuh pada bryan yang sedang tertidur pulas disofa dengan televisi masih menyala.
Ariella berjalan menghampiri bryan membetulkan selimut yang hanya menutupi kaki bryan lalu mematikan televisi.
Ariella berjongkok dihadapan bryan.
"Trims" ujar ariella tulus lalu berdiri kembali,ia berjalan ke kamarnya membersihkan diri lalu tidur karena besok ia harus bekerja.
Setelah ariella masuk kekamarnya bryan membuka matannya,ia tersenyum tidak sia-sia tadi ia menyuruh pelayannya untuk membersihkan apartemen ariella.ia senang setidaknya pelan-pelan ariella akan menjadi miliknya.
****
Ariella tak percaya ke-empat ban mobilnya kempes bayangkan ke-empatnya bukan hanya satu saja,jika satu ban mobilnya yang kempes ariella dapat menyimpulkan jika memang sudah waktunya untuk mengganti ban tapi ini ke empatnya benar-benar diluar nalar.dan ariella sangat yakin jika memang ada yang sengaja mengempeskan bannya dan orang itu adalah boss monyet nya bryan.
Ariella tersenyum sinis jadi ini alasan bryan dengan mudah membiarkannya pergi tanpa protes ketika bryan menawarkan diri untuk pergi bersama.
__ADS_1
'Rupanya di mengajak ku untuk perperang' batin ariella kesal.
Sudah lima belas menit ariella menunggu taksi tapi tidak ada satu pun taksi yang lewat.biasanya akan banyak taksi yang lewat tapi hari ini nihil apa jangan-jangan......
"Monyet sialan" ujar ariella mengumpat kesal.
Ia yakin prihal tidak ada taksi yang lewat ini juga ulah bos nya itu.
****
Sekira waktu yang sudah tepat bryan keluar dari apartemen ia ingin menghampiri wanita keras kepala itu,lagian apa susahnya menerima ajakanya untuk pergi bersama.
Sesampainya diparkiran bryan dikejutkan dengan tidak ada lagi sosok ariella yang menunggu taxy dipinggir jalan.dengan cepat ia berlari menghampiri satpam yang sedang berjaga.
"Maaf apa anda melihat ariella pak" tanya bryan langsung
"Sudah pergi sir"
__ADS_1
"Sudah pergi? " tanya bryan lagi tepatnya pada dirinya sendiri.bukannya malam tadi ia sudah mengempeskan keempat ban mobil ariella dan menelpon perusahaan taxy.lalu.....
"Ariella pergi dengan siapa pak?" tanya bryan penasaran tidak mungkin kan ariella berjalan kaki menuju kantor yang jaraknya lumayan jauh.
"Bersama tuan eden sir"
"Eden smith?"
"Benar sir"
Tanpa berkata apa apa bryan langsung berlari keparkiran lalu masuk kedalam mobilnya.ia melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
"Eden smith kau akan tamat jika kau berani merebut ariella dariku'' geramnya tak terima jika ariella pergi dengan eden.
'Dari mana ariel mengenal eden'
*****
__ADS_1