Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#41


__ADS_3

Malamnya setelah mengantar Aurora pulang detik itu juga Oriel sudah merindukan gadisnya.senyumnya bahkan tidak hilang dari bibir Oriel


Oriel juga bahkan guling -guling ditempat tidurnya bak anak perawan yang menemukan cinta pertamanya.


Dengan gerakan cepat Oriel meraih ponselnya lalu menghubungi gadisnya .


Tut...tut...


Panggilan sudah tersambung namun Aurora tak kunjung menjawab panggilannya.


Sedangkan dikediaman marshwan,Aurora sedang cemas karena Oriel menelponnya pas dihadapan nael abang nya,mereka sedang bermain game bersama.


"Bentar bang"kata Aurora mengpause gamenya lalu mengangkat telpon dari Oriel.


"Halo Oriel sayang,tumben telpon.lo kangen ya sama gue"tuding Aurora


Di sebrang sana Oriel senyum-senyum sendiri karena tudingan Aurora benar adanya


"Iya gue kangen"aku Oriel membuat Aurora menjerit tertahan.


"Gue juga kangen sama lo"ujar Aurora


"Gue maunya lo nginap.tapi lo harus pulang tadi"


"Gue...'Aurora udah belom.kalo lama kamu kalah ya'"


"Suara siapa?"


"Bang nael resek.nanti gue telpon lagi ya.dah Oriel."


Oriel ingin sekali membanting ponselnya


"Nael sialan"maki Oriel kesal.


Oriel paham sekarang kenapa tadi nael mengatakan


'walau gimana pun gue ga rela kalo Aurora lebih perhatian sama lo dibanding gue'


Oriel mengacak rambutnya kesal ternyata saingannua sendiri adalah nael abang dari gadisnya


___


Aurora melirik abang nya kesal,karena pagi-pagi sekali nael sudah berteriak-teriak memaksanya untuk diantar oleh nael.jadilah sekarang Aurora tidak berkunjung ke apartemen Oriel membawa kan bekal.

__ADS_1


Gue ga mampir.tapi gue bawa bekal kesekolah


Aurora mengirim pesan pada Oriel


"Adek abang yang cantik jangan cemberut senyum dong"kata nael jenaka sambil mencubit gemas dengan tangan kirinya.


"Ih.sakit tau bang"kata Aurora melepas paksa tangan nael yang mencubit pipinya.


"Senyum mangkanya"


"Nih.aku senyum"jawab Aurora sambil tersenyum paksa


"Nah gitu dong,baru adek nya abang"kata nael memberhentikan mobilnya didepan gerbang sekolah.


"Dah abang"pamit Aurora sambil mencium pipi nael.


"Belajar yang bener"pesan nael


"Siap boss"


Setelah mobil nael hilang diujung jalan baru lah Aurora masuk kedalam gerbang sekolahnya.


"Aurora,ada yang mau gue omongin ke elo"ujar Radit mencegat langkah Aurora.


"Yaelah dit.ngomong yang tinggal ngomong pake izin segala"jawab Aurora santai


Otak Aurora berkerja dengan cepat mana bisa istirahat nanti.


"Sekarang aja,istirahat gue ga bisa"


Radit berpikir sejenak namun setelah itu ia mangangguk.


"Yaudah ikut gue"


Aurora mengikuti langkah Radit yang membawa nya kebelakang sekolah.


"Gue putus"kata Radit membuat Aurora bingung.


"Trus.hubungan nya sama gue apa?"tanya Aurora bingung.


"Ada"balas Radit cepat.


"Apa?"

__ADS_1


"Gue cinta elo dari awal kita ketemu sampek sekarang"jelas Radit,Aurora tentu saja langsung diam ia sama sekali tidak menyangka jika selama ini Radit cinta padanya.


"Gue ga cinta elo dit.gue cinta Oriel"jawab Aurora menekan suaranya,bukannya tersinggung atas jawaban Aurora Radit malah tersenyum.


"Gue ga minta jawaban dari elo Aurora,gue cuma pengen lo tau.sesak tau ga nahan perasaan"jelas Radit tersenyum.


"Kita masih teman kan ces?"tanya Radit membuat Aurora tersenyum


"Ya iya la masa iya kita musuhan"jelas Aurora.


"Gue boleh peluk elo? Sebagai temen"pinta Radit dengan ragu Aurora mengangguk membiarkan Radit memeluknya.


Radit lalu berbisik.


"Gue doain lo bedua bahagia sampe kakek-nenek"


Tanpa mereka sadari ada sesorang yang merekam mereka berdua.


__


Istirahat Aurora langsung ngacir ke kelas Oriel dengan bekal ditangannya.


"Eh ada Aurora cantik.baa apa tu?"goda nico ketika Aurora masuk kedalam kelas Oriel.


"Bukan buat lo"jawab Aurora galak membuat nyali nico ciut.


"Sandra mana?"tanya sean


"Dikelas makan bekal gue"jawab Aurora singakat.


"Lo makan apa kalo bekal lo kasih ke sandra"kata Oriel membuat Aurora menyengir.


"Makan bedua"katanya.


"Gue mau kantin,lo ikut ga co?"tanya sean pada nico.


"Ikut.mana mau gue jadi obat nyamuk "jawab nico lalu menyusul sean.


"nanti kita nonton kuy"ajak Aurora ketika mereka mulai melahap bekal.Oriel hanya mengangguk mengiyakan.


"Jam lima langsung ketemu di lokasi"kata Aurora membuat Oriel mengerutkan keningnya.


"Gue jemput"

__ADS_1


"gak usah.kita ketemu disana aja"


"oke"


__ADS_2