Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#40


__ADS_3

Aurora melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar,meletakan tas nya ke semOrielng tempat lalu membaringkan diri diatas ranjang.matanya tak sengaja menatap camare EOS 70D yang baru dimiliki sebagain orang.


"Mom.ini camera nya siapa?"teriak Aurora dari dalam kamarnya.


"Oleh-oleh dari bang naek"


"Bang nael udah pulang mom?"teriak Aurora lagi


"Kamu bisa ga sih ga udah teriak-teriak?bisa pecah telinga mommy"


Aurora ingin sekali mencibir mommy nya,namun ia urungkan.


"Jawab Aurora aja mom"


"Iya.udah selesai magang nya"balas ibunya


"Trus sekarang bang naek kamana mom?"tanya Aurora lagi namun kali ini ia menongolkan kepalanya diambang pintu


"Ketemu temennya"


Aurora mengangguk kemudian ia mengunci kamarnya lalu membaringkan dirinya diatas ranjangnya lagi sambil menatap camera pemberian naek.


Sementara diparkiran apartemen Oriel ada seseorang yang sedang menunggunya.


Oriel memarkirkan mobilnya dengan rapi setelah itu ia keluar dari mobilnya dengan balon dan kue ditangannya.ia harus menyiapkan sesuatu untuk merayakan ulang tahun Aurora yang telah lewat dua hari yang lalu.


Sabodo amat Aurora tidak menerimanya yang penting ia telah menyiapkan semuanya untuk Aurora.


bukkk!!!


Oriel terjungkang kebelakang kue ulang tahun nya berserakan.


Oriel memegang sudut bibirnya yang berdarah karena kena bogem mendadak dari orang yang tidak dikenal.


Oriel mengangkat kepalanya siapa orang yang berani membogemnya.


"Siapa lo?"tanya Oriel bangkit dan menyiapkan kuda-kudanya.


Tapi nael enggan untuk menjawab ia memilih menyerang Oriel kembali namun dengan sigap dielak oleh Oriel lalu berbalik menyerang nael.dan perkelahian pun terjadi begitu saja,jika tidak dihentikan oleh satpam mungkin mereka berdua sudah terkapar dirumah sakit.


Setelah satpam meninggalkan mereka nael membuka suara.


"Gue restuin lo sama ade gue,kemampuan lo boleh juga"


Oriel menoleh kearah nael dan mengerti apa yang dimaksud oleh nael.

__ADS_1


"Princess ariella"kata nael membuat Oriel mengangguk.


"Jagain ade gue baik-baik,kalo ga lo bakal berhadapan dengan gue langsung"


''Tanpa lo suruh"jawab Oriel cepat namun berhasil membuat nael tersenyum.


"Nyokap bilang,Aurora banyak cerita tentang lo.bahkan nyokap bilang dia ga pernah liat Aurora se bahagia itu saat cerita tentang elo.sebagai abang yang menyayangi ade nya gue restu in elo jadi adek ipar gue"kata nael tersenyum jenaka.


"Gue cabut,bro.semoga kita bisa akur,walau gimana pun gue ga rela kalo Aurora lebih perhatian smaa elo dibanding gue"kata nael lalu masuk kedalam mobilnya.


Setelah nael pergi Oriel tersenyum bahagia,nael orang yang selalu sean ceritakan abang Aurora yang paling galak sudah merestuinya.


Oriel bangkit dari duduknya lalu memunguti kue yang berserakan lalu membuangnya ke tong sampah.


"Nael sialan"gerutunya lalu membawa balon-balon kedalam lift.


__


Oriel sudah mendekor kamarnya dengan balon-balon,ia menyiapkan semua itu sendiri dipandu oleh mbak google,kue ulang tahun pun sudah Oriel ganti dengan kue yang lebih besar dari yang tadi.tak lupa diatas kue nya Oriel juga menyiapkan angka 16,yaps Aurora lebih muda darinya.


Hal yang terakhir Oriel lakukan adalah menempelkan fotonya dan juga Aurora di lemari pakaiannya.sebenarnya Oriel tidak suka berfoto namun karena dipaksa oleh Aurora jadilah di ponsel Oriel banyak sekali poto Aurora dan dirinya di ponselnya.


Setelah semua beres Oriel keluar dari kamar nya dan duduk disofa sambil menunggu Aurora.


pip...pip..


"makin pinter aja lo,sampe-sampe baca buku kebalik"ujar Aurora mencibir membuat Oriel tersenyum bak orang tolol.


Aurora lalu duduk disebelah Oriel.


"Ikut gue"kata Oriel berdiri dari duduknya lalu lebih dulu masuk kedalam kamar nya.


"Kebiasaan suka main tinggal,baru juga duduk udah ditinggal aja"gerutu Aurora mengikuti Oriel.


"Oriel.lampunya kok mati?"ujar Aurora mencari Oriel.


"Kejutan"teriak Oriel menghidupkan lampu


Aurora terdiam sesaat namun setelah itu senyumnya terbit.


"Selamat ulang tahun sayang"ujar Oriel memeluk Aurora


Dalam hati Aurora senang karena Oriel memanggilnya 'sayang'


"Ulang tahun gue udah lewat"kata Aurora malas didalam pelukan Oriel.

__ADS_1


"Udah tau,dua hari"


"Kok lo tau?"tanya Aurora penasaran


"Gue anak pemilik sekolah kalo lo lupa"kata Oriel sombong membuat Aurora memutarkan kedua matanya malas.


Oriel melepaskan pelukan nya lalu mengambil kue ulang tahunya tapi sebelumnya Oriel menghidupkan lilin angka 16.


"make a wish" perintah Oriel yang langsung diangguki oleh Aurora.


'Tuhan gue cuma mau bareng Oriel selamanya'


Fiuhh..


"Yey" ujar Aurora bertepuk tangan.jika diingat ingat selama sembilan terakhir ia tidak pernah merayakan ulang tahunnya bukan karena ayah nya tidak mampu ataupun apapun tapi karena Aurora takut umurnya tidak panjang seprti yang diharapkan kebanyakan orang yang menyayangi nya.


Tanpa aba-aba Oriel langsung memeluk Aurora lalu membisikan sesuatu ke telinga Aurora.


"Semua bakal baik-baik aja"katanya menenangkan gadisnya seakan tahu apa yang yang sedang ada di kepala cantik gadisnya.menenangkan.


"Gue punya hadiah buat elo"ujar Oriel melepaskan pelukannya lalu mengambil sesuatu dari sakh celananya.sebuah kotak warna hitam


"Bentar"kata Oriel melepaskan kalung dileher nya dan juga melepaskan kalung milik Aurora.Aurora terkejut tentu saja karena Oriel tiba-tiba melepaskan kalung dileher nya.


Aurora hanya menatap apa yang Oriel lakukan yaitu mengganti liontin merpati dikalung mereka berdua dengan cincin.


"Cincin ini punya gue"kata Oriel memasang kan kalung milik Aurora kembali.


"Dan ini cincin elo"kata Oriel lagi sambil mengangkat kalung yang berliontin cincin yang pas dijari Aurora.


"Lo bisa pasangakan ke gue"tanya Oriel yang langsung dianggui oleh Aurora.


Aurora memakaikan kalung keleher Oriel sesuai dengan keinginan laki-laki itu


Setelah memasang kan kalung keleher Oriel,Aurora langsung memeluk Oriel erat.


"Makasih"kata Aurora tulus.


'Tuhan bahagia itu sangat sederhana'


Oriel pradipta


Oriel Pradipta selamat ulang tahun sayang♥.


♥ 25.018 comen 13.782

__ADS_1


__


__ADS_2