
HALLOOO HALOOO SEMUA NYAAA.....
AKU MO PROMOSI SEDIKIT SEBELUM KALIAN BACA PART SELANJUTNYA...
SILAHKAN DILIHAT-LIHAT DULU SIAPA TAU SIR PEN DIBACA HEHE.
PART SELANJUTNYA ADA DIBAWAH...
ENJOY IT....
MWMBS2#2
Ariella dan bryan berjalan-jalan menyelusuri pantai bali, setelah dari
paris, kanada,belanda, australia dan juga dubai, ariella dan bryan honeymoon
kebali. Hadiah dari alex dan juga alexa karena tidak bisa datang kepernikahan
ariella karena alexa melahirkan anak kedua mereka. Awal nya ariella kesal dan
marah pada alex karena tidak datang dihari penting nya, ariella sedih abang
satu-satu nya tidak menyaksikan hari bahagia nya. Namun setelah mengetahui jika
kakak ipar nya melahirkan anak kedua jadi lah ariella tidak kesal lagi. Mau bagaimana
lagi masa iya ariella meminta kakak ipar nya melahirkan nya lusa atau minggu
depan bila perlu sampai pernikahan ariella usai, gila saja. Semua sudah diatur
oleh tuhan, mana bisa ariella mengatur kapan kakak ipar nya akan melahirkan. Lagian
ariella ikut bahagia karena memiliki satu keponakan lagi.
Bryan merangkul mesra pundak istrinya karena banyak pasang mata melihat
__ADS_1
istri nya lapar, istri nya memang cantik dan sexy bryan akui tapi bukan untuk
pria lain melainkan milik nya. Bryan ingin sekali menyongkel satu persatu mata
yang menatap istri nya sekarang.
“aghh” ariella merintih karena kaki nya menginjak sesuatu yang tajam.
“kenapa?” tanya bryan panik
“kaki ku sakit” ujar ariella mengangkat kaki kanan nya sehingga badan nya
tidak seimbang dan jatuh.
Bryan langsung menggendong ariella dan berlari panik.
“turun kan aku, aku bisa berjalan sendiri. Lagian ini tidak terlalu parah
nampak nya” kata ariella memegang erat leher bryan agar tidak jatuh.
“mana ada tidak parah, kita harus kerumah sakit sekarang”
Jawaban bryan membuat ariella melongo, kerumah sakit? Yang benar saja, luka
“diobati pakai obat merah saja” kata ariella memberi pengertian pada bryan
“tidak, tidak,bagaimana luka mu infeksi kita harus kerumah sakit dan kau
harus dirawat” jawab bryan menggeleng-geleng kan kepala nya.
Dirawat? Kali ini ariella tidak bisa membiarkan bryan, ia melompat turun
dari gendongan bryan hingga ia terjatuh, bokong nya sampai sakit namun tidak
seberapa dari pada ia harus dibawa kerumah sakit. Bryan panik bukan kepalang
lalu mencoba menggendong ariella lagi, ariella menolak.
“ayolah sayang, kaki mu tidak bisa dibiarkan begitu”
“obati pakai obat merah saja”
__ADS_1
“tidak bisa”
“yang bisa apa? Dibawa kerumah sakit terus dirawat inap ‘dok tolong istri
saya kaki nya luka harus dirawat’, bisa-bisa kau ditertawakan dokter karena
tidak bisa mengurus luka kecil istri nya”
“tapi sayang...”
Ariella menghela nafas lalu menatap bryan lembut.
“diobati pakai obat merah saja ya sayang, ya”
Bryan menganggukan kepala nya lalu menggendong ariella lagi, saat bryan
akan berlari ariella menggelengkan kepala nya.
“jangan lari, nanti kau lelah.”
“ah aku lupa kalau istri ku sangat berat” canda bryan membuat ariella
terkikik
“seandainya nanti aku gendut apakah kau akan tetap mencintaiku?”
“tentu saja, kau istri ku. Satu-satu nya cinta ku” jawab bryan mencium
gemas bibir ariella.
Bryan dan ariella sampai dihotel, bryan langsung mencari kotak obat lalu
mengobati luka ariella dengan sangat hati-hati, bryan tidak ingin ariella nya
kesakitan.
“lain kali pakai sendalmu”
“kalau pakai sendal aku tidak bisa merasakan pasi...”
Perkataan ariella terpotong karna mendapat pelototan tajam dari bryan
__ADS_1
“iya” kata ariella kemudian membuat bryan tersenyum.
Tbc.