
Sesampainya diaparteman Oriel langsung merebahkan dirinya diatas ranjang.entaha hari ini ia sama sekali tidak lelah seperti biasanya karena Aurora selalu berada di sisi nya.perlahan-lahan perasaannya pada Rere mulai hilang dan terganti oleh Aurora.
Drt...drt...
Oriel mengambil ponselnya dan mengecek siapa kah yang mengirimi nya pesan.
Rere:Oriel aku didepan apartemen kamu
Oriel:ya aku keluar
Ada perasaan kecewa dihati Oriel karena yang mengirimi nya pesan bukan orang yang ia harapkan .
Oriel keluar dari apartemennya untuk menemui Rere yang menunggu nya diluar.
"Kenapa re?"tanya Oriel langsung pada Rere yang tengah menghadap kearah lain.
"Aku cuma mau minta ajarin mtk Bagain turunan sin dan teman-temannya soalnya aku belum ngerti"jawab retana menguatkan buka cetak matematika.
"Oh,yaudah ayo biar aku ajarin.kita belajarnya diresto bawah gimana?"kata Oriel mengajak Rere mengarjakan nya dibawah.sejak awal memang tidak boleh ada gadis yang masuk ke apartemennya kecuali mamanya,tapi Aurora gadis itu bisa dengan mudah keluar masuk apartemennya.
Rere hanya mengangguk sebagai jawaban padahal ia ingin sekali melihat isi apartemen Oriel.namun harus ia kubur dalam -dalam karena Oriel mengajaknya ke resto bawah.
Rere mengikuti langkah Oriel masuk kedalam lift.
___
Oriel sedang mengajari Rere dengan serius tanpa sadar ponsel nya berbunyi tanda ada pesan yang masuk.
"Oriel kita jadi kan ke panti?"kata Rere diselah belajar mereka.
"Tergantung anak-anak jadi apa engga"jawab Oriel kembali mengajari Rere.
''kalau jadi aku bareng kamu ya.kamu kan tau Radit udah kelas tiga jadi waktunya buat belajar"pinta Rere
"Iya kamu bisa bareng aku"jawab Oriel membuat retana tersenyum.
"Gimana udah ngerti ??"tanya Oriel pada Rere
"Udah makasih ya Oriel,kalau ga ada kamu aku ga yakin bisa ngerti apa engga"jawab Rere tersenyum.
"hm,pulang sama siapa?"
"Bareng Radit bentar lagi jemput "jawab Rere sembari membereskan buka-buku belajarnya.
__ADS_1
Oriel mengangguk tidak berkata lagi.
"Nah itu Radit aku pulang duluan ya Oriel"pamit Rere ketika Radit memasuki resto.
"Hm.hati-hati"jawab Oriel namun tidak terdengar oleh Rere karena sudah beranjak meninggalkannya dan berjalan menuju Radit kekasihnya.
setelah Rere pergi baru la Oriel mengecek ponselnya
33 pesan yang belum dibaca
Mata Oriel membelak 33 pesan dari Aurora dan ia sama sekali tidak tahu.
gue udah sampe rumah
Oriel
Yuhuu
Oriel cinta ku,dirimu tak khawatir kah.?
Gue udah mandi,lo juga harus mandi
Sekarang gue lagi makan
Orielkuhh๐๐๐
Lo sibuk yaa๐ฅ
Read dong Oriel,jan diabaikan rasanya sesak banget di dada gue
Elah lo marah sama gue ya?
Tapi gue salah apa?
Oriel I love you๐๐
I need you๐
Miss you somach๐๐
Big lope por Oriel ahhaa
Oriel tersenyum membaca pesan-pesan dari Aurora hatinya menghangat karena itu Oriel lalu mengirim pesan pada Aurora
__ADS_1
Gue lagi makan dan gue ga marah sama lo.
Di sebrang sana Aurora jingkrak-jingkrak kesenangan mendapat balasan dari Oriel.berkali-kali ia melihat pesan dari Oriel.Oriel nya membalas pesannya itu sangat luar biasa bagi Aurora.
"Aurora sayang kamu udah siap kan buat besok?"tanya ibunya yang tiba-tiba masuk kedalam kamarnya
"Udah mom"jawab Aurora tersenyum pada ibunya.
"Tadi bang nael telpon nanyain kamu"
"Trus mommy jawab apa?"tanya Aurora menghampiri ibunya.
"Mommy bilang kamu lagi main sama temen kamu"
"Yah mommy,jawab Aurora lagi bobok kek atau apa kek"protes Aurora cemberut
"Kamu ngajarin mommy boong,inget ya mommy udah tua nanti kalau mommy masuk neraka gimana?"
"Iya iya juga sih,nanti kita ga bisa ketemu ya mom ya"jawab Aurora menggarut belakang lehernya yang todak gatal.
"mommy keluar ya Aurora"
"Iya mom.pintunya ditutup ya mom"
"Iya"
Ibunya sudah pergi Aurora kembali mengirimi Oriel pesan
Aurora: besok gue mo kerumah eyang
Aurora:kangenin gue ya
Setelah mengirim pesan itu Aurora segera tidur entah kenapa ia sangat mengantuk.
Oriel menerima pesan dari Aurora
cewegila:besok gue mo kerumah eyang
Cewegila:kangenin gue ya
Oriel:ngapain ? Besok kan sekolah?
Pesan Oriel tidak dibalas oleh Aurora sehingga sang empuh memutuskan untuk tidur.
__ADS_1