
"Pulang sekolah gue tunggu digudang.gue mau ngomong"ujar Rere pada Aurora ketika mereka akan kembali kekelas masing-masing.
"Kalo gue ga mau lo mau apa?"balas Aurora dengan suara pelan
"Gue mau ngomong.penting"
"Oke"jawab Aurora akhirnya
Setelah mengatakan oke Aurora langsung berbelok berjalan menuju kelasnya.ia merogoh sakunya dan mengambil ponselnya lalu menelpon Oriel.
"Oriel lo beneran mau kerumah gue?"
"Hm"
"Kalo besok gimana?"
"ga bisa"
"Yaudah kapan-kapan aja kalo gitu,hari ini mommy pergi kerumah oma"
"Hm"
What the he...
Aurora ingin sekali memaki Oriel karena memutuskan panggilan secara sepihak.
'Hm.hm.ga bisa.hm.gitu aja terus sampe kiamat'
Dumel Aurora kesal dan langkah kaki yang sengaja ia hentak-hentakan kelantai.
'Untung genteng.untung cinta'
___
Bel pulang sudah sepuluh menit lalu berbunyi namun Aurora masih disekolah tepatnya digudang sekolah kalau bukan karena Rere ingin bicara pada nya Aurora tidak mau seperti ini enak dia pulang lalu streaming drama korea kesukaannya.
__ADS_1
"Gue kira lo ga datang?"ujar Rere dengan tangan menyilang didada
"Trus yang lo liat sekarang siapa?"ujar Aurora malas
"Apa yang mau lo omongin?"sambung Aurora muak melihat wajah Rere.tampang sok polos tapi kelakuan minus setidaknya itu penilaian cesaa terhadap Rere.
"Gue mau lo jauhin Oriel,semua orang juga tau kan kalo sebenarnya Oriel itu cuma suka sama gue"jawab Rere menatap remeh Aurora.
"Gue ga mau,terserah Oriel mau suka ke elo bude kantin kek atau siapapun gue ga peduli,yang penting sekarang Oriel pacar gue"jawab Aurora tidak peduli
"Terserah lo Aurora gue udah peringatin elo jadi jangan nyesel kalo Oriel berpaling ke gue,gue akan lakuin berbagai cara supaya lo jauh dari Oriel"
"Please re ga usah banyak drama cukup setiap hari drama korea yang gue tonton lo ga usah.lagian idup gue udah drama ditambah elo lagi.ribet elah" ujar Aurora malas.
"Gue ga main-main sama ancaman gue ya Aurora,liat aja lo bakal nyesel karena lo udah ambil Oriel dari gue"ancam Rere lagi.
"Lo cewe tertamak yang pernah gue temuin didunia.jelas-jelas lo punya Radit masih aja mau sama Oriel.kurang belaian lo?.gue do'a in semoga anak lo ntar ga kek maknya.lo kira Oriel Orielng apa yang bisa lo ambil trus kalo udah rusak lo buang"ujar Aurora perihatin.
"Ga usah banyak omong lo ya"jawab Rere mulai emosi.
"Lo kira lo siapa berani ngancam Princess ariella marshwan.hah"sambung Aurora angkat bicara membuat Rere tidak bisa berbicara apa-apa.
"Kenapa diem? Tadi lo ngancem gue.jangan karna gue ga banyak ngomong lo bisa seenaknya ke gue.lo denger baik-baik semua omongan dan ancaman lo tadi gue rekam"ujar Aurora lalu memutar kembali rekaman percakapan antara dia dan Rere.
"Gue kira lo ga datang?"
"Trus yang lo liat sekarang siapa?"
"Apa yang mau lo omongin?"
"Gue mau lo jauhin Oriel,semua orang juga tau kan kalo sebenarnya Oriel itu cuma suka sama gue"
"Gue ga mau,terserah Oriel mau suka ke elo bude kantin kek atau siapapun gue ga peduli,yang penting sekarang Oriel pacar gue"
"Gue kira lo ga perlu denger kelanjutannya kan re.kan lo udah tau"ujar Aurora mematikan rekamannya.
__ADS_1
"Gue ga mau ngancem lo cuma kalo lo berani ganggu gue sama Oriel.rekaman ini gue pastikan akan sampe ketelingan Radit.lo paham kan re apa maksud gue.udah ah capek gue main drama-dramaan sama lo,gue balik"ujar Aurora lalu berlalu meninggalkan Rere tapi sebelum nya Aurora dengan sengaja mengenggol lengan Rere.
Aurora tersenyum penuh kemenangan Rere pikir dia siapa berani mengancam putri bungsu daru bryan marshwan orang terkaya seindonesia.sedari awal Aurora sudah tahu niat Rere ia juga sengaja merekam percakapan mereka.
Sepeninggalnya Aurora,Rere berteriak menyuarakan kekesalannya karena tidak bisa melawan Aurora.
'Lo liat aja Aurora gue ga akan tinggal diam' ujar Rere kesal.mengingat ancaman Aurora membuat Rere tambah kesal
'Lo kira karna lo anak orang kaya lo bisa ngancem gue Aurora.ga.gue pasti akan rebut Oriel dari elo'
'Tapi dengan rekaman itu hubungan lo sama Radit bisa berakhir dan lagi pasti Oriel bertambah kecewa sama lo'' ujar sisi lain dari Rere(bukan alterego ya hihi)
Arggghhhhh
Rere menendang apa saja yang ada dihadapannya saat ini.
Sial
___
Aurora masuk kedalam mobil jemputannya.
"Gue kira lo ga jemput tak"ujar Aurora meletakan tasnya dikursi sebelahnya.
"Ada minum ga tak? Haus gue"tanya Aurora pada botak yang sedang menyetir
"Tidak ada nona,jika nona mau saya bisa membelikannya sekarang"jawab botak sambil melihat kekaca mobil.
"Ga usah.ntar lo repot lagi"jawab Aurora malas lalu memejamkan matanya.ini lah Aurora walau mulutnya kasar namun ia tidak ingin merepotkan orang lain kecuali Oriel.
"Sudah tugas saya untuk direpotkan oleh nona"
"Ga usah tak,minum nya dirumah aja"jawab Aurora tanpa membuka matanya
"Kalo udah sampe rumah bilang ke daddy suruh gendong gue.gue capek tak"pesan Aurora sebelum benar-benar tertidur pulas.
__ADS_1
"Baik nona"