Married To My Boss

Married To My Boss
MWMB#37


__ADS_3

Ariella sangat kesal pasalnya ketika ia terbangun dari tidurnya ia menemukan dirinya bukan dikamar sarah melainkan kamar yang ia yakini adalah kamar bryan kenapa ariella begitu yakin?itu karna dinding kamar berwarna hitam dipadukan abu-abu khas bryan sekali dan lagi figuran foto yang terpajang manis diatas nakas adalah foto bryan dan ibunya,mrs marshwan.ariella bingung plus penasaran bagaimana bryan membawanya ke penthouse milik bryan ketika ia sedang tidur,biasanya dirinya mendengar orang membuka pintu kamar saja langsung tersentak bangun.



Ariella kembali merebahkan dirinya karena ia masih sedikit mengantuk,Mata ariella melebar ketika melihat foto dirinya terpajang dilangit-langit kamar bryan yang ukurannya ariella sendiri tidak tahu berapa R yang ia tahu fotonya memenuhi hampir keseluruhan langit-langit kamar bryan.



Dengan gerakan cepat ariella turun dari ranjang dan mencari bryan keluar kamar dan menanyakan perihal fotonya yang terpajang dilangit-langit kamar pria itu



Ariella tidak mendapati bryan dimana pun bahkan dikamar mandi bryan tidak ada,ariella sudah mencari ke semua ruangan yang ada penthouse dan semua itu nihil.



Ariella berjalan menuju kolam berenang tempat itu lah yang belum ariella periksa.



Sesampainya dikolam berenang ariella terpaku melihat bryan yang sedang berenang indah,mengagumi ciptaan tuhan yang terpahat sempurna seperti bryan.



"Terpesona eh" ujar bryan mengagetkan ariella



"Tidak biasa saja" jawab ariella sedikit gugup karena ketahuan.



"Tidak eh" ujar bryan menaik turunkan alisnya



"Tentu saja"jawab ariella mengalihkan pandangannya.



"Begitu ya" ucap bryan menaiki tangga keluar dari kolam berenang ia berjalan mendekati ariella



"Mau apa kau?" tanya ariella garang ketika bryan mulai menghampirinya.



"Hanya ingin membuktikan" jawab bryan santai



Tanpa aba-aba ariella segera berlari menjauh dari bryan dan tentu saja bryan langsung mengejar ariella.tak perlu waktu lama bagi bryan menangkap ariella.



Happ


__ADS_1


"Mau kemana em" tanya bryan memeluk ariella dari belakang.



"Bryan lepas,basah" teriak ariella



Bukanya melepaskan pelukannya bryan mala mengendong ariella dengan posisi memeluk dari belakang.



"BRYAN..TURUNKAN AKU..."jerit ariella memberontak dengan kaki menendang-nendang



Bryan tidak menghiraukan ariella ia lompat kedalam kolam berenang dengan ariella.



"Kau jahil sekali" ujar ariella geram sambil memukul-mukul dada bidang bryan.



Bryan membiarkan ariella memukulnya sedangkan ia tertawa puas telah membawa ariella bersamanya.



"Kenapa aku bisa disini?" tanya ariella setelah puas memukul dada bidang bryan



"Ayo la pertanyaan macam apa itu?" ujar bryan santai




"Mau kemana?" tanya bryan menangkap pergelangan tangan ariella



"Naik apa lagi"



Belum sempat ariella naik bryan sudah lebih dulu memojokan dirinya



"Mau ap.."



Perkataan ariella terpotong karena bibir bryan lebih dulu menempel pada bibir ariella.



Ariella tidak menolak ia bahkan membuka mulutnya membiarkan lidah bryan mengabsen anggota mulutnya.

__ADS_1



Bryan mengalungkan kaki ariella kepinggangnya memiringkan wajahnya agar bisa leluasa memperdalam ciuman mereka.



Dengan amat terpaksa bryan melepaskan ciumannya karena jika ia masih nekat untuk melanjutkan maka ia akan menjadi pria brengsek untuk ariella.



"Mommy ingin bertemu dengan mu" ujar bryan menempelkan keningnya dengan kening ariella



"Bersiaplah" ujar bryan sedang kan ariella mengangguk



*****



Ketika mereka sampai di kediaman orang tua bryan mereka disambut oleh mrs.marshwan ibu bryan.



"Selamat siang mom" sapa areilla hangat



"Siang honey" jawab mrs.marshwan senang dan membawa ariella kedalam pelukannya



Sedangkan bryan hanya menghela nafas ia bingung sebenarnya anak ibunya itu siapa ia atau ariella.



"Ayo masuk sayang" ujar mrs.marshwan mengajak areilla masuk.



Bryan mendngus kesal lalu menyusul ibu dan wanitanya.



"MOM JANGAN MENGAJAK ARIELLA MEMASAK" teriak bryan ketika melihat kedua wanita itu sedang berjalan menuju dapur.



Kedua wanita itu tidak menghiraukan bryan.



'Astaga mereka itu benar-benar'



Bryan duduk disofa mewah keluarganya memandangi dua wanita yang ia cintai sedang berkutat dengan dapur.

__ADS_1



****


__ADS_2