Married To My Boss

Married To My Boss
MWMB#20


__ADS_3

Bryan membawa laptop dan pekerjaan nya kekamar ariella.ia tidak pergi kekantor karena ia tidak mungkin meninggalkan ariella yang sedang sakit sendirian.pukul satu siang ariella tertidur pulas mungkin karena pengaruh obat yang ia kosumsi.



Bryan mengecek keadaan panas ariella berangsur turun.



Bryan melanjutkan pekerjaannya setelah mengecek keadaan ariella.



Dua setengah jam bryan berkutak-katik didepan laptopnya menerjakan pekerjaannya yang memang beberapa pekerjaan harus segera ia diselesaikan.sesekali bryan mengecek keadaan ariella yang masih tertidur pulas disela ia bekerja.



Ting..tong



Dengan langkah malas bryan berkajalan membuka pintu.ia menggerutu siapa yang datang bertamu di waktu ia sedang bekerja.



"Kau,mau apa kesini" tanya bryan setengah mengeram pada orang yang menekan bel.



"Aku dengar ariel sedang sakit.jadi aku datang untuk membesuk" jawab Eden sambil menunjukan parsel buah yang ua bawa.ya orang yang menekan bel adalah eden.



"Berikan padaku.sekarang kau pulanglah,ariel sedang beristirahat"kata bryan mengambil paksa parsel buah dari eden.



"Aku..."



Brukkk



Bryan menutup kasar pintu apartemen tanpa mendengar bicara lanjutan eden.biarkan saja ia tidak peduli.



Bryan meletakan parsel buah pemberian diatas nakas.lalu ia melanjutkan pekerjaan nya.



Brukk



Bryan mengalihkan pandangannya dari laptop.matanya memelak ketika melihat ariella terduduk di lantai dengan gerakan cepat bryan menghampiri ariella mendudukan kembali ariella ke atas kasur.



"Kamar mandi" ujar ariella lemah



Bryan mengangguk lalu memapah ariella menuju kamar mandi.



Lima menit lebih bryan menunggu ariella didepan pintu kamar mandi tapi ariella belum juga keluar dari keperluaannya didalam sana.



"Ariel kau baik-baik saja" tanya nya cemas.tak ada jawaban dari ariella membuat bryan bertambah cemas.

__ADS_1



Klek



"Kau tak apa" tanya bryan cepat ketika ariella keluar dari kamar mandi.ariella mengangguk.syukurlah bryan membatin hampir saja ia mendobrak pintu kamar mandi jika ariella tidak kelaur di detik berikutnya.



Bryan kembali memapah Ariella ketempat tidur.



"Bajumu lembab,ganti baju bisa?" tanya bryan yang diangguki oleh ariella.



"Bisa berjalan" tanya bryan sedikit cemas,dan lagi-lagi ariella mengangguk lemah.



Bryan keluar dari kamar ariella ia menunggu wanita keras kepala itu menggati pakaiannya yang basah oleh keringat.



Sepuluh menit menunggu bryan masuk kembali kekamar ariella.



"Sir bisakah kau membelikan ku..." kata ariella Ragu ketika bryan masuk kembali kekamarnya.



"Beli apa?" tanya bryan



"Tolong belikan aku pembalut,persediaan pembalutku habis bulan lalu" jawab ariella lirih.




"Apa kau sudah baikan" tanya bryan.



"Hem.kepala ku tidak lagi pusing hanya badanku sedikit lemah"



"Baiklah" jawab bryan mengambil dompetnya diatas nakas.



Setelah kepergian bryan ariella tersenyum.



Klek



"Kenapa cepat sekali" ujar ariella menoleh kearah pintu kamarnya.



"Apa nya yang cepat?" tanya sarah menghampiri ranjang ariella.



"Ku pikir bryan tadi"jawab ariella.

__ADS_1



"Sir bryan?''



"Ya,dia pergi membeli pembalutku" jawab ariella santai.



"What ! Membeli pembalut "ujar sarah berteriak tadi ia berpas-pasan dengan bryan di lobby apartemen dan wajah boss nya itu masih sama tampang cool tidak ada ekspersi kesal sama sekali biasa nya laki-laki mana ada yang mau disuruh membeli keperluan wanita apa lagi pembalut.



"Hem,kenapa kau baru datang" tanya ariella merajuk.



"Yee.kau pikir perusahaan itu punya ayahku" jawab sarah sekenanya.



"Bagaimana kondisi mu" tanya sarah menempelkan tangannya kekening ariella.



"Sudah baikan"



"Syukur la kalau begitu,tapi ngomong-ngomong kenapa sir bryan bisa disini" tanya sarah karena dari tadi ia merasa ada yang ganjal.



"Dia tinggal di apartemen sebelah,tapi apartemennya sedang diperbaiki jadi dia tinggal disini" jawab ariella memberi tahu sarah.



Drt...drt..



Mama is calling



"Astaga" ujar sarah menepuk keningnya



"Kenapa?" tanya ariella.



"Ariel aku harus pulang,aku lupa tadi mama meminta ku membelikan bunga lili" jawab sarah menatap ariella dengan rasa bersalah



"Tidak apa,pulang lah" ujar ariella.



"Aku pulang,sekali maaf karena tidak bisa menemani mu lebih lama ariel"



"Hem,hati-hati.titip salam pada ibumu sar"



"Iya nanti aku salamkan,dahh" jawab sarah menutup pintu kamar ariella.


__ADS_1


**



__ADS_2