
MWMBS2#27
mohon tinggalkan jejak vote n komen karena setiap like n komen kalian sangat berarti untuk author. thks💛
Ariella memasak didapur sedangkan bryan dan juga oriel mereka berdua diruang keluarga bermain superman yang menyelamatkan dunia. Bryan mendapatkan peran penjahat dan oriel menjadi super mannya.
Ariella dapat mendengar teriakan dan tawa mereka dari dapur.
“tuan sama den riel tampak sangat senang ketika bermain –nya ketawa nya sampai kedengaran kedapur” ujar asisten rumah tangga ariella yang membantu ariella memasak. Sekarang ada kemajuan jika dulu ariella yang membantu sedikt-sedikit sekarang asisten rumah tangga nya yang membantunya sedikt-sedikit.
“mereka benar-benar pasangan yang serasi dalam bermain bik dan juga namaku ariella bik bukan ‘nya’” jawab ariella, ariella benar-benar tidak suka ada orang yang memanggil nya selain namanya. Apapun itu kecuali mbak atau dek selain itu ariella tidak suka.
“bibik kelupaan, hehe”
“lain kali jangan lagi ya bik”
“siap ariel”
Ariell dibantu oleh asisten rumah tangga nya menyiapakan makan malam diatas meja,
“bibik tolong siappkan sisanya aku akan memanggil mereka”
“iya siap nya eh riel”
Ariella hanya menggelengkan kepalanya lalu pergi keruang keluarga.
__ADS_1
Diruang keluarga ariella melihat oriel berada atas perut bryan dengan pedang mainannya dileher bryan. Oriel yang menyadari keberadaan ariella langsung bangkit dari atas perut bryan.
“papa kalah” katanya bangkit dari perut bryan dan menghampiri ariella.
“mama canti apakah sekarang waktunya makan?” tanya oriel masih dalam dramanya
“tentu saja pangeran, mama cantik datang untuk menjemput” jawab ariella menahan tawanya
“baiklah ayo kita makan mama cantik” ujar oriel mengajak ariella makan dan meninggalkan bryan yang masih terbaring begitu saja.
“kenapa papa tidak diajak! Riel kau penghianat! Mamamu milik papa!” teriak bryan seperti tidak terima membuat oriel dan ariella tertawa bersama-sama.
Bryan berlari dan menghampiri ariella dan oriel, dengan gerakan cepat bryan menggendong oriel seperti akan menerbangkannya.
“hahaha”
Bukannya takut oriel malah tertawa kesenangan karena bryan mengendongnya seakan menerbangkannya.
.
Setelah makan malam bryan menemani oriel belajar karena ia ia banyak melewatkan harinya bersama oriel. Hari nya dipenuhi dengan kerja dan kerja.
“kalau besar riel mau jadi apa?” tanya bryan sambil mengamati oriel yang sedang menggambar.
“mau jadi seperti papa” jawab oriel tanpa berpikir membuat bryan terhenyak sejenak
__ADS_1
“kenapa mau jadi seperti papa?” tanya bryan penasaran
“papa hebat, keren, dan sangat menyayangi mama”
“kalau begitu riel harus selalu bersama mama dan papa”
Oriel menganggukan kepalanya.
“selesai” ujar oriel mengangkat buku gambarnya dan menunjukan pada bryan
“ini yang ditengah riel, ini mama, dan juga papa” oriel menjelaskan gambarannya membuat hati bryan menghangat.
“baiklah jagoan waktu nya untuk tidur, sekarang” ujar bryan membuat oriel langsung menyimpan buku gambarnya.
“mau papa bacakan cerita?”
“oke pa”
Setelah membaca cerita untuk oriel bryan merapikan selimut oriel yang menampakan kaki kanannya. Bryan meletakan buku cerita diatas meja belajar oriel. Lalu matanya tertuju pada gambar yang dibuat oleh oriel tadi. Ia mengambil ponselnya lalu memotonya. Sebagai kenang-kenangan jika putra nya menggambar dengan hebat.
Bryan berencana akan memajang gambaran oriel dikantornya setelah dinilai oleh gurunya.
Bryan mencium kening oriel lalu mematikan lampu.
Tbc...
__ADS_1