
Aurora kembali kekelas dengan senyum diwajahnya. Aurora sangat prihatin pada Rere yang berusaha mengancamnya.dan Aurora sudah mempunyai cara yang sangat berlian untuk membuat Rere kesa padanya.
"Ngapain lo senyum-senyum"tanya sandra setengah ngeri pada Aurora
"Gue punya rencana berlian buat Rere panas kek cacing kepanasan"jawab Aurora masih dengan senyumannya
" kenapa dia?"
"Masa gue disuruh jauhin Oriel.mana bisa gue lagian Oriel kan cinta pertama gue,gue akan tunjukin dia cara main cantik itu gimana"jawab Aurora menghadap sandra
"Tuh anak emang ga tahu diri kemaren Oriel jelas-jelas suka sama dia malah jadian sama Radit sekarang Oriel udah sama lo malah ga terima."
"Kebanyakan makan micin dianya hahahaa"ujar Aurora diselangi oleh tertawa.
"Princess ada yang lucu dengan pelajaran saya"ujar buk tini membuat tawa Aurora terhenti ia lupa jika sekarang ia masih dijam pelajaran.
"Silahkan keluar dari pelajaran saya"perintah buk tini
"Elo sih ga ada yang lucu malah ketawa"ujar sandra
"Gue mau liat lo ketawa tadinya eh mala gini deh jadinya"jawab Aurora kesal lalu keluar dari kelas.
Aurora melangkahkan kakinya kearah lapangan futsal yang telah menarik perhatiannya.
'Kelas Oriel kan olahraga,ga papa ga balajar asal gue bisa liat my prince olahraga' batin Aurora senang
Aurora terpana akan ketampanan Oriel yang bertambah berlipat-lipat karena berkeringat.
__ADS_1
Cipokable
"ORIEL...GO ORIEL..." teriak Aurora kencang sehingga nama si empu yang dipanggil menoleh kearah Aurora.
"Semangat"ujar Aurora dengan isarat mulut sambil mengangkat tangan semangat.
Oriel langsung menghadap kearah lain dan tersenyum entah kenapa ia tersenyum ketika mendapat kata 'semangat' dari Aurora, ia tidak tahu.
Oriel lalu menggiring bola kegawang lawan dan gol.keberhasilan Oriel memasukan bola kedalam gawang lawan sekalian menutup permaian.
"GOL"teriak Aurora senang sambil melompat-lompat
Oriel dan teman-temannya berpelukan seperti teletabis.Oriel langsung memisahkan diri dan menghampiri Aurora yang berdiri di dekat lapangan.
"Ngapain lo diluar kelas?ga belajar?"tanya Oriel pada Aurora
"Lo dihukum?"tanya Oriel lagi menghentikan kegiatan Aurora yang mengelap keringatnya dan Oriel juga menatap Aurora.
Aurora hanya menyengir kuda.
"Gue disuruh keluar sama buk tini"jawab Aurora lalu mengelap kembali keringat Oriel.Oriel sama sekali tidak menolak Aurora mengelapi keringatnya.
Sedang kan para gadis kelas Oriel merasa iri pada Aurora karena Aurora selangkah lebih dekat dengan Oriel cogan di Nusa Bangsaa.bukan hanya gadis kelas Oriel yang merasa iri namun kelas-kelas lainnya pun merasa iri pada Aurora termasuk Rere.
"Lo pasti aus.ayo"ujar Aurora setelah membuang tissue ke tempat sampah..
"Kemana?"
__ADS_1
"Bude la kemana lagi ke alfamart.kejauhan elah"jawab Aurora menarik Oriel menuju kantin.
Oriel mengikuti langkah Aurora yang membawanya kekantin.
"Bude air mineral dinginnya satu"ujar Aurora pada bude kantin.
"Ini neng air nya"ujar bude kantin memberikan air mineral dingin pada Aurora
"Makasih bude"ujar Aurora sambil memberikan uang lima ribuan pada bude.
Aurora kesusahan membuka tutup botol air mineral membuat Oriel mengambil alih botol air mineral dan membukanya.
"Buka beginian aja lo ga bisa"ujar Oriel lalu meminum air mineralnya.
"Kan disegel jadi susah bukanya"jawab Aurora melihat Oriel meminum air mineral
So hot
"Yaudah ayo kekelas"ajak Oriel setelah tenggorokannya terasa lega.
"Kekelas elo tapi ya.gue masih belum boleh masuk sama bu tini"
"Hm"
Aurora langsung berdiri dan menggandeng tangan Oriel.
"Let's go" ujar nya senang dan lagi-lagi membuat Oriel tersenyum.
__ADS_1
____