
MWMBS2#34
Harap meninggalkan jejak, like n komen karena like n komen kalian sangat berharga dan semangat untuk author.thks.
Kehamilan ariella sudah menuju bulan ke 9, dimana ia hanya menunggu hari untuk melahirkan anaknya. Ariella dan bryan sengaja tidak memeriksa apa jenis kelamin anak mereka, karena mereka menerima apa yang diberikan oleh tuhan pada mereka.
Pada masa kehamilan banyak sekali yang ariella lewati dari kakinya membengkak dan juga keinginan-keinginan diluar nalar. Untung saja ia mempunyai suami yang pengertian.
Sekarang juga putranya oriel sudah masuk kesekolah dasar. Ibu mertuanya jessi datang keindonesia untuk menemaninya dalam masa hamil hingga sekarang meninggalkan ayah mertuanya yang bekerja diluar negri.
Hari ini jessi ibu mertua nya menemani ariella berjalan-jalan ditaman rumah, kata ibu mertuanya jalan-jalan sebelum melahirkan adalah hal baik untuk melahirkan nanti. Jessi dan oriel melihat ariella yang berusah berjalan seperti orang normal membuat oriel menggeleng-gelengkan kepalanya.
“berjalan bisa saja mam, kalau seperti itu mama akan kesusahan berjalan!” teriak oriel membuat ariella membenarkan langkahnya.
“pintar sekali cucu oma ini” puji jessi
“MAMA! SEPERTINYA ARIEL AKAN MELAHIRKAN!” teriak ariella membuat jessi langsung menghampiri ariella. Ariella terduduk karena ia merasakan nyeri diperutnya.
“BRYAN!” teriak jessi tapi bryan tak kunjung datang juga, hinggga akhirnya oriel berlari dengan kecepatan yang ia bisa untuk memanggil bryan.
__ADS_1
Dikamar nya bryan sedang tertidur pulas karena semalam ia tidak bisa tidur karena menemani istrinya yang kusulitan tidur.
“papa!pa! PAPA! BANGUN! SEPERTINYA ADEK BAYI AKAN KELAUR DARI PERUT MAMA!” teriakan oriel berhasil, bryan langsung bangun dan berlari keasal suara yang meneriaki namanya.
Melihat istrinya yang sudah terduduk, bryan langsung mengendong ariella membawanya kerumah sakit.
Bryan dan yang lainnya menunggu diluar sedangkan didalam istrinya sedang berjuang melahirkan anaknya.
Perasaan bryan tidak tenang sampai akhirnya ia mendengar tangisan bayi baru lah ia tenang.
“keadaan istri saya bagaimana dok? Anak saya?”
“anak-anak?”
“iya anak bapak kembar, tampan dan cantik”
“boy, kau dengar itu adikmu ada dua” ujar bryan langsung menggendong oril dan membawa nya kedalam kamar inap ariella diikuti jessi dibelakang mereka,
Ariella menyusui anak-anaknya satu persatu, sementara anak yang yang laki-laki disusui bryan menggendong anak nya yang perempuan.
__ADS_1
“cantiknya adiknya abang riel” ujar oriel mencium pipi adik bayinya.
“cantik seperti mamammu” komentar bryan
Oekkk..oek....
Bryan jadi blabakan ingin menyerahkan putrinya pada ibunya namun urung karena oriel mengatakan sesuatu yang membuat putrinya berhenti menangis.
“dania nya abang jangan menangis, dania tidak boleh cengeng em” ujar mengelus kepala dania sayang. Tunggu dulu dania?
“seperti nya putri kalian suka dengan nama dania, bagaimana jika nama nya dania dan daniel” ujar jessi membuat ariella dan bryan mengangguk setuju.
Keluarga dari luar negri datang menjenguk ariella dan cucu mereka, alex dan alexa tidak bisa datang karena anak mereka sedang sakit. Ayah ariella sudah datang ketika mendengar putrinya melahrikan.
Kebahagian ariella bertambah lengkap sekarang, ia punya suami yang selalu ada untuknya, putra cerdas nya oriel, daniel dan dania dan seluruh keluarganya berjumpul. Tidak ada lagi yang ariella cemaskan ketika semua keluarga nya bersatu.
Pun bryan juga merasakan apa yang istrinya rasakan saat ini, bryan bahagia bisa hidup dengan keluarganya.
Tbc...
__ADS_1
Ps : Cerita ini masih berlanjut dan belum tamat.!