Married To My Boss

Married To My Boss
MWMB#33


__ADS_3

Pukul lima sore ariella sudah duduk manis didepan tv menonton film horror kesukaannga sambil menunggu sarah yang akan bermalam diapartemennya dan yang akan memasakannya makan malam atas titah dari bryan.



Ting..tong....



Dengan gerakan cepat ariella melangkahkan kakinya menjangkau pintu apartemen menyambut sarah sahabatnya.



"Eh" ujar ariella setengah terkejut karena tidak mendapati sarah melainkan eden yang masih mengenakan setelan jas kerjanya dengan dua kantung plastik ditangannya.



"Haii,selamat sore sugarr" sapa eden hangat



"Haii,kau tahu dari mana kalo aku tinggal disini" tanya ariella penasaran seingatnya ia tidak pernah memberi tahu persis letak apartemennya pada eden.



"Dari dia"jawab eden santai sambil menunjuk sarah dengan memoncongkan mulutnya.yang kebetulan sarah baru keluar dari lift dengan ponsel ditelinga nya.



Setelah menjawab ariella Eden memasuki apartemen ariella meletakan dua buah kontong plastik keatas meja makan ariella.



"Siapa?"tanya ariella ketika sarah sudah mengakhiri telponnya.



"My mom,aku baru saja memberitahu nya jika aku akan menginap disini" jawab sarah yang langsung diangguki oleh ariella.



"My littlel sugar" panggil eden mengagetkan ariella


"Yaa" jawab ariella menghampiri eden diikuti oleh sarah.



"Apa kalian akan membuat pesta makanan malam ini?" tanya eden ketika meneliti semua belanjaan diatas meja.



"Tidak.kami akan memasak bersama lebih tepatnya sarah akan mengajari aku memasak"



"Wah..wah...ada angin apa sehingga my little sugar ingin belajar memasak" goda eden sambil mencubit kedua pipi ariella

__ADS_1



"Apakah tidak boleh aku belajar memasak" jawab ariella kesal setelah berhasil melepaskan diri dari eden sambil mengelus-ngelus pipinya.



"Tentu saja boleh sugar.tapi kenapa?,lagian kenapa kau harus susah susah belajar memasak? Nanti akan ada yang memasaakan untuk mu kalau kau menikah dengan ku" kata eden santai.



"Tetap saja....."



"Hem..hemm..." sarah berdehem membuat perkataan ariella terpotong karena deheman itu.


Bukan apa-apa sarah teringat pesan bossnya untuk menjauhkan eden dari ariella.



"Little sugar"



"Yaa"



"Aku harus segera kembali kekantor" kata eden memasaukan kembali ponselnya kedalam jas mahalnya.




"Kita akan memasak apa?" tanya ariella ketika sarah sudah mulai mengeluarkan belanjaan.



"Kita mulai dari yang mudah saja spagheti "jawab sarah



Ariella mengangguk dan membantu sarah memberasakan letak belanjaan.



"Pertama kau harus merebus air panas hingga mendidih baru kita masukan ini" ujar sarah memberi instruksi sambil memegang bungkus spageti.



Ariella mulai memanaskan air sesuai dengan apa yang disuruh oleh sarah.kurang lebih sepuluh menit air yang ariella panaskan sudah mendidih tanpa membuang waktu ariella memasukan spageti kering kedalam didihana air.



Setelah kurang lebih tiga menit ariella menganggakat spageti lalu menaruhnya kedalam piring yang sudah disiapkan oleh sarah.

__ADS_1



"That easy.aku akan mencoba lagi besok" ujar ariella ketika mereka sudah mulai menyantap spageti buatan ariella.



"Besok aku akan mengajarkan menu yang lain pada mu" kata sarah yang langsung diangguki oleh ariella.



Dtrr...drtt ..



"Lihat lah ada apa ini kenapa jadi siapa yang meridukan siapa" ujar ariella menahan tawanya karena bryan yang semulanya akan berbicara langsung dipotong oleh ariella.



'Siapa?' tanya sarah dengan isarat mulutnya.



'Bryan' jawab ariella dengan gerakan mulut.



Sarah mengerti lalu ia berjalan menuju kamar ariella.



"Sudah makan?" tanya bryan tak mengidaikan godaan ariella.



"Baru saja.kau sudah makan disana?",



"Syukur lah kalau begitu akan ku telpon lagi nanti"



"Baiklah mr.sibuk bye"



''Aku merindukan mu"



Tuttt..tuttt



'Aku juga merindukan mu' batin ariella mengengam ponselnyaa.

__ADS_1



****


__ADS_2