Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#36


__ADS_3

"Lo belajar yang bener"kata Aurora ketika mereka didepan kelas Aurora.


"Seharusnya gue yang ngomong kek gitu"jawab Oriel tersenyum membuat Aurora terpana seketika.bukan hanya Aurora namun beberapa siswa perempuan yang datang pun ikut terpana.jarang-jarang mereka melihat cogan nusa bangsa tersenyum


'Gilak.Aurora beruntung banget '


'Gue pengen jadi Aurora'


'Aurora nya aja yang keganjenan'


Masih banyak lagi yang membicarakan Oriel dan Aurora.namun Aurora menulikan telinganya


"Belajar yang bener.jangan mikirin gue"kata Oriel mengacak rambut Aurora sayang.


"Lo juga"


"Masuk gih.gue mau kelas" titah Oriel membuat Aurora tersenyum dan mengangguk.


Setelah Aurora masuk kedalam kelas baru la Oriel meninggal kan kelas gadisnya.


"Jijik gue.jangan senyum-senyum geli gue sumpah."ujar sandra keki melihat Aurora senyum-senyum tak jelas.


"Ya elah san,gitu banget sama gue.gue lagi seneng nih" jawab Aurora dengan senyum yang masih betah dibibirnya.


"Sobodok"kata sandra cuek lalu membongkar tasnya.


Aurora juga melakukan hal yang sama seperti sandra mengeluarkan buku dari tasnya.


___


Aurora menunggu sandra yang sedang ada keperluan di dalam toilet.


"Gue denger lo udah taken sama Oriel"ujar bela mengangetkan Aurora.


"udah sebulan lebih juga keles"jawab Aurora cuek.ia tahu bella adalah kakak kelas yang menyukai Oriel bahkan bella pun telah mengungkap kan rasa pada Oriel.


"Gue suka gaya lo"


"Makasih"


"Gak munafik.ya walau pun lo ceplos-ceplos setidaknya muka lo ga dua"ujar bella lagi.


"Sekali lagi makasih pujiannya"


Jawaban Aurora membuat bella tersenyum.

__ADS_1


"Gue setuju kali lo sama Oriel dibanting Oriel harus sama Rere.senang gue akhirnya cowok kaku kek Oriel sama lo sekarang.bahagia ya"ujar bella tersenyum lalu meninggalkan Aurora.


"Kak bella"panggil Aurora sopan.


"Apa?"tanya bella membalik kan badanya


"Makasih."ujar Aurora membuat bella tersenyum lalu pergi.


"Siapa?"tanya sandra ketika ia keluar dari toilet.


"siapa?apa?"tanya Aurora balik.


"Lo ngomong sama siapa tadi?"


"Oh.kak bella"jawab Aurora membuat sandra langsung menoleh kearahnya.


"dia ngapain lo?"tanya nya panik.


"Ga ada.kuy ke kelas"jawab Aurora dan mengajak sandra kembali ke kelas.


Walau ragu sandra mengikuti langkah Aurora.aneh rasanya bella terkenal karena suka membully tidak melakukan apa-apa pada Aurora.


"Eh san.hari ini Oriel olahraga kan?"tanya Aurora menghentikan langkahnya.sandra mengangguk sebagai jawaban.


"Kesana bentar kuy"ajak Aurora semangat.


"Bentaran doang san"ujar Aurora menggeret sandra menuju lapangan.


"Tapi Aurora.."kata sandra mencoba membujuk Aurora.


"Stttt.ga ada tapi-tapian oke"jawab Aurora tak mau tau.


Akhirnya sandra mengikuti kemana pun Aurora mengajaknya.


"Lo tunggu disini jangan kemana-mana gue mau beli minum buat Oriel"pesan Aurora ketika mereka telah sampai dilapangan.


"Hm"


Aurora melangkah kan kaki nya menuju kantin untuk membelikan Oriel minum.Aurora pacar yang ideal bukan.


"bude,air mineralnya satu"ujar Aurora sambil memberikan uang lima ribuan.


"Neng Aurora"ujar bude kantin memberikan air Mineral pada Aurora.


"Makasih bude" kata Aurora kemudian kembali lagi kelapanagn.

__ADS_1


"Lama"gerutu sandra kesal.


"elah tiga menit doang.lebay lo"cibir Aurora


"Serah"kata sandra acuh.


Oriel berlari-lari kecil dari lapangan kepinggir lapangan dimana Aurora dan sandra berada.


"Minum buat lo"ujar Aurora memberikan air mineral pada Oriel.


"Makasih"jawab Oriel tulus lalu meminum air mineral yang diberikan oleh Aurora.


"Buat gue mana Aurora"kata nico setelah berhasil menyusul Oriel.


"Beli sono"ujar Aurora ala-ala orang galak.


"Giliran Oriel aja dibeliin lah gue"kata nico dramatis.


"Oriel udah jelas dia pacar gue.nah elo?"


"Jahat banget sih Aurora"kata nico cemberut.


"Nih"ujar Oriel memberikan botol air mineral pada yang telah habis pada nico.


"Lo kok juga jahat sih bar.sebenarnya apa kurang nya aku sehingga kau memilih dia"ujar nico membuat Aurora,sandra,Oriel dan juga sean menatap nico menggelidik ngeri.


"Mulai"ujar sean menotok kepala nico.


"Kamu juga jahad mas"ujar nico pada sean.


"Gilak" kata sean membuat nico cemberut.


"Aurora.sandra"panggil mike ketua tua kelas menghampiri Aurora dan sandra .


"Apaan"Jawab Aurora malas.


"Lo sama sandra dicari ibu dini,katanya kok kalian lama di toilet,mangkanya gue disuruh susulian kalian."ujar mike menjelaskan.


"Oh"jawab sandra singkat namun mike dapat memehami sandra teman sekelasnya itu memang irit sekali jika berbicara jadi mike tidak heran lagi dengan jawaban sandra.


"Ayo kekelas"ajak sandra pada Aurora.


"Gue ke kelas ya"pamit Aurora pada Oriel yang dijawab senyuaman oleh Oriel.


"Yan,co gue balik"teriak Aurora lalu berlalu bersama sandra dan juga mike.

__ADS_1


"Buk dini emang ga bisa liat gu seneng" gerutu Aurora.


__ADS_2