Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS2#32


__ADS_3

MWMBS2#32


Harap meninggalkan jejak, like n komen karena like n komen kalian sangat berharga dan semangat untuk author.thks.đź’›


Dua minggu diparis akhirnya rara pulang dari fashion show diparis dan ia langsung menelpon ariella untuk menjemputnya.


Menurut rencana abangnya ia akan minta jemput oleh ariella.


“gimana kalau mbak ariella ga jemput rara bang?” tanya pada abangnya


“ariella akan menjemputmu, kau tenang saja”


Dan benar saja ariella memang menjemputnya, bagaimana orang seperti ariella begitu baik untuk menjemputnya dibandara. Ariella bisa saja menyuruh orang lain untuk menjemputnya.


Tanpa curiga ariella membiarkan rara membawa mobil.


“mbak kelihatan lelah, mbak bisa tidur nanti kalau undah sampai rara bangunin”


Ariella mengangguk, semasa hamil ini ariella memang jadi penagntuk dimana-mana ia bisa tidur.


Ketika ia bangun dari tidurnya ariella terbangun ditempat yang bukan seharusnya. Ariella bahkan tidak tahu ia dimana, lalu dimana rara. Kedua tangannya terikat begitupun kakinya. Ariella sangat takut tapi ia tidak berani berteriak.


Tak lama kemudian pintu terbuka menampakan seorang dito dengan senyum devilnya. Ck, ariella sudah menduga jika dito menyukainya.


“tolong lepaskan aku” ujar ariella masih dengan nada baik-baik


“nanti dulu sayang, aku ingin bernegoisasi padamu” ujar dito duduk didepan ariella

__ADS_1


“tidak ada yang perlu dinegoisasi, aku tidak ada urusan dengan mu” ujar ariella menatap tajam kearah dito.


“tentu saja ada urusannya sayang, aku mencintaimu”


“aku tidak dito” jawab ariella cepat


“mangkanya aku membawamu kesini, melakukan negoisasi”


Ariella membungkam mulutnya menjawab dito akan membuang energinya saja.


“menikah lah dengan ku”


“kau gila, aku tidak mau!”


“kau tidak ada pilihan sayang, sekitar 1jam lagi kita akan menuju ke sebuah pulau di filipina dan kita akan hidup bahagia dengan anak-anak kita nanti”


“ya, aku gila karna mu”


“terserah, kau tau suamiku sebentar lagi pasti akan datang dan aku tidak bisa memastikan keselamatanmu. Selagi kau bisa pergi lah sekarang dan tinggalkan aku sendiri” ujar ariella mencoba memperingati dito.


“hahaha, nyatanya suamimu tidak disini sayang”


“kau tunggu saja!” ujar ariella tersenyum penuh arti


Sedangkan dikantornya perasaan bryan menjadi tidak enak, ia menelpon rumah dan oriel sudah pulang dari sekolah. Ketika menelpon butik orang butik mengatakan jika istrinya kebandara menjemput rara. Tapi setelah mengecek gps istrinya ariella berada dipelabuhan. Yang mana yang benar?


Karena rasa khawtirnya yang begitu kuat bryan menelpon orang-orangnya untuk menuju pelabuhan dimana istrinya sekarang.

__ADS_1


“aku rasa suamimu tidak akan datang sayang” ujar dito meremehkan


“tunggulah lima menit lagi” jawab ariella setengah yakin, didalam hati ariella berdoa agar suami nya segera datang.


Belum kering saliva ariella saat itu juga bryan datang dengan orang-orangnya, karena panik dito menodongkan pisau keleher ariella.


“berani menggoreskan sedikit saja, nyawa mu tidak akan kuampuni” ujar bryan mengeluarkan pistolnya.


“apa ku bilang suamiku pasti menemukanku” bisik ariella membuat dito bertambah marah.


“jangan mendekat! Jika mendekat ku potong lehernya!” ancam dito, bukannya gentar bryan memajukan langkahnya


“JANGAN MENDEKAT KUBILANG! ARIELLA AKAN...”


DORRRR..DORRR...


Bryan menembak kaki dan bahu dito, ck beraninya penjahat kelas teri ini melawannya.


Orang-orang bryan langsung menangkap dito, bryan membebaskan istrinya.


“kau tidak apa-apa sayang?” tanya khawatir


“aku baik-baik saja, aku tau kau akan datang menyelamatkanku” ujar ariella memeluk bryan.


“terima kasih”


Tbc...

__ADS_1


Untuk info cerita ini belum tamat, masih on going alias masih berlanjut (


__ADS_2