
MWMBS2#29
mohon tinggalkan jejak vote n komen karena setiap like n komen kalian sangat berarti untuk author. thks💛
Hari ini bryan libur kerja karena oriel ada acara disekolahnya yang mengundang orang tua unttuk hadir. Ariella dan juga bryan datang untuk menyaksikan pertunjukan oriel putra mereka.
Oriel muncul diatas panggung tampan sekali seperti bryan ayahnya. Oriel duduk didepan piano nya, ariella dan bryan terkejut karena selama ini oriel tidak pernah belajar memainkan piano.
“anak saya bermain piano buk?” tanya ariella pada guru yang kebetulan lewat didepan mereka
“iya buk, oriel baru berlati selama sebulan ini dan dia benar-benar genius bisa memainkan piano dalam waktu yang singkat”
Ariella mengngguk paham, anak nya memang cerdas. Dan ia bangga.
Oriel mulai menekan tut pianonya dan langsung membuat orang-orang disekitar berdecak kagum padanya.
‘ode to joy’ musik klasik oleh beethoven dalam gerakan ke-4 dari simfoni no.9 tahun 1824. Bryan tentu bangga pada putranya, ia bahkan ingin berteriaak dan mengatakan jika yang sedang bermain piano itu adalah putranya.
Suara tepuk tangan yang sangat meriah ketika oriel menyelesaikan permainan pianonya, oriel membungkuk kemudian mengedipkan sebelah matanya pada bryan membuat bryan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
Sepulang dari acara sekolah oriel, bryan mengajak anak dan istrinya ke piknik ketaman. Piknik dadakan oleh karena itu bryan menyuruh orang-orangnya menyiapakan makanan untuk piknik mereka.
“papa bangga padamu sayang” ujar bryan mengelus sayang kepala oriel
“mama juga”
__ADS_1
“ah iya mulai besok kau harus les piano, sayang jika bakatmu disia-siakan” ujar bryan antusias
Mereka menikmati makanan sambil menikmati sekeliling mereka, banyak juga keluarga lainnya yang berpiknik seperti mereka, ada yang berolahraga dan ada yang bermain dilapangan taman.
Ketika akan memakan buah jeruk ariella merasakan berutnya bergejolak, ia ingin muntah. Karena tidak tahan lagi ariella muntah disamping bryan. Bryan dan oriel cemas dan langsung mengurut leher ariella sedangkan oriel mengambilkan minum untuk ariella.
“sudah” ujar ariella ketika bryan masih mengurut belakang lehernya.
“minum ma”
“terima kasih sayang” ujar ariella langsung meminum airnya.
“bryan langsung menjauhkan jeruk dari pandangan istrinya, karena memakan jeruk itu istrinya jadi muntah-muntah. Nanti bryan akan menuntut penjual jeruk yang sekarang ariella makan.
“kita pulang saja ya sayang, kau nampak pucat”
“biarkan saja” ujar bryan ketika ariella akan membereskan sisa-sisa piknik mereka
“biar mereka yang membereskannya”
Ariella kembali menganggukan kepalanya
“sayang tasmu jangan lupa” ujar bryan
“iya pa”
__ADS_1
.
Sampai dirumah ariella langsung istirahat sedangkan oriel bryan menyuruh putranya untuk segera mandi.
Beberapa jam kemudian ada mobil berisi piano datang kerumah bryan membuat ariella bangun dari tidurnya.
Bryan mengucapkan terima kasih setelah orang-orang itu meletakan piano ditempat yang diinginkan oleh bryan.
Ariella menatap kagum suaminya, suaminya sungguh ingin melihat bakat dari putra nya terus berkembang.
Oriel yang telah selesai mandi dibantu oleh asisten rumah tangga merasa senang karena ada piani dirumah mereka.
“terima kasih mama” ujarnya memeluk ariella erat membuat bryan pura-pura cemberut padanya.
“padahal papa yang membelikannya kenapa mama yang dipeluk” katanya membuat oriel menyengir kuda padanya.
“terima kasih papa”
“sama-sama sayang, kau harus belajar yang giat oke jagoan”
“siap papa”
“nah, ini baru anak papa”
Ariella tersenyum melihat interaksi keduanya, ia suka dengan keharmonisan keduanya.
__ADS_1
Tbc...