
New york
Sebulan berlalu bryan hidup tanpa ariella.kehidupan bryan berantakan,penthoise berserakan,pergi kekantor dengan pakaian kusut,kantung mata yang menghitam seperti mata panda.dan selama satu bulan itu pula emely selalu datang kekantor bryan.
"Hai honey,how are you?"ujar emely memeluk lehet bryan yang sedang sibuk dengan laptopnya.
"Lepas"ujar bryan menekan suaranya
"Kalau aku tidak mau"jawab emely menantang bryan.
Bryan melepaskan paksa pelukan emely dari lehernya.lalu melumat paksa bibir emely.emely yang diserang mendadak oleh bryan tentu saja senang.usahanya untuk mendapatkan bryan tidak sia-sia.tangan bryan membuka paksa celana dalam emely lalu memasukan jarinya kedalam miss v milik emely.mamasukan jarinya maju mundur sehingga membuat emely mendesah.
''Bryan.. please aku ingin..ahh..ahh"desah emely mengeratkan pelukan pada leher bryan.
Bryan mengeluarkan jarinya sebelum emely mendapatkan kepuasannya.
"Cih.murahan"bryan mencibir emely
"Apa yang kau lakukan"teriak emely sudah mengeluarkan air mata.
"Apa yang kulakukan?tentu saja aku melakukan apa yang kau ingin kan"jawab bryan santai lalu masuk kedalam kamar mandi ruangannya.
"Sialan"umpat emely kesal
__ADS_1
"tunggu saja bryan aku akan membuat kau bertekuk lutut dihadapan ku" ujar emely memperbaiki pakaiannya lalu pergi.
Sedangkan didalam kamar mandi bryan membersihkan mulut dan jarinya dengan sabun.
____
"Astaga harus berapa kali ku bilang ariel tidak ada disini"ujar tania berang pasalnya selama sebulan ini eden selalu mendatangi nya.
"Sudah kukatakan berkali-kali nona tania aku kesini bukan untuk menemui ariel"
"Lalu?mencari ariel?"
"Haahaha,lucu sekalii"jawab tania tertawa
"Aku serius"
Ucapan eden membuat tawa tania terhenti
"Jangan bercanda tidak lucu"
"Aku eden smith mencintai mu tania"
__ADS_1
"Aku tidak.sekarang pergi dari sini"usir tania menutup pintu apartemennya.
____
Bryan benar-benar tidak tahan untuk bertemu dengan ariella.orang suruhan bryan sudah menemukan keberadaan ariella semenjak ariella meninggalkan newyork.tapi bryan memberikan waktu untuk ariella agar bisa menenngkan pikirnanya.
"Kalau kau mencintainya susul dia,bawa pulang"ujar mrs.marshwan duduk disebelah bryan.
"Mommy setuju kalau ariella.."
"Mommy setuju,apalagi ariel sudah mommy anggap sebaagai anak mommy sendiri" ujar mrs.marshwan mengelus kepala anak laki-lakinya.
"Baiklah kalau mommy sudah setuju bryan akan ke indonesia sekarang juga"
"Jangan sampai ariella tidak kau bawak pulang"
"Aman mom"jawab bryan berseri-seri
'Ariel sudah waktunya kau pulang'
_____
__ADS_1