Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#11


__ADS_3

Aurora kembali membuat hari Oriel terasa amat sangat jauh dari kata tenang.seperti sekarang pagi-pagi sekali Aurora sudah berada diapartemennya membawakan sarapan untuk Oriel.bunyi dentingan piring dan sendok membuat apartemen Oriel terasa ramai namun itu la yang tidak disukai oleh Oriel.Oriel lebih menyukai suasana hening tanpa suara apa pun ditempat tinggalnya.


Aurora menyiapkan nasi goreng buatan ibunya kedalam piring.


"Gue udah siapin sarapan buat lo,dimakan"ujar Aurora ketika Oriel menghampirinya kedapur.


"Kenapa?"tanya Oriel membuat Aurora bingung atas pertanyaan Oriel.


"Kenapa apanya"tanya Aurora balik sambil menghadap Oriel.


"Kenapa lo lakuin ini?"


"Gue kan pacar elo"jawab Aurora tersenyum cantik


"Lagian kata mommy sarapan itu penting dan selama lo jadi pacar gue,gue belum pernah liat lo sarapan"sambung Aurora memberikan sepiring nasi goreng pada Oriel dan diterima oleh Oriel.


Oriel tidak menjawab apa-apa tidak dipungkiri memang selama ia tinggal sendiri Oriel tidak pernah sarapan.kalau pun ia sarapan pasti kesekolah di kantin bude.


Oriel melahap nasi goreng yang disiapkan oleh Aurora.


"Lo ga sarapan?"tanya Oriel ketika melihat hanya ada sepiring nasi goreng.


"Aaaa lo perhatian banget sih,tapi sayangnya gue udah sarapan tadi coba kalo belom sepiring bedua kita.so sweet"jawab Aurora tersenyum genit membuat Oriel menyesal telah bertanya demikian pada Aurora.


Drttt...drtt....

__ADS_1


Botak is calling.


Bibir Aurora mayun ketika nama botak yang telah menelponnya.


"Gue turun sekarang"


Tut..tut..


Aurora mengakhiri panggilan sepihak


"Gue duluan botak udah rese dibawa,sarapannya dihabisin"ujar Aurora pada Oriel tanpa menunggu jawaban dari Oriel tak lupa sebelumnya Aurora mencium pipi Oriel.


"Hm" Oriel tidak protes ketika Aurora mencium pipinya toh kalau pun ia berkoar-koar meneriaku Aurora untuk tidak menciumnya Aurora pun tidak peduli bahkan ia akan terus mencium pipinya.


"Aurora ada tugas sekolah dad jadi harus pergi pagi-pagi"


"Baiklah kalau begitu lain kali jangan seperti ini lagi.oke dear"


"Iya dad"


"Kalau begitu daddy tutup.daddy menyayangi ariel"


"Ariel sayang daddy"


"Where is kiss for daddy"

__ADS_1


"Muaach"


Tut..tut..


Setelah menerima telpon dari ayahnya Aurora menggerutu kesal pada botak sepanjang jalan.


"Maafkan saya nona namun tuan terus bertanya pada saya kenapa nona pergi begitu pagi"


"Tinggal lo jawab aja gue ada tugas sekolah ato apa kek"


"Tuan ingin mendengar suara nona langsung"jawab botak


Aurora tidak berbicara lagi ia memilih diam benar apa yang dijawab oleh botak ayah nya tidak akan percaya langsung jika tidak dari mulut Aurora sendiri.


___


Aurora memcuci muka nya diwc sekolah karena merasa sangat ngantuk,tepatnya ia disuruh oleh bu tini guru matematika untuk cuci muka agar tidak tertidur ketika buk tini menjelaskan.


"Gue lihat lo semakin deket aja sama Oriel,lo sama sekali ga peduli apa ya sama ancaman gue"ujar Rere dari belakangnya.


Aurora menghadap Rere dengan malas


"Kenapa gue harus peduli.seharusnya lo yang ga usah rusuh sama hubungan gue dan Oriel,gue punya kartu as lo dan kapan pun gue bisa aja ngasih tahu Radit ataupun Oriel"jawab Aurora melangkah pergi meninggalkan Rere yang sudah dipenuhi amarah.


"Awas aja lo Aurora,setelah gue dapet rekaman itu lo akan gue singkirkan dari kehidupan Oriel''ujar Rere sambil menyepalkan tinjunya.

__ADS_1


__ADS_2