
Kita belajar nya dimana?
Oriel menepuk jidat nya bagaimana ia bisa lupa jika Rere ingin belajar bersama hari ini.
Dengan gerekan cepat Oriel mengetik dan mengerimkan pesan pada Rere.
Aku ga bisa.aku mau ngajak Aurora jalan-jalan
Tak ada pilihan bagi Oriel ia tidak mau aiden selangkah darinya.Aurora adalah gadis nya dan Oriel tidak ingin miliknya diambil darinya.
Sedangkan diparkiran tepatnya disamping mobil Oriel,Rere menatap kesal pada balasan pesan yang dikirimkan Oriel.
'Aurora lagi.Aurora lagi'
"eh elo kok disini?"tanya Aurora ketika ia keluar dari kelas Oriel sudah menunggunya didepan kelasnya..
"Nunggu lo"jawab Oriel singkat
"Bentar"kata Aurora pada Oriel dan memasukan kepalanya serangan badan.
"sand gue duluan"teriaknya pada sandra yang masih didalam kelas.
"Hm" sandra hanya menjawab dengan deheman namun masih didengar oleh Aurora.
"Kuy"ajak Aurora tersenyum sambil menggandeng tangan Oriel
"pake motor?"tanya Aurora ketika mendapati Oriel membawa ke parkiran motor.
"Yap.gue pinjem motor sean.jadi sekarang jakarta kita kelilingin"jawab Oriel tersenyum membuat Aurora terpana sesaat dan mungkin jika Oriel tersenyum seperti ini terus keterpanaan Aurora mungkin akan selamanya
"Helm dipake buat keselamatan bukan dipeluk tapi dipake dikepala"ujar Oriel membuat Aurora merintis malu karena seperti tertangkap basah telah terpana oleh Oriel pradipta.
Ketika Aurora ingin memasang helm nya buru-buru Oriel mengambil alih dan memasang kan nya di kepala Aurora.
"Maacih"kata Aurora tulus ketika helm sudah bertengger manis di kepala nya.
"are you ready?"
"Let's go.jakarta we're coming" teriak Aurora lalu dengan dibantu Oriel,Aurora naik ke atas moge milik sean.
__ADS_1
Oriel tersenyum dibalik helm nya dan melajukan moge kejalan raya.
Aurora memeluk pinggang Oriel erat ini pertama kalinya ia naik motor.Aurora sangat senang ternyata berkendara dengan motor tidak terlalu buruk.
Tak pernah terlintas dibenak nya ia akan memeluk Oriel sepanjang perjalanan,tapi sekarang..jangan ditanya Aurora rela dibawa kemana pun dengan motor asal bersama dengan Oriel.
Oriel menghentikan moge nya ketika lampu lalu lintas berwarna merah dan melepaskan hoodie nya.Oriel turun dari moge membuat Aurora terkejut yang membuat Aurora terkejut lagi adalah Oriel memasangkan hoodie milik Oriel kepadanya.
"Biar ga dingin.nanti lo masuk angin gue lagi yang repot"ucap Oriel namun mampu membuat Aurora semakin mencintai laki-laki dihadapannya sekarang ini.
Tin..tin...
"Woi cepetan.panas"teriak pengendara mobil sambil mengeluarkan sebagian badannya.
Tin...tin...
Suara klakson bertubi-tubi membuat Oriel cepat-cepat naik kembali keatas moge dan menjalankannya.
Yang dikatakan Oriel berkeliling jakarta memang benar hingga sore mereka masih mengelilingi jakarta sampai-sampai pantat Aurora terasa pegal belum lagi perut nya juga sudah keroncongan minta diisi oleh asupan gizi.
"ORIEL" teriak Aurora kencang memanggil Oriel
"GUE LAPER"
"HAH?"
"GUE LAPER.L.A.P.E.R"
Oriel masih kurang mendengar apa yang dikatakan Aurora lalu menghentikan moge nya dipinggir jalan.
"Apa"kata Oriel lembut.
"Gue laper"ujar Aurora mengelus sambil perutnya.Oriel mengangguk mengerti lalu menjalannkan moge nya lagi.
Oriel menghentikan moge nya didekat monas.
"Ko kesini?"tanya Aurora penasaran.
"disini ada ketoprak enak.lo harus cobain"jawab Oriel menarik tangan Aurora menuju pendagang ketoprak.
__ADS_1
"Bang dua"pesan Oriel
"Tiga bang"kata Aurora memesan lagi membuat Oriel menoleh kearahnya.
"Gue laper Oriel sebiji mana kenyang gue"keluh Aurora membuat Oriel tersenyum.gadisnya ini benar-benar...
"Eh bar.ada bintang jatuh"ujar Aurora membuat Oriel juga melihat kearah langit.benar ada bintang jatuh.
"Katanya kalo ada bintang jatuh semua permintaan kita akan dikabulkan.minta permintaan kuy"ajak Aurora setelah menjelaskan panjang lebar pada Oriel.
Aurora memejamkan matanya dan meletakan tangan nya didadanya.
'tuhan.gue ga mau banyak,gue cuma mau Oriel bisa cinta juga sama gue.aamiin'
Oriel juga melakukan hal yang sama dengan Aurora.
'aku ingin gadis yang bersamaku sekarang bahagia selamanya.jangan sampai ada yang bisa membuat nya bahagia selain diriku'
"Lo minta apa?"tanya Aurora penasaran.
"Rahasia"
"ah elo mah gitu,pake rahasia-rahasia an segala sama gue"ujar Aurora kesal namun tidak ditanggapi oleh Oriel
Tak lama kemudian ketoprak pesenan mereka datang.tanpa ba-bi-bu lagi Aurora langsung melahap ketoprak nya.
Ia lapar salah ia sangat hangat-hangat lapar.
Pukul 17.04 Oriel mengantarkan Aurora ke kediaman gadis itu
"Maacih Oriel udah ajak gue keliling"ujar Aurora tulus lalu mencium pipi Oriel yang dibalas Oriel dengan kecupan bibir sekilas.
Aurora merona malu dibuatnya.
"Gue pulang"pamit Oriel tersenyum.
"Ati-ati ya"ujar Aurora malu.
Setelah moge Oriel sudah tidak kelihatan lagi Aurora menepuk - nepuk pipinya yang masih terasa panas.
__ADS_1
'tuhan kalo ini mimpi please jangan buat gue bangun' batin Aurora lalu masuk kerumah nya dengan perasaan yang berbunga-bunga.