Married To My Boss

Married To My Boss
MWMB#38


__ADS_3

Membuat mu mencintaiku adalah tugas utama ku


_bryan



****




Sepanjang perjalanan pulang kepenthouse bryan tak ada percakapan diantara mereka.rahang tegas bryan mengeras ariella tahu jika bryan sedang marah padanya mengenai jarinya yang tak sengaja terluka ketika sedang mengupas bawang bombay.terselip rasa bersalah ariella pada mrs.marshwan ibu nya bryan karna tadi mrs.marshwan dibentak oleh bryan gara-gara dirinya



'Sudah ku bilang jangan mengajaknya memasak!begini jadinya,jarinya terluka untung hanya jari kalau yang lain bagaimana?'



Dan anehnnya mrs.marshwan tidak merasa marah ataupun tersinggung ia malah tersenyum penuh makna membuat bryan tambah kesal dan membawa nya pulang.



Bryan memarkirkan mobilnya diparkiran penthousenya.


Bryan membuka pintu mobil bersiap untuk keluar dari mobil tapi sebelum bryan benar-benar turun ariella lebih dulu mengecup sekilas bibir sexy bryan.



"Maaf" ujar ariella lirih



Bryan menutup l pintu mobilnya lalu memeluk ariella



"Jangan ulangi,aku tidak ingin wanita ku terluka"


Jawab bryan mengeratkan pelukannya.sementara didalam pelukan bryan ariella tersenyum mendengar bryan mengatakan 'wanitaku'



"Sejak kapan aku jadi wanitamu?" tanya ariella melepaskan pelukannya mata coklatnya menatap berani mata elang bryan



"Entah la aku tidak tahu pasti,yang jelas kau adalah milikku,wanitaku" jawab bryan kembali membawa ariella kedalam pelukannya

__ADS_1



"Aku milikmu?wanitamu?atas dasar apa?"



"Hm,aku mencintaimu tanpa syarat membuat mu mencintaiku adalah tugas utama ku" jawab bryan serius sambil menepuk-nepuk pelan pundak areilla.didalam pekukan bryan,areilla bersemu merah.ia memegang dadanya yang sedang berdetak kencang dan tidak beraturan.



"Tidak perlu membuat ku mencintaimu"



"Kenapa tidak?"



"Karena jantung ku sudah berdetak pada mu" jawab ariella pelan namun masih bisa didengar oleh bryan



Bryan memindahkan ariella kepangkuannya yang membuat ariella sedikit terkejut atas tindakan bryan.bryan lalu menyelipkan anak rambut ariella kebelakang telinganya.areilla terpaku melihat bryan yabg sedang menatapnya dengan tatapan lembut.ariella mengarahkan tangan besar bryan ke dada nya yang sedang berdetak tak beraturan.




"Berdetak" ucap areilla pelan.ia menatap bryan lekat tanpa aba-aba bryan langsung menempelkan telingannya didada ariella yang berdetak kencang.



"Begini baru bisa didengar" ucap bryan


Sedetik kemudian gelak tawa mengiringi mereka



Setelah puas tertawa bryan menggenggam kedua tangan ariella.



"Ariella jadi la wanita ku" ujar bryan menatap ariella serius.



"Astaga apa ini? Tidak ada romantis-romantisnya"jawab ariella dengan tampang serius yang dibuat-buat.


__ADS_1


"Tutup matamu" ujar bryan menyuruh ariella walau bingung areilla tetap menutup matanya juga.



Bryan mengeluarkan sesuatu dari saku celananya lalu memasakannya dileher jenjang ariella.tampak kilauan berlian yang selalu berada didalam saku bryan yang ia beli ketika ada pertemuan dijerman melingkar cantik di leher jenjang ariella.



"Buka lah matamu" ujar bryan lagi dengan perlahan ariella membuka matanya,jari lentiknya merabah lehenya



'Kalung'



Dengan gerakan cepat ariella menjangkau tasnya mencari benda kecil yang selalu ia bawa kemana-mana.



"Waw" ujar ariellla spontan ia menutup mulutnya tak percaya.kalung yang sedang melingkar indah dilehernya sekarang ini adalah kalung berlian termahal sepanjang abad dan pernah dipakai di film titanic.



"Kau suka?" tanya bryan



Ariella mengangguk lalu memeluk bryan sebentar dan kemudian menatap kembali kalung berlian pemerian bryan.



"Trims" ujar ariella tulus.



"Aku senang kau menyukainya"



"Tapi apakah ini tidak terlalu berlebihan,maksudku ini bukannya sangat mahal" tanya ariella.



"Anything for you bae"jawab bryan tersenyum lalu mencium kening areilla lembut.apapun akan ia lakukan untuk ariella kecuali jika ariella menyuruhnya untuk pergi meninggalkan wanitanya ia tidak akan kuat.



*****

__ADS_1


__ADS_2