
Jakarta,indonesia
Ariella duduk termenung ditaman belakang mansion ayahnya di indonesia,ia teringat perkataan ayah bryan yang memperingatinya untuk pergi dari kehidupan bryan.
Flashback on
Ariella sedang belajar masak,ini adalah kesempatan emas bagi ariella untuk belajar memasak karena bryan sedang ada dibelanda.dalam keseriusannya belajar memasak seseorang mengagetkannya
"Wah..wah..nampaknya kau laupa dengan ucapan ku dan janji mu nana ariella"
Potongan bawang bombay terhenti ketika ariella melihat siapa yang baru saja berbicara.
"Terkejut em.bukankah ini hari terakhirmu kan?lalu kenapa kau masih disini?"
Jleb
Perkataan mr.marshwan sangat menusuk hatinya.memang ia meminta waktu dua minggu untuk bisa bersaam bryan,namun ia tidak tahu jika ancaman mr.marshwan akan terjadi hari ini.
"Saya tidak lupa sir.anda tenang saja"ujar ariella menahan agar air matanya tidak jatuh.
"Baiklah,aku hanya mengingatkan saja.kemasi semua barang-barang mu"kata mr.marshwan lalu pergi.
Setelah mr.marshwan pergi hilang dibalik pintu air mata yang ia tahan tadi akhirnya jatuh juga.sungguh ia mencintai bryan ia tidak bisa jauh dari bryan.tapi ia juga tidak ingin bryan kehilangan semuanya.
Ariella membereskan bahan-bahan memasaknya lalu menyiapkan surat pengunduran dirinya.
Flashback off
__ADS_1
___
"Ada masalah apa sehingga membuat anak daddy murung begini hm?" ujar ayah ariella tiba-tiba duduk disebelahnya.
"Ah daddy mengejutkan ariel saja.ariel tidak ada masalah dad,hanya saja ariel sangat merindukan mommy.dad apa mommy menyanyangi ariel seperti ariel yang selalu menyanyangi mommy"
Ayah ariella membawa ariella kedalam pelukan nya.
"Tentu saja mommy sangat menyanyangi mu sebagai putrinya"jawab ayah ariella
"Lalu kenapa mommy meninggalkan kita dad?"tanya ariella mendongak menatap ayahnya.
"Mommy tidak pernah meninggalkan kita.mommy selalu ada disini"jawab ayah nya menunjuk hati ariella.
Ariella tidak bertanya lagi ia menutuo rapat-rapat mulutnya dan mengeratkan pelukan ayahnya.
___
"Hai mom,ariel datang lagi jangan bosan ya mom"ujar ariella sambil meletakan bungan diatas makam ibunya.
"Mom kata daddy 'dulu mommy dan daddy adalah sahabat dekat yang hobby bertengkar dan akhirnya menikah"ujar ariella lagi.
"Mommy sangat beruntung mempunyai suami seperti daddy yang sangat mencintai mommy,tapi mommy lebih sangat beruntung mempunyai anak yang cantik seperti ariel"ujar ariella terkekeh diakhir kalimatnya.
"Oh iya mom,ariel belum cerita kan kalo aku juga punya orang yang aku cintai namanya bryan marshwan"
"Mom tahu,bryan itu orangnya arogan,pemaksa,suka buat kesal,tampan dan yang paling penting bryan sangat mencintaiku" ariella menceritakan semuanya pada ibunya walau tidak ada respon.
__ADS_1
"Tapi mom..."
Drrtttt...drtt....
Dad is calling...
"Lihat mom,sepertinya suami mommy tidak bisa jauh dariku mom"ujar ariella sebelum mengangkat telpon ayahnya.
"Halo dad"
"Kau dimana?"
"Aku bersama mommy dad"
"Begitu ya,jika sudah pulang la,sudah waktunya makan siang"
"Ay ay boss"
"Ayah mencintai mu"
"Ariel juga"
"Mom aku harus pulang,daddy sudah menunggu.aku segera mengunjungi mu lagi mom"
___
__ADS_1