Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#28


__ADS_3

Kelas Oriel sedang free sekarang karena guru yang mengajar tidak masuk karena anak nya sedang sakit.


Pikiran Oriel sedang berkelana dimana mana sekarang mengenai Aurora.gadisnya.tentang peringatan sean sehari setelah hari jadinya dengan Aurora.


Flashback


Sean merebut bola basket dari tangan Oriel


"Curang lo"ujar Oriel tidak terima yang masih mengenakan seragam sekolah


Tapi sean tidak menghiraukan Oriel ia memasukan bola basket kedalam ring.dan bola itu masuk.


Oriel merebut bola dari sean dan memasukanya kedalam ring dengan jitu Oriel berhasil memasukan bola kedalam ring.


"Lo kenapa?"tanya Oriel sambil memantul-mantulkan bola bulat itu.


"Jangan pernah sakitin Aurora.sekali lo buat air matanya jatuh gue ga akan maafin lo.sekalipun lo sahabat gue"ujar sean merebut bola dan memasukannya kedalam ring


"Aurora dilahirkan untuk disayang sama semua orang,jadi gue harap lo ga akan nyakitin Aurora kami" ujar sean melempar bola basket ketepi lapangan.


"Melihat dia bahagia saat dengan lo membuat gue takut Aurora akan lebih sakit dari rasa bahagia nya yang sekarang."


Oriel hanya berdiri diam mendengarkan semua pertuturan sean tanpa ingin membantah sekalipun.


"Lo emang sahabat gue tapi Aurora segala-galanya bagi gue"ujar sean lagi lalu pergi begitu saja meninggalkan Oriel sendiri.


Oriel menendang angin yang ada dihadapanya sekarang,ia kesal mengapa ia harus terjebak di situasi seperti ini.sebelumnya Oriel sudah mempunyai firasat yang tidak baik mengenai tawaran Aurora.entah ia takut ia benar-benar mencintai Aurora atau kehilangan Rere untuk selama-lamanya.

__ADS_1


Off


___


Oriel sama sekali tidak pernah takut dengan peringatan dari sean,tapi ia berjanji pada dirinya tidak akan menyakiti Aurora yang sekarang Oriel menyebut Aurora sebagai gadisnya.


Bel Istirahat berbunyi membuat kelas Oriel yang sudah ribut menjadi tiga kali lebih ribut.


"Kalian duluan aja,gue mau ke kelas Aurora dulu"ujar Oriel pada dua sahabatnya


"Yaudah kita duluan"jawab nico mengajak sean untuk pergi kekantin.


Setelag kedua sahabatnya pergi Oriel berjalan ke kelas Aurora


"Oriel mau kekantin?"tanya Rere yang berpas-pasan dengan Oriel.


"Iya tapi mau jemput Aurora dulu"jawab Oriel dengan nada biasa


"Aku ke kelas Aurora dulu ya,nanti Aurora malah udah kantin duluan lagi"pamit Oriel melangkah pergi meninggalkan Rere.


Rere menatap punggung cara sedih lalu masuk kembali ke kelasnya ia tidak jadi mengisi perutnya kekantin.


Sesampainya dikelas Aurora Oriel tersenyum lega pasalnya Aurora belum pergi kekantin lalu menghampiri Aurora dan juga sandra.


Kelas Aurora yang semulanya ramai menjadi hening seketika karena Oriel cogan SMA nusa bangsa datang ke kelas mereka.karena yang lainya diam Aurora mendongak siapakah orang yang membuat teman-teman kelasnya menjadi diam seketika.


"Eh tumben lo kesini?"ujar Aurora kaget ketika melihat Oriel berdiri tegap disampingnya.

__ADS_1


"Hm,gue disuruh sean buat jemput lo,sean sama nico udah duluan"jawab Oriel sedikit gugup


"Yaudah kuy,laper gue tadi cuma makan bubur mana kenyang gue"ujar Aurora berdiri dari duduknya.


"Pulang sekolah nanti ga usah minta jemput botak"ujar Oriel ketika mereka sedang berjalan kekantin.


"Hah? Kenapa?"jawab Aurora bingung.


"Lo bareng gue,sekalian gue mau mampir kerumah lo"kata Oriel sedikit memperbaiki suaranya


Aurora mengangguk-angguk kan kepalanya.


"Lo benar-benar udah baikan?"tanya Oriel pada Aurora.


"Udah,tanya sandra kalo ga percaya"jawab Aurora menunjuk sandra


"Hm"jawab sandra


"Kalian tu kompak banget sih.hm.hm.hm"ujar Aurora pada sandra


"Oriel kalo ditanya jawab hm.lo juga,emang di hm ada apa sih?"ujar Aurora lagi tapi dengan nada kesal.


"Ga ada apa-apa"


"Ga ada apa-apa"


Jawab Aurora dan Oriel serempak.

__ADS_1


"Au ah,gue mau cepat-cepat sampe kantin udah laper"ujar Aurora kesal meninggalkan Oriel dan juga sandra.


Sedangkan Oriel dan sandra hanya mengangakat bahu mereka masing-masing dan mengikuti Aurora yang telah pergi duluan.


__ADS_2