Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#39


__ADS_3

Aurora menatap pesan dari aiden lalu dengan cepat ia membalas pesan itu.


Aiden:gimana?


Aurora:bsk gw jwb.gw bdmd skrng!


Seusai membalas pesan aiden Aurora langsung mematikan lampu kamarnya dan segera mengejar alam mimpi nya.


Paginya Aurora terlambat bangun membuat sang mommy repot karena dirinya.


"Mom kaos kaki Aurora yang belang-belang dimana ya?"tanya Aurora sambil mencari-cari kaos kaki nya di kranjang khusus pakaian kotor.


"Lagian mommy kenapa ga bangunin Aurora sih.jadi telah gini kan"dumel Aurora masih mengacak-acak keranjang pakaian kotor.


"Mommy udah bangunin tapi dasar kamu aja yang kebo"


"Ini sayang"ujar ariella lagi sambil memberikan kaos kaki yang Aurora inginkan.


"Lho.dimana mommy dapetnya?"


"Di lemari kamu la dimana lagi,mangkanya kalo taro sesuatu itu pada tempatnya biar ga keliweng nyari nya"jawab ariella tersenyum


"Sip mom"kata Aurora dan memasang kaos kaki nya cepat.


"Mom,Aurora berangkat ya"pamit Aurora setelah memasang kaos kakinya dengan benar.


"Sarapan dulu"ujar ariella lembut yang dijawab gelengan oleh Aurora


"Ga sempet mom,bye mom" kata Aurora sambil mencium kedua pipi ibunya lalu dengan langkah cepat ia menuruni tangga sebelum ibunya yang sangat cerewet menghentikan langkahnya.


Ariella hanya menggelengkan kepalanya atas sikap pitri bungsunya


"tak ayo buruan"pinta Aurora masuk kedalam mobil.


"Sarapan anda nona"ujar botak menyerahakan sandwich dan susu kotak rasa coklat pada Aurora.


"Wah.thanks tak,ni buat lo satu"jawab Aurora senang dan memberikan satu sandwich pada botak.


"Tapi lo minumnya air putih ya"kata Aurora diiringi tawa.


Botak mengangguk


"saya tidak suka susu nona"


"Alah.bilang aja lo mau kan tak,cuma malu aja mau minta sama gue.iya kan"ujar Aurora dengan nada mengejek botak dan yang diejek tak menyahuti membuat Aurora kesal saja.


pagi-pagi udah buat kesal . batin Aurora.


"Jalan tak"ujar Aurora sambil melahap sandwich nya

__ADS_1


"Baik nona"


___


Fiuhhh..fiuhh..


Aurora menghela napas lega untung saja ia tidak terlambat jika ia terlambat sudah la pasti seluruh toilet di sma nusa bangsa bakal bersih karena Aurora.


"Tumben telat?"tanya sandra ketika Aurora sudah duduk disebelahnya.


"Ga bisa tidur gue"kata Aurora benar malam tadi ia tidak bisa tidur badut sialan itu selalu muncul ketika ia memejam kan mata.


"oh"


"Hm"


Aurora menempelkan kepalanya diatas meja,ia sangat mengantuk tak perlu waktu lama Aurora sudah terlelap.


Lagian pula hari ini jadwal kelas Aurora adalah olahraga,mengingat Aurora 'tidak bisa olahraga' jadi Aurora bisa tertidur dua jam lamanya.


"Hei"panggil Oriel lembut membangun kan Aurora.


"Emmm...eh Oriel.."ujar Aurora bangun dari tidurnya.


"Ga ada kelas?"tanya Aurora yang dijawab anggukan oleh Oriel.


"Gue ga pernah olahraga,tapi ada pelajaran pengganti ko"jawab Aurora tersenyum membuat Oriel meringis melihat senyum Aurora.


Drt...drt...


Aurora melihat ponsel nya


Kapan?


Isi pesan dari aiden.


Ke kelas gw


Balas Aurora cepat membuat Oriel melirik Aurora penasaran.


"Siapa?"tanya nya


"Aiden"jawab Aurora menyengir


"Ngapain dia kesini?"tanya Oriel dengan nada cemburu.


"Aaa Oriel lo gemesin deh"ujar Aurora mencubit gemas kedua pipi Oriel


"Lo cemburu kan?"tuding Aurora membuat wajah Oriel memerah.

__ADS_1


"Aa Oriel gue makin sayang elo deh"ujar Aurora membuat Oriel diam-diam tersenyum.


"Eh.gue kira lo sendiri ternyata ada Oriel juga"kata aiden tiba-tiba masuk kedalam kelas Aurora dan seketika senyum Oriel langsung lenyap begitu saja.


"jadi kek mana,gue harus apa?"tanya aiden membuat Oriel mengerit kan kening mulusnya.


"Lo harus stay cool lah,jangan pecicilan buat ulah aja kerjaannya"ujar Aurora menokok kepala aiden.


"Sakit elah"kata aiden meringis.


"Menurut info yang gue dapet si wulan suka sama BTS.nah elo harus suka juga sama BTS"jelas Aurora,aiden mengerutkan keningnya bingung.


"BTS apaan ces?"tanya nya.


"Boy band korea yang lagi hits."


"Berarti gue harus suka K-pop gitu?"tanya aiden setengah ngeri Aurora mengangguk.


"Ya iya la bego.lo harus apalin lagu-lagunya,sebutan fans nya apa,hapalin juga gerakan-gerakan BTS"ujar Aurora memberi saran.


"Oke.makasih Aurora,lo mau apa? Ntar gue kasih"kata aiden memegang kedua bahu Aurora.


"Santai bro ga pake pegang-pegang bisa kan"ujat Oriel melepaskan tangan aiden yang menempel pada bahu gadisnya.


"Gue mau lamborghini,rumah mewah,jet pribadi...trus apa lagi ya.." ujar Aurora seolah sedang memikirkan apa yang ia inginkan.


"Lo mau bikin bokap gue bangkrut Aurora"jawab aiden mengikuti alur Aurora ia juga berpura-pura seperti orang yang putus asa.


"Elah gue becanda doang,gue cuma mau lo sama wulan cepat taken aja"ujar Aurora membuat aiden tersenyum.


"Oke.segera dilaksanakan tuan putri"kata aiden membungkuk hormat pada Aurora dan seketika tawa Aurora pecah.


"Semoga berhasil"ujar Aurora tulus.


"Makasih"jawab aiden lalu keluar dari kelas Aurora.


"Masih cemburu juga?"goda Aurora membuat Oriel menatap Aurora tajam.


"Siapa yang cemburu?"tanya Oriel seperti orang tidak tahu.


"Elo lah siapa lagi,masa gue cemburu sama sir gue sendiri"jawab Aurora kesal sendiri.


"Ayo"ajak Oriel menggandeng tangan Aurora


"Kemana?"


"Kantin gue lapar"jawab Oriel singkat Aurora mengikuti langkah Oriel.


'Tumben gue ga di tinggal'

__ADS_1


__ADS_2