Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#31


__ADS_3

Sedangkan dilain tempat Oriel ikut mengantar Rere kedalam kamar inap ibu Rere


"Ibu sedang istirahat"ujar bi ina pada Rere.


Rere mengangguk lalu duduk di sofa yang memang disediakan dikamar inap.


Oriel mencoba menelpon Aurora namun tidak diangkat.sudah tiga kali Oriel menghubungi Aurora namun tidak diangkat oleh gadis itu.


Oriel lalu menghubungi sean


"lo dimana?"


"Dirumah.bilang ke Aurora bunda gue nyuruh tu bocah main kerumah"


"Hm.ntar gue bilang"


"Hm"


dengan gerakan cepat Oriel menghubungi nico.harap-harap Aurora ada dengan nico saat ini.


"Lo bareng Aurora sekarang?"


"Engga.gue sama alea sekarang"


"Lo liat Aurora?"


"Bukannya lo yang bareng Aurora?"

__ADS_1


Tut ..


Oriel memutuskan panggilan sepihak.


"Re,aku duluan"pamitnya pada Rere buru-buru tanpa mendengar balasan dari Rere Oriel langsung keluar dari kamar inap ibu Rere.


Oriel membawa mobilnya kembali kesekolah.


Dengan rasa cemas Oriel segera melangkahkan kakinya ke kelas Aurora setelah memarkirkan mobilnya asal.


Sesampainya didepan kelas Aurora,Oriel melihat tas Aurora di kursi panjang yang berada didepan kelas Aurora.


Oriel masuk kedalam kelas namun Aurora tidak ada didalam sana.


Mata Oriel menemukan Aurora yang sedang tertawa bersama dengan sosok yang amat dikenal oleh Oriel yaitu aiden.


Oriel marah.tentu saja.


Oriel menghampiri Aurora dan juga aiden.


"Pulang sekarang"ujar Oriel menarik paksa Aurora.


Aurora mengikuti langkah Oriel tapi sebelumnya Aurora mengisyaratkan pada aiden jika ia pulang duluan.


"Oriel lepas,sakit elah"ujar Aurora melepaskan paksa tangan Oriel.


"Lo bisa ga sekali aja ga buat gue khawatir"ujar Oriel setengah berteriak.

__ADS_1


Aurora diam tidak menjawab ia mendengarkan Oriel saja.


"lo tau gimana rasa cemas gue pas sean sama nico bilang lo ga ada sama mereka.hah."


"Jantung gue berdetak kek mau copot,gue takut apa lagi pas lo gak jawab telpon gue"sambung Oriel.


"Gue ...."ujar Aurora namun segera dipotong oleh Oriel


"Ga usah ngomong gue juga ga tau kenapa gue kek gini"


"Padahal lo itu cuma pacar dua bulan gue dan sialnya lo selalu buat gue cemas"kata Oriel tanpa melihat Aurora yang menghadap kesamping menyeka air matanya yang tiba-tiba jatuh.


setelah menyeka air matanya suara Aurora keluar.


"Gue minta maaf.kuy pulang udah sore"ujar Aurora tersenyum terpaksa sambil membuka pintu mobil


Sepanjang perjalanan pulang tidak ada suara cerewet Aurora.Aurora hanya diam sambil menatap jalanan.


Oriel memberhentikan mobil nya tepat didepan rumah Aurora.


Aurora keluar dari mobil Oriel tanpa suara ia hanya mencium pipi Oriel lalu keluar begitu saja.


Oriel memukul setirnya kesal.ia tidak bermaksud membentak Aurora tadi ia hanya cemas dan takut jika Aurora akan berpaling darinya.ia tidak tahu mengapa ia begitu hanya saja Oriel sangat khawatir tadi.dan juga Oriel merasa dadanya panas ketika melihat Aurora tertawa bersama aiden.


Setelah rasa kesal nya mereda Oriel melajukan mobilnya pulang. Ia kangen Auroro sekarang.


jangan lupa tinggalkan jejak kalian. like, komen, n share ke teman-teman kalian. karena setiap like n komen kalian sangat berharga buat author. untuk kalian yang sekarang lagi ujian semangat!!🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


salam cinta


Juwita


__ADS_2