Married To My Boss

Married To My Boss
MWMB#26


__ADS_3

Ariella menatap kesal model yang sedang mengobrol dengan bryan boss monyetnya.hari ini ariella benar-benar dibuat kelimpungan karena model yang bernama tania itu selalu mengganti setiap pakaian yang  ariella siapkan.alasannya banyak sekali seperti



Aku tidak suka ini



Biru tak cocok denganku



Merah,aku benci merah



Terlalu tertutup



Bla..blaa



Untung hari ini ariella cukup menahan sabarnya jika tidak sudah ia cakar-cakar wajah wanita itu.



Ariella masih menatap bryan dan tania.ia tersenyum mengejek pada tania karena setiap tania tertawa tidak dengan bryan malah bossnya itu masih mempertahankan wajah datarnya.entah apa yang ditertawakan oleh tania ariella tidak tahu ia tidak peduli.



Aku sudah diparkiran kau dimana?jangan bilang kau masih diatas?cepat turun atau aku cincang kau sekarang !



Ariella membelak setelah membaca pesan dari sarah dengan gerakan cepat ia mengambil dompetnya lalu berlari dengan tergesa-gesa.



"Mau kemana kau?" teriak bryan ketika ariella sudah hampir membuka pintu



"Aku ada janji makan siang bry" jawab ariella langsung menutup pintu dan berjalan menuju lift.



Sedangkan diruangan kerjanya bryan mengomel tak jelas



''Anak itu dengan siapa dia makan siang" katanya kesal.

__ADS_1



Tania hanya melihat tanpa berkomentar,ia bingung hubungan semacam apa yang dijalani oleh bryan dan ariella.kenapa ariella tidak memanggil bryan sir?



"Aku pergi dulu,kau sudah selesai kan" ujar bryan pada tania ia ingin menyusul ariella dengan siapakah ariella makan siang? Pertanyaan itu lah yang sedang ada dipikirannya sekarang.



"Ah ya sudah,bagaimana jika kita kebawah bersama" jawab tania mengajak bryan turun bersama.



Bryan hanya mengangguk tanpa menjawab.



***



Ariella bernafas lega karena sarah masih menunggunya dengan langkah cepat ia menghampiri sarah.



"Ayo cepat cacing diperutku sudah demo" ujar ariella langsung menarik tangan sarah.




"Jangan berdebat sekarang sarah aku sedang tidak berkonsentrasi saat ini" jawab ariella santai.



Sarah menggerutu kesal mempunyai satu teman saja seperti ini kelakuannya.



Mereka sampai direstoran serelah menyebrangi jalan.ya mereka sengaja makan direstoran didepan kantor agar jika waktu istirahat usai mereka tidak terlalu terburu-buru.



Sedangakan didepan kantor bryan terkekeh geli ia pikir ariella akan pergi dengan eden atau laki-laki lain tapi ternyata ariella nya pergi dengan sarah yang bryan ketahui sarah adalah sahabat ariella.



****



"Kenapa tidak bilang pada ku jika kau dan sir bryan sudah resmi menjadi kekasih."ujar sarah membuka percakapan

__ADS_1



"Kami tidak ada hubungan apa-apa"jawab ariella diselah kunyahannya.



"Kau jahat sekali kau sama sekali tidak menganggap aku temanmu" ujar sarah cemberut.


Ariella menoleh kearah sarah.



"Aku jahat? Astaga sarah aku dan bryan tidak ada hubungan apa-apa."



"Nah kau memanggil sir bryan dengan nama.apa itu tidak cukup jika kalian ada hubungan"



Ariella menghela nafas pelan.



"Terserah kau saja lagian atas dasar apa kau menyimpulkan itu, hanya aku manggil bryan namanya kami adalah kekasih" kata ariella mengangkat garpunya kearah sarah.



"Bukan itu sir bryan sendiri yang mengatakan 'Langsung saja pada intinya saya tidak mau dengar kalian bergosip tentang kekasih saya' "jawab sarah menirukan suara bryan.



Ariella langsung tersedak lemon teanya ketika mendengar penjelasan sarah.



"Mana bisa seperti itu" ujar ariella tak percaya



"Maka dari itu aku bertanya padamu benarkah kalian..."



Ariella berdiri dari duduknya ia akan bertanya langsung pada bryan.



"Berani-beraninya monyet itu" geram areilla lalu pergi meninggalkan sarah yang masih akan berbicara.



Pantas saja tidak ada karyawan yang bergosip tentangnya.ariella yakin 100 % jika bryan mengancam karyawannya agar tidak bergosip tentangnya.disatu sisi ariella senang tidak ada yang bergosip dan disisi lain ia kesal kenapa bryan harus mengatakan jika dia adalah kekasih nya.

__ADS_1



****


__ADS_2