
Sampai diapartemennya pun Oriel merasa lebih tenang seperti sebelum datangnya Aurora kedalam kehidupannnya.
"Keknya lo lebih tenang kalo gak ada ya"ujar Aurora muncul dari dapur sambil memegang dua gelas es jeruk ditangannya.
"Nih"ujar Aurora memberikan segelas es jeruk kepada Oriel yang langsung diminum oleh Oriel.
"Ngapain lo disini?"tanya Oriel pada Aurora yang ikut duduk disebelahnya.
"Ya ketemu elo la.elo kan pacarnya gue hehe"jawab Aurora sambil menyengir kuda menampakan gigi kelincinya.
Imut
Pikir Oriel namun secepat mungkin ditepis jauh-jauh oleh Oriel.
"Oriel jalan-jalan kuy,gue gabut banget nih"ujar Aurora menyender pada lengan Oriel.
"Ga mau"
"mau pokoknya harus mau"paksa Aurora
"Mending lo pergi sebelum gue marah"
"Ga mau.gue mau jalan-jalan sama lo Oriel"jawab Aurora tak mau pergi
"Oriel lo mau kemana?"tanya Aurora ketika Oriel masuk kedalam kamarnya.
"Tidur"
"Lo ngeselin banget sih,Oriel"teriak Aurora sambil menggedor-gedor pintu kamar Oriel
"Bodo"
"Gue ga akan pergi sampe lo mau jalan-jalan sama gue"ujar Aurora dengan nada serius lalu berjalan kearah sofa.
Sedangkan didalam kamar Oriel langsung tidur tidak memperdulikan Aurora diluar.
Aurora menggerutu kesal sambil menatap pintu kamar Oriel yang terkunci dari dalam
Aurora tidak ada pilihan selain menunggu Oriel keluar dari kamarnya dan berubah pikiran.Aurora juga menghubungi ibunya bahwa ia tidak pulang terlebih dahulu.
Karna Oriel tidak keluar-keluar dari kamar Aurora akhir nya tertidur disofa ruang tamu mikik Oriel.
Pukul 5 sore Oriel bangun dari tidurnya dan membersihkan dirinya.setelah selesai membersihkan diri Oriel keluar dari kamarnya.
__ADS_1
"Ck.keras kepala" ujar Oriel pelan lalu berjalan kearah sofa.
Dengan malas Oriel membangunkan Aurora.
"Woi bangun mala tidur lagi"ujar Oriel kasar membangunkan Aurora.
"Jam berapa?"tanya Aurora pada Oriel
"Setengah enam.gih buru lo pulang"usir Oriel sambil menunjuk pintu keluar.
"Males ah.kan tadi gue udah bilang kalo gue ga akan pulang sebelum jalan-jalan sama lo"jawab Aurora lalu kembali tidur.
"Batu banget si lo"ujar Oriel setengah kesal.
"Bodo"balas Aurora sama dengan balasan Oriel tadi terhadapnya.
"Siap-siap sana"ujar Oriel akhirnya
"What.serius"ujar Aurora langsung bangun dari tidurnya.
"Hm"
"Maacih Oriel"ujar Aurora mencium pipi Oriel lalu berjalan menuju kamar Oriel.
"Gue bawa baju wlek"balas Aurora dengan berteriak juga.
Setelah Aurora hilaang dari pandangannya Oriel langsung memeriksa tas Aurora mencari foto aib nya disana,namun sungguh bukan keberuntungan Oriel sama sekali tidak menemukan foto itu.
“lo cari apa?cari foto....”tanya Aurora tiba-tiba muncul membuat Oriel menghela nafas kasar karena ketahuaan
“engga”jawab Oriel membuat Aurora tersenyum
“alah elo pasti cari foto enyu-unyukan?,ada kok dirumah dikamar gue.jadi percuma kalo lo cari ditas gue”
Sekali lagi Oriel menghela nafas lalu mengajak Aurora pergi
___
Oriel sengaja membawa Aurora ketempat sate langganannya dipinggir jalan agar Aurora kapok mengajak nya jalan-jalan keluar.
"Mang sate dua kayak biasa"ujar Oriel memesan sate mereka.
"Oke A Oriel"
__ADS_1
Setelah memesan sate Oriel duduk disebelah Aurora.
"Udah makan langsung pulang"ujar Oriel tanpa melihat kearah Aurora
"Yah kita ka belom jalan-jalan.kok udah ngomong pulang aja"gerutu Aurora pelan.
"Siapa bilang kita belom jalan-jalan,emang dari apartemen ke sini kita terbang"ujar Oriel menjawab Aurora dalam hatinya Oriel ingin tertawa kencang.
"Ya jalan sih,tapi bukan jalan itu yang gue maksud"ujar Aurora setengah kesal
"Sama-sama jalan"jawab Oriel cuek.
"Serah lo"
"A Oriel tumben bawa cewe kesini.pacarnya ya?"tanya mang ujang tukang sate sambil membawa pesan Oriel.
"Iya mang saya pacarnya A Oriel.saya Aurora" jawab Aurora memperkenalkan diri.
"Neng Aurora gelis pisan cocok sama A Oriel"ujar mang ujang menggoda Oriel
"Maaacihh lho mang"jawab Aurora
"Apaan sih mang"ujar Oriel pada mang ujang
"Mamang teh ngomong nya jujur A"jawab mang ujang
"Seterah mamang aja"ujar Oriel lalu mulai memakan satenya.
Mang ujang kembali ketempatnya setelah menggoda Oriel.
Setelah makan sate Oriel mengantar Aurora pulang kerumahnya.
"Gue masuk"ujar Aurora berpamitan pada Oriel
"Hm"
"Maacih gue suka satenya.keknya satenya bukan cuma jadi langganan lo deh tapi langganan gue juga"
"Hm"
"Dah"
Ujar Aurora melambaikan tangan nya.
__ADS_1
Gagal.awalnya rencana Oriel adalah membuat Aurora tidak lagi mengajaknya untuk jalan-jalan ataupun pergi kemana.namun apa yang terjadi Aurora mala menyukai sate langganannya.