Married To My Boss

Married To My Boss
MWMB#53


__ADS_3

Jakarta,indonesia



Bryan turun dari jet pribadi nya sambil membuka kaca mata hitam nya.Dengan langkah cepat ia masuk kedalam mobil.Ia sampai dijakarta,indinesia dimana ariella nya berada.mengingat wanitanya bryan sudah tidak sabar ingin bertemu ariella,sudah cukup selama sebulan ini mereka terpisah dan membuat hidup bryan tersiksa tanpa ariella.



"Sir anda akan kemana terlebih dahulu kehotel atau menemui nona ariella?" tanya supir bryan yang memang ia tugas kan mengawasi ariella selama tidak dengannya.



"Kehotel saja dulu dan besok aku akan menemui ariella sendiri"jawab bryan santai dengan kaki menyilang.



Supir bryan mengangguk patuh ia melajukan mobil kearah hotel.



___



"Bagaimana enak tidak dad?"tanya ariella meminta pendapat ayahnya mengenai masakan yang baru saja ia masak.



"Em..bagaimana ya "jawab ayah ariella yang masih mengunyah.



"Daddy..."rengek ariella megerutkan bibirnya



"Hahahahaa"sontak saja tawa ayah ariella pecah menertawakan putrinya yang sangat lucu bagi nya.



"Masakan putri daddy sangat lezat sekali"sambung ayah ariella kemudian setelah tawa nya reda.



"Benarkah.akhirnya masakan ariel layak jugaa untuk dimakan"ujar ariella senang tentu saja membuat ayah nya lebih senang.



"Tapi.."ujat ayahnya tiba-tiba membuat senyum ariella membentuk garis.



"Tapi...."pancing ariella



"Tapi besok-besok kurangi lagi sedikit garam oke"jawab ayahnya tersenyum namun ariella menagkap sesuatu dari senyum ayahnya itu ia mencicip sendiri masakan yang baru saja ia buat.


Ia mengunyah makanannya lalu kemudian teriakan nya menggelegar.



"DADDY"



Ariella berteriak kesal karena telah dibohongi oleh ayahnya.sedang kan ayah nya tertawa terpingkal-pingkal karena berhasil membuat putri nya kesal.



_____



"Senang sudah bekerja sama dengan anda mr.Mebaskara"ujar bryan menjabat tangan mr.mebaskara



Mr.mebaskara tersenyum menerima jabat tangan bryan.



"Terimah kasih sudah menyempatkan diri untuk datang kemari"



"Tidak apa mr.lagian aku juga ada suatu keperluan disini"jawab bryan tersenyum tipis.

__ADS_1



"Baiklah kalau begitu saya permisi"ujar mr.mebaskara berpamitan.



Bryan tersenyum misterius ketika mr.mebaskara telah pergi.



______



Ariella sedang menikmati cappucino di caffe A didekat mansion ayahnya.ariella menikmati jusnya seorang diri karena ayahnya masih harus bekerja.ngomong-omong ariella sangat senang setelah mendengar kabar tania dan sarah baik-baik saja.semalam mereka melakukan VC berbagi kabar hanya itu namun setelahnya mereka bergosip ria.sarah dan tania juga tidak menyinggung nama bryan sama sekali.itu la yang membuat ariella merasa nyaman bercerita pada tania dan sarah.



Ariella menyesap cappucinonya untuk terakhir kalinya.matanya tak sengaja menatap seseorang yang sangat mirip dengan bryan apabila dilihat dari belakang dan seseorang itu keluar dari caffe.



Ariella membayar cappucinonya lalu mengejar sosok yany sangat mirip dengan bryan.



Sesampainya diluar caffe ariella tidak menemukan seseorang itu yang ia lihat hanya mobil dan motor yang sedang berlalu lalang dijalanan.



'Astaga sepertinya aku benar-benar sudah gila karena terlalu merindukan bryan'ujar ariella pelan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.



"Merindukan ku em?"



Ariella membeku di tempatnya.ia tidak berani menoleh kearah sampingnya.ia takut jika ia sedang berhalusinasi.



"Aku merindukanmu sangat merindukanmu"




"Astaga aku benar-benar tidak waras sekarang"katanya masih memukul kepalanya.



Bryan menghampiri ariella dan memegang tangan ariella agar tidak lagi memukul kepalanya sendiri.



"Hei im here dan aku nyata"ujarnya.



Ariella membuka matanya lalu mendongak menatap bryan.



Dengan gerakan reflek ariella langsung memeluk bryan dan tiba-tiba saja air matanya jatuh dengan sendirinya.ia sangat-sangat merindukan bryan.ariella semakin mengeratkan pelukan mereka rasanya ia tidak ingin melepaskannya.


Beberapa menit kemudian ariella tersadar akan sesuatu ia melepaskan pelukan mereka.



"Ada urusan apa kau kesini?dan tahu dari mana aku ada disini?"tanya ariella gugup



"Aku tentu saja menjemputmu dan ya apa yang tidak seorang bryan tahu"jawab bryan menyombongkan diri.



"Ck.sombong sekali.aku tidak akan ikut dengan mu tempatku disini bersama ibuku"



Bryan membawa ariella kedalam pelukannya.



"Terserah kau mau menjawab apa,kau mau tinggal dimana mau ikut aku atau tidak aku tidak peduli asalkan aku selalu bersamamu aku tidak masalah" ujar bryan membuat ariella terdiam.

__ADS_1



"Tapi ayahmu..."



"Sttttt..."kata bryan memotong perkataan ariella sambil menempelkan jari telunjuknya dibibir ariella.



"Aku tidak peduli dia akan setujua atau pun tidak"jawab bryan yakin



"Kau akan kehilangan semuanya"kata ariella melepaskan pelukan bryan.



"Bukankah aku sudah mengatakan aku akan tetap memilihmu meskipun aku akan kehilangan semuanya"



"Masalah dengan ayahku akan ku bereskan jika kita bersama-sama"



Ariella tidak bisa berkata apa-apa



"Dua hari lagi kita ke new york menemui mommy,mommy merindukanmu dan berbicara pada ayahku mengenai kita"



"Aku mencintaimu"ujar ariella pada bryan



"I love you more"jawab bryan mencium bibir wanitanya.



Ariella membalas ciuman bryan ia membuka mulutnya agar bryan lebih leluasa menyelusuri mulutnya.



"Hem..hemm"



Bryan ingin sekali memecahkan kepala siapa orang yang mengganggu kegiatannya.



"Kau"geram bryan menunjuk orang itu yang ternyata adalah satpam caffe.



"Maaf mas,disini banyak anak-anak mohon jika ingin melakukan kegiatan yang tidak senonoh jangan disini"ujar satpam itu membuat ariella lanngsung menyembunyikan wajahnya didada bidang bryan.ia malu sekali.ariella baru menyadari ini bukan new york tapi jakarta.



Ariella mendongak menatap sedih atas kondisi bryan saat ini karena matanya hitam seperti mata panda.bryan pasti tidak pernah tidur nyanyak.


Ariella menyentuh mata bryan dengan lembut.



"Maafkan aku"ujar nya pelan.



Bryan mengambil tangan ariella yang menyentuh matanya.



"Kau tidak salah sayang"ujar bryan menatap lembut ariellanya.



''Hemm..hemmm..."deheman satpam membuat ariella dan bryan kembali tersadar bahwa mereka saat ini berada dijakarta.



_____


__ADS_1


__ADS_2