Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS2#12 (flashback)


__ADS_3

MWMBS2#12 (flashback)


sebulan yang lalu, sehari setelah kepulangan bryan dan ariella dari berbulan madu dari berbagai negera, bryan mencari butik mendiang ibu istrinya menurut cerita alex abang ipar nya. Dulu semasa kuliah ariella sering datang keindonesia dengan uang nya sendiri karena bekerja paruh waktu, ariella datang untuk membeli dan hanya sekedar melihat-lihat seperti apa butik yang dulu ibu nya kelola, dan bryan akan membayar mahal untuk butik itu jika nanti ia temukan.


Seminggu berlalu orang suruhan bryan menemukan keberadaan pemilik butik , karena selama seminggu ini yang ia temui hanyalah orang-orang kepercayaan saja dan tidak memberi tahu pemilik asli butik.


Bryan mengerutkan dahi nya, kemudian mengangguk-anggukan kepalanya. Semua akan lebih muda karena pemilik asli nya adalah mr. Marshwan ayah nya sendiri. Bryan sama sekali tidak heran jika ayahnya lah yang membeli butik mendiang ibu mertuanya, dilihat dari masa lalu ayahnya sangat mencintai ibu nya ariella.


Dulu sekali, ayah nya, ibu ariella dan juga ayah ariella pernah terlibat cinta segitiga. Ayah nya dan ayah ariella adalah sahabat karib dan sama-sama menyukai satu wanita yaitu ibu ariella. Awalnya mereka berdua hanya iseng karena ibu ariella sangat dingin dan cuek pada pria, banyak yang menyatakan cinta namun ditolak dengan keras. Singkat cerita ayahnya dan jakson mampu membawa ibu ariella ketahap persahabatan dan akhirnya cinta segitiga muncul. Kalian tahu sendiri siapa yang berhasil menarik hati ibu ariella, jakson. Pada saat itu ayah bryan tidak terima lalu memutuskan persahabatan mereka. Ayah bryan kembali ketempat asalnya dan menerima perjodohan yang disiapkan orang tuanya untuknya, yaitu menikah dengan ibunya. Walaupun sudah menikah lama dan sudah muncul cinta yang erat diatara keduanya tetap saja cinta pertama tidak bisa hilang dari ingatan bukan?


Sekarang? Mereka sudah berbaikan, awalnya memag canggung namun jika persahabatan lama sudah terjalin erat sulit sekali untuk melepaskan nya.


Bryan datang kekediaman orangtuanya, tujuan nya datang tidak lain dan tidak bukan ingin mengambil alih butik dan menggantinya dengan nama istrinya. Itu saja tidak banyak.


Yang membuat kepala bryan pusing adalah ibunya terus menanyakan ariella dengan pertanyaan yang bertubi. Dimana ariella? Bagaimana kabarnya? Apakah ariella sehat? Makan dengan baik? Kenapa tidak datang bersama? Kalian bertengkar? Atau kau membuat masalah?

__ADS_1


Dengan helaan nafas bryan menjawab satu-persatu pertanyaan ibunya dan itu berhasil membuat ibunya berhenti bertanya padanya.


Setelah makan siang ia dan ayah nya duduk ditaman belakang sambil menikmati kopi paling lezat buatan ibunya.


“aku ingin dad memberikan butik mendiang ibu ariella” ujar bryan tanpa basa-basi setelah menyesap kopinya.


“ais son, berbasa-basi lah. Ck, kau ini” jawab ayahnya dan membalik korannya.


“aku tidak suka berbasa-basi dad tau itu, buang-buang waktu”


“berapa harga yang kau tawarkan?”


Berapa yang dad mau, sebutkan saja. 10 kali lipat 20, 30,100? Tidak masalah asal aku bisa memilikinya” jawab bryan sombong.


“berikan perusahaan mu pada daddy!”

__ADS_1


“oke!” jawab bryan cepat dan tanpa ragu membuat ayah nya menghela nafas kasar.


“kau tidak seru sekali son!” gerutu ayah nya setengah kesal lalu menyesap kopinya hingga kandas. Ayah bryan berdiri dari duduknya lalu berjalan begitu saja meninggalakan bryan.


Tepat didepan pintu ayah bryan membalik badan.


“ambilah, anggap saja sebagai hadiah pernikahan kalian”


Bryan langsung berbalik menghadap ayahnya lalu berteriak.


“TERIMA KASIH DAD!”


Menghadapi ayahnya adalah hal yang paling muda ia lakukan, ayah nyasuka pada orang yang to the point, tanpa basa-basi dan percaya diri. Dari lantai dua ibu bryan melihat percakapan antara ayah dan anak itu dan membuat senyum cantiknya terbit. Ayah dan anak sama saja tidak ada bedanya semuanya sama, jika bryan adalah versi muda suaminya. Jadi bisa ditebak nanti tuanya bryan akan mirip ayahnya versi sekarang.


Tbc....

__ADS_1


__ADS_2