Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS2#14


__ADS_3

MWMBS2#14


Flashback


4 hari yang lalu, dimana dito sedang olahraga pagi dihalaman rumahnya. Ia tidak sengaja melihat ariella sedang dibawa oleh bryan entah kemana dengan mata ariella tertutup dengan dasi yang dito yakini itu dasi bryan.


Masih belum mengganti pakaian dito mengikuti mobil yang dikendarai oleh bryan, ia penasaran kemana bryan akan membawa ariella pergi. Memberi kejutankah? Atau apa?


Ketika mobil bryan berhenti, mobil dito juga berhenti. Dito mengamati dari dalam mobilnya, sepertinya bryan memberikan butik ini kepada ariella itu lah yang ia tangkap. Dito terus mengamati hingga ariella dan juga bryan pulang kerumah mereka.


Setelah ariella dan bryan pergi dito turun dari mobilnya dan bertanya pada penjaga.


“apakah butiknya buka pak?”


“untuk hari ini belum mas, kata pemilik butik akan dibuka tiga hari lagi”


Dito mengangguk mengerti lalu berpamitan pergi. Dito mengamati sekitarnya, ia memikirkan segala cara agar bisa dekat dengan ariella. Sepertinya areilla telah menarik hatinya.


Dapat! Dito menndapatkan ide ketika ia melihat bangunan seperti cafe tapi bukan cafe semacam rumah makan tapi sudah seperti cafe.

__ADS_1


Dito menghampiri bangunan dan mulai bertanya-tanya dengan orang sekitar. Hari itu juga dito mencari pemilik bangunan yang sedang berlibur kebali, dito tak segan-segan datang kebali untuk menghampiri pemilik bangunan. Tekat dito sangat kuat apalagi jika berhubungan dengan ariella. Dia rela pergi keujung dunia sekalipun.


Pemilik bangunan kaget ketika dito mendatanginya yang sedang berenang dikolam berenang privat.


Si pria mengambikan handuk untuk istrinya dan menyuruh istrinya masuk kedalam kamar.


“ada keperluan apa?”


“aku ingin membeli bangunan mu”


“500 juta”


Dito menyuruh pengecara nya masuk.


“ini pengacaraku, jadi jika ingin menaikan harga atau menurunkan harga bisa d engannya.”


“kau urus semua ini”


“baik pak”

__ADS_1


Dito kembali kejakarta dan langsung memanggil para pekerja yang akan merenovasi ulang cafenya nantinya.


Tidak tanggung-tanggung dito mempekerjakan 100 lebih pekerja untuk projek cafe barunya. Cafe baru dito selesai direnovasi pagi harinya pukul 10 pagi. Pukul sebelasnya dito langsung membuka cafenya dengan bantuan teman-teman sesama chef.


“kau benar-benar sesuatu dit” ujar temannya yang dijawab senyuman oleh dito. Bayangkan saja dito menyelesaikan cafenya hanya dengan waktu kurang lebih 18 jam. Ini lah yang selalu membuat takjub dan diakui oleh teman-teman dito. Jika dito ingin maka dengan satu jetikan jari itu semua ada didepan mata, ibarat kata seperti itu.


Siangnya dito pulang kerumahnya dan langsung istirahat total, namun ketika ia sedang tertidur suara berisik mungusiknya. Dito bangun dari tidurnya lalu menendang satu pintu yang sangat berisik hingga suara itu menghilang baru lah dito melanjutkan tidurnya.


Malam hari dito didatangi pengacaranya dan juga mantan pemilik bangunan yang sekarang sudah menjadi cafe untuk menandatangi berkas pindah hak milik.


Sekarang tidak ada yang perlu dito khawatirkan lagi karena cafe nya sudah benar-benar menjadi miliknya. Hanya tinggal menunggu waktu saja.


“kak, rara lapar”


Dito memberi peringatan pada pengacaranya agar segera pergi dari rumahnya.


“kakak akan memasak untukmu”


Satu lagi yang membuat dito merasa diatas awan, adiknya rara ternyata bekerja dibutik ariella sebagai pegawai magang.

__ADS_1


Tbc..


__ADS_2