
New york
Bryan berhasil membawa ariella kembali ke new york.awalnya bryan ditolak keras oleh ayah ariella namum ariella berhasil menyakinkan mr.mebaskara dan jadi la mereka sekarang di depan mansion keluarga bryan.bryan telah menghubungi ibunya bahwa ariella akan datang.
"Tidak usah cemas,mommy telah menunggu didalam"ujat bryan menggenggam tangan kanan ariella sambil tersenyum menenangkan ariella.ariella balas tersenyum.
Bryan membawa ariella kedalam mansion keluarga nya.
"Malam mom"sapa bryan mencium pipi ibunya yang sedang duduk di meja makan yang dibalas senyuman oleh mrs.marshwan.
"Malam sayang,mommy sangat merindukanmu"ujar mrs.marshwan berdiri dari duduknya lalu memeluk ariella erat.
"Aku juga sangat-sangat merindukan mommy"jawab ariella membalas pelukan mrs.marshwan.
"Bagaimana kabarmu? Apakah kau baik?"tanya mrs.marshwan melepaskan pelukan nya dan beralih memegang kedua pipi ariella.
"Aku baik mom.mommy sendiri bagaimana kabar mommy?"balas ariella bertanya.
"Seperti yang kau lihat mommy baik sekali"
"Hemm..hemm...sepertinya aku tidak dianggap disini"ujar bryan menghentikan temu rindu antara ibu dan wanitanya.
Ariella dan mrs.marshwan sontak tertawa bersamaan ketika mendengat keluhan bryan.
"Sudah cukup tertawanya"ujar bryan dengan nada garang.
"Kenapa?memangnya kalau tidak cukup kau akan apa?"tanya mrs.marshwan menantang bryan putranya sendiri.
Ariella menganguk menyetujui perlontaran mommy bryan.
"Sudahlah mom aku tidak ingin berdebat."elak bryan karena tidak ingin memperpanjang perdebatan dengan dua wanita yang ia cintai.
"Omong-omong dimana daddy?"tanya bryan mengalihkan pembicaraan.
"Masih dalam perjalanan pulang mungkin sebentar lagi daddy mu akan datang"jawab mrs.marshwan
Bryan hanya mengangguk
"Kalau begitu ariel ketoilet sebentar mom"ujar ariella pada mrs.marshwan dan meminta izin pada bryan dengan isarat.
"Ah ya kau lurus saja lalu belok kanan"jawab mrs.marshwan menunjukan jalan pada ariella.
"Baik mom"
"Mau kuantar?"tawar bryan yang lanngsung ditolak oleh ariella.
"Tidak usah aku bisa sendiri"
Ariella berjalan sesuai dengan yang dikatakan oleh mrs.marshwan
Seperginya ariella mr.marshwan dan emely sampai di mansion.kedatangan emely mengagetkan bryan dan juga mrs.marshwan
"Wah kebetulan sekali kau datang kemari"ujar mr.marshwan membuat bryan berdecih
"Jangan pura-pura tidak tahu bukankah mommy sudah memberi tahu maksud kedatangan ku kemari"jawab bryan langsung
"Ah iya aku lupa kau kemari bersama wanita itu"
__ADS_1
"Ariella namanya ariella bukan wanita itu"kata bryan mulai emosi
"Duduklah dulu"ujar mrs.marshwan pada mr.marshwan dan juga emely.
"Wanita itu masih saja berani-beraninya mendekati mu padahal sudah kuberi peringatan"ujar mr.marshwan
Bryan diam memendam emosinya agar tidak meledak.
"Oh ya mom dimana wanita itu?''tanya mr.marshwan
"Ariella ditoilet"
"Oh ya bryan daddy sengaja membawa emely kemari untuk membahas pernikahan kalian"ujar mr.marshwan santai membuat emely tersenyum senang
"Aku tidak mau"jawab cepat
"Aku tidak meminta pendapatmu,daddy hanya memberitahu"
"Aku sudah mempunyai kekasih dan aku hanya akan menikah hanya dengan ariella" kata bryan menggenggam erat gelas ditanganya dan seketika senyum diwajah emely lenyap seketika.
"Daddy tidak merestui lagian apa yang kau lihat dari wanita itu? Jelas-jelas emely jauh lebih baik dari dia"jawab mr.marshwan meremehkan
Prangg...
Gelas yang tadi digenggam oleh bryan pecah berserakan dilantai
"Jelas ariel 1000 kali lebih baik dari pada emely"ujar bryan berang benar-benar berang.
Dari pintu dapur ariella mendengar semuanya.ia baru tahu jika wanita yang dijodoh oleh ayah bryan adalah sahabatnya sendiri.lalu kenapa emely tidak mengatakannya padanya dan lebih memilih tidak bercerita padanya.ariella tidak masalah atas perkataan mr.marshwan atas dirinya karena ia akan menerima semua itu.tapi mengenai emely...
"Benar apa yang dikatakan daddy bryan,apa yang sebenarnya kau lihat dari ariel anak manja yang hanya bergantung pada orang tua,tidak bisa apa-apa.dia hanya wanita bodoh yang tidak pantas untuk mu" ujar emely membuat ariella seperti jatuh dari gedung beratus-ratus tingkat.emely sahabat yang selama ini ia anggap seperti saudara mala menusuknya dari belakang
'Menemui calon tunanganku'
'Kau akan tahu sendiri'
'Kau tenang saja kau orang pertama yang akan ku undang'
Ariella teringat perkataan emely pada saat mereka bertemu dicaffe.jadi calon tunangannya adalah bryan.
"Permisi"ujat ariella mengampiri maid yang berada didapur
"Ya miss"
"Bisa antarkan aku keluar dari belakang"
Maid itu mengangguk lalu menunjukan jalan keluar pada ariella.
"Bryan"panggil mrs.marshwan pada bryan.bryan menoleh pada ibunya
"Ariella dimana kenapa belum juga datang"tanya mrs.marshwan cemas
"Bukankah ariel ditoilet mom"
"Iya,tapi belum kembali juga.perasaan mommy tidak enak"
__ADS_1
Bryan langsung menyusul ariella ke toilet namun nihil ariella tidak ditemukan
"ANA"teriak bryan khawatir
"Yes sir"jawab ana tergopoh-gopoh menghampiri tuannya.
"Kau lihat wanita yang tadi ketoilet?"
"Sudah pergi sir dari pintu belakang"jawab ana takut-takut
"Kenapa tidak memberi tahu ku"teriak bryan kesal membuat ana sangat ketakutan
"Mom aku akan mencari ariella"ujar bryan berpamitan pada ibunya.
"BRYAN"teriak Mr.marshwan kesal sedangkan emely ikut menyusul bryan.
"Sudah puas menghancurkan anak mu sendiri? Hanya karna marisa menikah dengan jasson kau tega membuat kebahagian anak mu hancur" ujar mrs.marshwan membuat mr.marshwan terdiam
"Bukan salah ariel telahir dari jasson dan marisa,tapi salahkan ego mu yang tidak menerima kenyataan jika ariel begitu mirip dengan marisa"
"jika kau mencintai marisa kau akan menerima ariel yang begitu mirip dengan marisa"
"Jangan buat putra ku tidak bahagia aka ego mu sendiri" akhir mrs.marshwan yang sudah berlinang air mata.
__
Ariella sedang menatap air sungai dari atas jembatan.ariella masih tidak percaya pada emely dulu emely adalah orang yang selalu ada untuknya orang yang selalu menjadi tempat bersandar,tapi dia yang paling jahat.benar kata pepatah dia yang memeluk mu paling erat dia la yang menusuk mu paling dalam.
"Ariel"teriak bryan dari kejauhan ariella menoleh kearah teriakan.
'Bryan' batin ariella
Ariella berlari dari bryan ia belum mau menemui bryan,ia hanya ingin waktu untuk sendiri.
"ARIEL AWAS" teriak bryan ketika ada mobil dengan kecepatan tinggi mengarah kearah ariella.
"Aaaaaaaa"teriak ariella
Byurrrr
Badan bryan terasa lemas sekali bibirnya keluh.sudah terlambat baginya untuk menyelamatkan wanitanya,wanitanya tertabrak mobil dan terpelanting masuk kedalam sungai bawah jembatan.
Sedang mobil yang menabrak ariella menabrak jembatan sehingga hancur membuat mobil itu masuk kedalam air sungai.
Bryan memaksakan diri untuk berlari ke arah dimana ariella terjatuh.
"ARIEL"teriak bryan menangis frustasi
Byurrr
Bryan lalu ikut menceburkan dirinya kedalam sungai.
____
The end
__ADS_1