
MWMBS2#35
Satu part menuju akhir gaesss...
Harap meninggalkan jejak, like n komen karena like n komen kalian sangat berharga dan semangat untuk author.thks.
Tidak terasa sekarang anak-anak ariella dan bryan sudah beranjak dewasa semua. Oriel putra sulung mereka sekarang magang diperusahaan bryan, bryan sudah menawarkan posisi tinggi diperusahaan tapi oriel menolak dengan halus, katanya ia masih harus banyak belajar agar bisa melanjutkan perusahaan ayahnya kelak.
Daniel dan dania mereka berdua sudah masuk kesekolah menengah atas, walaupun mereka kembar tetap saja kepribadian mereka berbeda. Sama halnya dengan jurusan yang mereka ambil. Dania memilih IPA karena nanti ia akan menjadi dokter hebat yang dapat menyembuhkan banyak orang, dan tentu saja daniel mengambil IPS bukan karena cita-citanya jadi model mangkanya dia mengambil IPS tapi karena ia tidak mau satu jurusan dengan adik kembarnya yang super rese. Terlebih lagi daniel paling anti dengan yang namanya hitung menghitung dalam pelajaran. Matematika saja sudah membuatnya pusing tujuh keliling apalagi ada kimia dan lain sebagainya.
Kevan, anak bungsu ariella dan bryan baru naik kelas 6 sd dan nakalnya minta ampun, ariella sering didatangi oleh ibu-ibu komplek maupun ibu-ibu murid lainnya karena putra bungsu mereka suka menjailin teman-teman yang lainnya. Entah sifat bar-bar siapa yang turun pada putra nya itu.
Sekarang mereka berenam sedang pesta bbq di taman mereka, sesuai dengan impian ariella dulu. Sekarang ia memasak menyiapkan bbq dibantu putra nya oriel sedangkan yang lainnya bermain bersama bryan. Kehidupan seperti inilah yang ariella impikan selama ini. Ia selalu berdoa pada tuhan agar mereka semua sehat agar bisa selalu berkumpul dan bercanda ria.
Setelah pesta bbq selesai semua kembali pada aktivitasnya masing-masing, oriel putra sulungnya itu kembali kekamar, dania putrinya kedapur membantu ariella didapur mereka berdua membuat kue bersama-sama. Suaminya ikut gabung dengan kevan dan daniel mereka bertiga main basket bersama-sama.
“papa curang!” ujar daniel tidak terima karena ayahnya bersama kevan curang, daniel vs bryan dan kevan. Selama bermain basket ayah dan anak itu kompak membuat daniel kesal hingga akhirnya daniel keluar dari lapangan dan membaringkan diri direrumput taman mereka. Bryan ikut berbaring disamping putranya sedangkan kevan ia masuk kedalam rumah membersihkan diri, menjaili abangnya tidak seru pikirnya.
__ADS_1
“bang, kau harus mempunyai pasangan dalam basket agar kau tidak kalah. Ck, putra papa payah sekali” ujar bryan membuat daniel mengangkat satu alisnya.
“bang riel sibuk” jawabnya cemberut
“papa punya ide, ide yang sangta bagus”
Perkataan bryan membuat daniel langsung berdiri dan melempar handuk kecilnya pada bryan lalu pergi meninggalkan bryan begitu saja.
“DENGAR DULU IDE PAPA!” teriak bryan mengubah posisinya menjadi duduk.
“ide papa bagus padahal!”
“NIEL GA MAU PUNYA ADEK LAGI PA! KEVAN SAMA DANIA AJA CUKUP!”
“HAHAHA” bryan guling-guling mendengar jawaban dari daniel. Putra nya itu sangat kesal kalau mereka membahas adik.
Daniel pergi kedapur mengambil minumnya.
__ADS_1
“kenapa bang?” tanya ariella membuat daniel mengubah ekpresi wajahnya.
“badmood sama papa, mam”
“sok-sokan badmood segala” komentar dania mencibir
“kalo lo denger juga pasti lo kesel”
“apaan”
“kata papa mau adik lagi dari mama”
“APA!, PAPA DANIA GA MAU PUNYA ADEK LAGI. DANIA UDAH TUA BUAT PUNYA ADEK!” teriak dania membuat daniel balik mencibirnya, sedangkan ariella hanya menggelengkan kepalanya.
Tbc..
Satu part menuju akhir, jadi aku harap kalian menentukan pilihan yang akan author tulis selanjutnya. Big thanks.
__ADS_1