Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS2#19


__ADS_3

MWMBS2#19


Hari ini ariella memberanikan diri untuk memeriksa kondisinya kedokter,


siapa tahu memang ada yang salah pada dirinya karena ia belum juga mengandung


hingga sekarang. Atau ada hubungannya ketika ia kecelakaan beberapa bulan lalu,


entahlah intinya ariella akan memeriksakannya terlebih dahulu apapun hasilnya


ia kan menerima dengan lapang dada.


“bagaimana dok?” tanya ariella dengan penuh harap ketika dokter sudah


memeriksanya.


“apakah baru-baru ini ada kerabat dekat ibu ariella yang meninggal dunia?”


“tidak ada dok”


“suami ibu ariella? Apakah masih bersama hingga sekarang?”


“suami saya sedang bekerja sekarang”


“pernah kecelakan besar?”


Ariella yang bingung atas pertanyaan dokter yang banyak pun langsung


menganggukan kepalanya.


“iya pernah dok, delapan bulan yang lalu kalau tidak salah”


“ah rupanya begitu, dari hasil pemeriksaan ibu ariella mengalami stress


pasca kecelakaan sehingga membuat ibu ariella belum mengandung hingga sekarang”

__ADS_1


“stres yang bagaimana dok? Perasaan selama ini saya baik-baik saja”


“bisa dikatakan ini stres yang mengguncang jiwa ibu ariella tanpa sadar”


Ariella mennganggukan kepalanya, walaupun sedikit bingung tapi mengerti apa


yang dikatakan oleh dokter. Memang setelah pasca kecelakaan ariella menyadari


jika ia sering bermimpi buruk tentang kecelakaan, apalagi ia sering bertemu


emely dimimpi nya yang memncoba membunuh nya, awalnya ariella mengira jika itu


adalah bunga tidur saja, tapi setelah mendengar jawaban dari dokter membuat


ariella tersadar. Ini adalah masalah nya.


“saya sarankan ibu ariella segera bercerita pada suami,agar bisa saling


penegrtian tentang ini. Dari yang saya lihat ibu ariella sering mengalami sters


sadar karena belum juga mengandung. Ini juga harus diperhatikan ibu ariella


bercerita pada pasangan”


“baik terima kasih dok, atas sarannya”


“sama-sama buk, ini resep vitamin yang harus ibu ariella minum”


Ariella menghela nafas lega karena rahimnya baik-baik saja pasca


kecelakaan, dari bayangannya rahim nya rusak karena kecelakaan, dan syukurlah


hanya stres yang bisa ia atasi sendiri.


Setelah menebus vitaminnya ariella pulang dengan taksinya.

__ADS_1


Tak lama ariella pergi bryan keluar dari persembunyiannya bryan


mendendangar semua percakapan anatara dokter dan istrinya, tadi ketika ia


menelpon asisten rumah tangganya ia mengatakan jika istrinya tidak ada dirumah


begitupun dibutik. Akhirnya bryan menyuruh orang nya untuk melacak keberadaan


istrinya. Ketika orangnya mengatakan jika ariella berada dirumah sakit ia pun


langsung kerumah sakit dengan perasaan yang campur aduk intinya jantungnya


berdetak seakan ingin meledak, ia takut terjadi apa-apa pada istrinya.


Ketika melihat istrinya sedang memeriksakan diri karena istrinya belum juga


hamil bryan merasa lega bercampur sedih. Ia ikut sedih karena istrinya sedih.


Bryan menatap taksi istrinya hingga hilang barulah ia pergi kekantornya,


kalau dia ada pilihan ia akan memilih bersama istrinya tapi ia ada meeting


penting.


Setelah sampai dikantor bryan menelpon ariella, istrinya.


“halo sayang sedang apa?” ujar bryan sambil mengambil tabletnya


“sedang makan bersama yang lainnya, sayang sudah makan?”


“sudah, ini mau meeting. Nanti aku hubungi lagi sayang”


“iya, bye”


Bryan memutuskan panggilannya, ia tahu istrinya berbohong. Bryan lalu

__ADS_1


memanggil sekertarisnya dan mereka langsung menuju tempat meeting.


Tbc...


__ADS_2