
MWMBS2#19
Hari ini ariella memberanikan diri untuk memeriksa kondisinya kedokter,
siapa tahu memang ada yang salah pada dirinya karena ia belum juga mengandung
hingga sekarang. Atau ada hubungannya ketika ia kecelakaan beberapa bulan lalu,
entahlah intinya ariella akan memeriksakannya terlebih dahulu apapun hasilnya
ia kan menerima dengan lapang dada.
“bagaimana dok?” tanya ariella dengan penuh harap ketika dokter sudah
memeriksanya.
“apakah baru-baru ini ada kerabat dekat ibu ariella yang meninggal dunia?”
“tidak ada dok”
“suami ibu ariella? Apakah masih bersama hingga sekarang?”
“suami saya sedang bekerja sekarang”
“pernah kecelakan besar?”
Ariella yang bingung atas pertanyaan dokter yang banyak pun langsung
menganggukan kepalanya.
“iya pernah dok, delapan bulan yang lalu kalau tidak salah”
“ah rupanya begitu, dari hasil pemeriksaan ibu ariella mengalami stress
pasca kecelakaan sehingga membuat ibu ariella belum mengandung hingga sekarang”
__ADS_1
“stres yang bagaimana dok? Perasaan selama ini saya baik-baik saja”
“bisa dikatakan ini stres yang mengguncang jiwa ibu ariella tanpa sadar”
Ariella mennganggukan kepalanya, walaupun sedikit bingung tapi mengerti apa
yang dikatakan oleh dokter. Memang setelah pasca kecelakaan ariella menyadari
jika ia sering bermimpi buruk tentang kecelakaan, apalagi ia sering bertemu
emely dimimpi nya yang memncoba membunuh nya, awalnya ariella mengira jika itu
adalah bunga tidur saja, tapi setelah mendengar jawaban dari dokter membuat
ariella tersadar. Ini adalah masalah nya.
“saya sarankan ibu ariella segera bercerita pada suami,agar bisa saling
penegrtian tentang ini. Dari yang saya lihat ibu ariella sering mengalami sters
sadar karena belum juga mengandung. Ini juga harus diperhatikan ibu ariella
bercerita pada pasangan”
“baik terima kasih dok, atas sarannya”
“sama-sama buk, ini resep vitamin yang harus ibu ariella minum”
Ariella menghela nafas lega karena rahimnya baik-baik saja pasca
kecelakaan, dari bayangannya rahim nya rusak karena kecelakaan, dan syukurlah
hanya stres yang bisa ia atasi sendiri.
Setelah menebus vitaminnya ariella pulang dengan taksinya.
__ADS_1
Tak lama ariella pergi bryan keluar dari persembunyiannya bryan
mendendangar semua percakapan anatara dokter dan istrinya, tadi ketika ia
menelpon asisten rumah tangganya ia mengatakan jika istrinya tidak ada dirumah
begitupun dibutik. Akhirnya bryan menyuruh orang nya untuk melacak keberadaan
istrinya. Ketika orangnya mengatakan jika ariella berada dirumah sakit ia pun
langsung kerumah sakit dengan perasaan yang campur aduk intinya jantungnya
berdetak seakan ingin meledak, ia takut terjadi apa-apa pada istrinya.
Ketika melihat istrinya sedang memeriksakan diri karena istrinya belum juga
hamil bryan merasa lega bercampur sedih. Ia ikut sedih karena istrinya sedih.
Bryan menatap taksi istrinya hingga hilang barulah ia pergi kekantornya,
kalau dia ada pilihan ia akan memilih bersama istrinya tapi ia ada meeting
penting.
Setelah sampai dikantor bryan menelpon ariella, istrinya.
“halo sayang sedang apa?” ujar bryan sambil mengambil tabletnya
“sedang makan bersama yang lainnya, sayang sudah makan?”
“sudah, ini mau meeting. Nanti aku hubungi lagi sayang”
“iya, bye”
Bryan memutuskan panggilannya, ia tahu istrinya berbohong. Bryan lalu
__ADS_1
memanggil sekertarisnya dan mereka langsung menuju tempat meeting.
Tbc...