Married To My Boss

Married To My Boss
MWMB#50


__ADS_3

Bryan baru saja pulang dari perjalanan bisnis nya dibelanda ditemani oleh paman luke.setelah melamar ariella di paris dan mengantarkan ariella pulang ke new york bryan langsung terbang ke belanda.



Bryan sampai pukul 09.00 pagi dan ia tidak langsung pulang melainkan pergi kekantor terlebih dahulu karena ada meeting dengan mr.mike mengenai pembangunan hotel di indonesia.



Sesampainya bryan diruang kantor matanya langsung tertarik pada amplok coklat dengan lebel pengunduran diri.tidak biasanya surat pengunduran diri ada diatas meja nya karena biasanya surat pengunduran diri diserah kan pada kepala HRD.karena penasaran bryan membukan surat pengunduran diri itu,siapakah orang yang mempunyai nyali meletakan surat pengunduran diri itu.



Bryan mulai membaca dan tak lama kemudian ia merobek surat pengunduran diri itu.dengan langkah cepat dan tanpa mengambil jasnya yang sengaja ia gantungkan pada kursi kebesarannya,bryan meninggalkan ruang kantornya.



"Sir lima menit lagi meeting akan dimulai"ujar paman luke yang berpaspasan dengan bryan didepan pintu ruang kantor.bryan tidak menghiraukann paman luke ia tetap melajukan kakinya masuk kedalam lift.



"Sir..."



"Batalkan saja meetingnya"kata bryan menutup lift menuju lantai dasar



"Tapi sir..."



Sia-sia saja paman luke mencegah bryan karena bryan sudah lebih dulu menutup lift.



___

__ADS_1



Bryan menekan sandi penthouse nya dengan tidak sabaran.ia cemas.ia takut jika wanitanya benar-benar akan meninggalkannya seorang diri.


Tempat pertama yang bryan cek adalah kamar mereka dan tidak ada ariella disana.bryan memeriksa lemari pakaian milik ariella disana bryan melihat masih ada pakaian-pakaian ariella yang tersusun rapi.bryan bernafas lega.lalu melangkahkan kaki menuju dapur



"Ariel" teriak bryan namun ariella tidak ada didapur.bryan menyelusuri penthousenya mencari ariella.namun nihil ariella tidak ada dimana-mana bryan sudah mencari ke seluruh penjuru penthouse dan ariella tidak bryan temukan.bryan mulai menghubungi ariella dan lagi-lagi nomor ariella tidak bisa dihubungi.bryan duduk disofa,ia masih berpikir positif bahwa ariella tidak akan meninggalkannya,toh baju-baju ariella masih tersusun rapi ditempatnya.



____



Pukul 20.00 bryan terbangun dari tidurnya.ia ketiduran disofa karena menunggu ariella pulang.bryan berjalan menuju kamar mereka berharap ariella sudah pulang.ketika sudah membuka pintu kamar harapan bryan musnah ariella tidak ada dikamar mereka.pikiran positifnya hilang berganti dengan ketakutan.ia takut ariella meninggalkannya.


Bryan menghubungi tania,sarah bahkan ia menghubungi eden menanyakan ariella namun tidak ada satu pun dari mereka yang tahu ariella kemana.




Bryan memarkirkan asal mobilnya dihalaman mansion tidak ada waktu untuk merapikan letak mobilnya.ia ingin cepat-cepat menemui ayahnya dan meminta kejelasan semuanya.



Bryan membuka pintu mansion tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.ia berjalan menuju meja makan,yah bryan datang tepat ketika ayah dan ibunya sedang makan malam.



"Hai son,ada angin apa sehingga membuat mu datang kemari?"ujar mr.marshwan yang sedang makan malam bersama mrs.marshwan



"Aku sudah memperingati untuk tidak mengusik ataupun mengancam ariella"teriak bryan meluapkan emosinya.

__ADS_1



"Siapa yang mengusik ataupun mengancam siapa?dad tidak"elak mr.marshwan sedangkan mrs.marshwan hanya diam memperhatikan.



"Kau mengancam ariella sehingga dia pergi dari ku.kau puas sekarang?" teriak bryan berang.



"Wah,pelan kan suara mu son,ingatkah kau sedang berbicara pada siapa?"



"Aku sudah tahu semuanya dad,jangan berkelit"



"Ah rupanya kau sudah tahu.jadi daddy tidak perlu berpura-pura lagi"jawab mr.marshwan santai.



"Bangsat'' maki bryan meninju meja makan hingga pecah.


Bryan meninggalkan mansionnya dengan amarah yang masih membara.



Dari awal bryan sudah tahu mengenai ayahnya yang mengancam ariella dicaffe bukan dari ariella melainkan ia tahu sendiri ketika ia akan menghampiri ariella dicaffe tapi ia urungka karena ada ayahnya bersama ariella.bryan ingin pergi membiarkan wanitanya dan ayahnya bercakap-cakap mengakrabkan diri.namun ia salah bukan nya berkata baik ayahnya mala mengancam ariella untuk menjauhinya.


Selama ini bryan diam saja berharab ariella bercerita pada nya.


Saat sebelum pergi ke paris bryan sengaja menyewa radio untuk menyiarkan kata-kata mengenai' jika seorang pria disuruh memilih manakah yang akan dipilih wanitanya atau harta' yang ia buat untuk menyadarkan ariella.ia kira hari itu ariella mengerti maksudnya namun ia salah ariella sama sekali tidak mengerti dan malah memilih meninggalkan dirinyaa..



__

__ADS_1



__ADS_2