Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS2#4


__ADS_3

Bryan sudah berangkat kerja dua jam yang lalu, tinggallah ariella sendiri dengan asisten rumah tangga nya. ariella suntuk bukan kepalang karena tidak ada yang bisa ia lakukan, semua nya ada yang mengerjakan. karena bosan ariella mengotak-atik ponsel nya, melihat onlineshop siapa tau ada yang menarik hati. lama ariella berhadapan dengan ponsel nya tapi tetap saja tidak ada yang menarik perhatian nya. ariella meletkan ponsel nya diatas kasur, ariella berjalan menuju lemari pakaian besar nya lalu membuka nya, banyak sekali baju-baju ariella yang tidak lagi ia pakai. ariella menatap baju-baju nya agak lama dan sebuah ide muncul dikepala cantik nya. Yap, ariella akan mencoba membuka onlineshop dan menjual baju-baju yang tidak akan ia pakai lagi.


ariella membereskan pakaian-pakaian nya menjadi satu, setelah melihat tumpukan pakaian diatas kasur ariella berubah pikiran. ia kembali meletakan pakaian nya kedalam lemari. ariella belum mengatakan pada Bryan, bisa-bisa nanti ia salah lagi. ah, begitu banyak pikiran dikepala ariella.


Ting..tong....


ariella menghela nafas kasar karena si pemencet bel membunyikan bel tidak sabaran.


"sebentar!"


ariella menatap Abang nya tak berkedip, pasal nya Alex langsung masuk kedalam rumahnya begitu saja sambil menggendong Alex junior. sedangkan Alexa ia tersenyum melambaikan tangan pada ariella lalu ikut masuk kedalam rumah dengan Alexa junior digendongan nya.


Alex junior dan Alexa junior, ck. sama sekali tidak kreatif mencari nama anak, guman ariella tidak percaya.


"dimana Bryan?"tanya Alex menatap isi rumah ariella. ariella menatap Abang nya tajam.


"kau pikir dia kemana jam segini?"


"memang nya kemana?" tanya Alex seperti orang tidak tahu.


"sudah lah bicara pada mu membuat tenggorokan sakit saja" ujar ariella mengambil ponsel nya dikamar lalu menelpon bryan.


ariella mengambil alih Alexa junior dari tangan Alexa.


"ponakan aunty kalau besar nanti jangan seperti ayah mu ya, sangat menyebalkan" ujar ariella lembut tapi berhasil membuat Alex tersinggung.


"memang nya aku kenapa?"


"bukan apa-apa" jawab ariella acuh.


"Riel, berikan Alexa pada ayah nya. aku tadi membawa bahan masakan, kita masak makan siang bersama" ujar alexa

__ADS_1


ariella cilingak-celinguk mencari bahan makan siang yang dibawakan oleh alexe.


"tidak ada disini, tapi dimobil" kata Alexa tersenyum mendapati adik ipar nya kebingungan.


ariella hanya membantu mengiris atau mencuci bahan makanan sedangkan alexa memasak nya. tugas ariella sudah selesai, jadilah ia hanya melihat alexa memasak. Alexa terlihat keren dengan celemek nya membuat ariella iri saja.


tak lama kemudian Bryan sampai dirumah, tadi ketika istri nya menelpon dan mengatakan kalau ada Alex dan juga Alexa ia langsung bergegas pulang.


ariella yang melihat suaminya pulang langsung menghampiri Bryan.


"sudah pulang? cepat sekali?" tanya nya


"sudah sayang, dimana Alexa?" tanya Bryan karena hanya melihat ada nya Alex saja.


"didapur, sedang memasak"


"sayang kau ganti baju dulu, setelah itu mengobrol dengan Alex."


setelah makan siang semua nya berkumpul diruang tamu. mengobrol dengan canda ria.


"Bryan, apa ariella masih suka merengek?" tanya alex membuat Bryan langsung menoleh kearah istri nya.


"ah, kenapa melirik nya. aku tebak pasti masih. mana mungkin dia berubah begitu saja" kata Alex membuat bryan tersenyum.


"dulu ketika Riel masih kecil dia sering merengek pada ku. Abang... Riel tidak suka ini..Abang...Abang Riel mau pulang..Abang Riel tidak suka bawang..Abang Riel digangguin Bobby..hahahaa" Alex tertawa ketika menyelesaikan kalimat nya.


ariella menatap Alex tidak suka.


"aku tidak begitu, kau terlalu melebih-lebihkan" kata ariella menghampiri Alex.


"kau iya"

__ADS_1


"memang kenyataannya begitu"


ariella mendengus lalu menatap Alexa.


"pria ini dulu sering mengajak ku ketaman" ujar ariella melihat kearah Alex lalu tersenyum devil.


"lalu?" tanya Alexa


"emm....aku.."


ariella belum menyelesaikan kalimat nya namun sudah dibungkam oleh Alex.


ariella membrontak minta tolong pada Bryan atau pun Alexa tapi diantara kedua nya tidak ada yang bergerak dari tempat.


"jangan coba-coba mengatakan nya, kalau kau mengatakan nya Alexa bisa marah pada ku sebulan penuh" bisik Alex setengah memohon pada ariella.


ariella menganggukkan kepala nya dan dengan ragu Alex melepaskan bungkaman nya.


"pasti banyak anak-anak lain nya ditaman jadi bermain semakin seru" ujar Alexa menerka-nerka.


ariella hanya mengangguk lalu kemudian melotot kearah Alex. sebenar nya bukan seperti itu ceritanya, alasan Alex mengajak nya ketaman karena Alex ingin bertemu dengan gadis yang Alex sukai. ariella lah menjadi alasan nya, karena gadis yang disukai Alex sangat menyayangi ariella. mereka sudah seperti adik dan kakak. mengingat kakak nya itu ariella jadi merindukan nya.


ariella mendatangi Bryan lalu memeluk manja Bryan.


"bukan seperti itu cerita nya" bisik ariella ditelinga Bryan.


"lalu?"


"hal yang membuat Alexa marah dalam sebulan" ujar ariella cekikikan membuat Bryan tersenyum.


TBC..

__ADS_1


__ADS_2