Married To My Boss

Married To My Boss
MWMBS3#14


__ADS_3

"Hoekkkkk...hoekkkk" Oriel memuntahkan isi perutnya karena baru saja menaiki wahana kora-kora yang mengguncang perut Oriel.


"Minum biar agak legaan"ujar Aurora memberikan botol air mineral pada Oriel.


"Thanks"kata Oriel menerima air mineral dari Aurora dan meminumnya.


Aurora mengangguk lalu memijit tengkuk Oriel.


"Maaf karna gue,lo jadi kek gini"ujar Aurora merasa menyesal.


"Nope,lo masih mau main?"jawab Oriel lalu bertanya pada Aurora.Aurora menggelengkan kepalanya.


Semua wahana sudah Aurora mainkan memangnya ada yang lain,wahana kora-kora adalah wahana terakhir mereka.


"Mau naek apa lagi kan semuanya udah kita coba"jawab Aurora tersenyum


"Berarti kita pulang sekarang.ayo"ajak Oriel


"Bentaran lagi ya, kesana kuy"jawab Aurora mengajak Oriel ke tempat permaian dengan beragam hadiah.


"Gue mau boneka yang itu"ujar Aurora menunjuk boneka pororo.


"Biar gue yang main,lo tunggu aja" kata Oriel sambil membeli gelang mainnya.


Aurora mengangguk sambil tersenyum lebar.ia senang karena Oriel ingin memberikan boneka untuknya.


"Semangat" ujar Aurora mengangkat lengannya tanda semangat.


Oriel balas tersenyum lalu mulai permainan nya.


"Ais" ujar Oriel kesal karena gelangnya selalu meleset


"Bang gelang nya lagi"ujar Oriel membeli gelang lagi.


Aurora harap-harap cemas Oriel akan berhasil pasalnya sudah banyak gelang yang ia beli namun tidak ada satu pun yang masuk.


"Monyet"ujar Oriel melempar gelang terakhirnya dan lagi-lagi tidak masuk.


"Besok gue beliin yang besar dari ini.boneka nya jelek"ujar Oriel mengajak Aurora meninggalkan tempat permainannya.


Aurora tersenyum atas tingkah Oriel.


"Kalau gak bisa mainnya jangan menghina dong mas"gerutu mamang gelangnya

__ADS_1


"Bodok"


"Mas maafin pacar gue ya"ujar Aurora agak berteriak pada penjual gelang.


Oriel mengajak Aurora ketempat penjual gulali dan berhasil membuat Aurora kembali tersenyum.


"Gue mau dua mumpung Oriel yang bayar"ujar Aurora pada penjual gulali membuat Oriel tersenyum


"ORIEL"teriak Aurora tak percaya


"Lo senyum sumpah ganteng banget"sambung Aurora membuat senyum Oriel seketika lenyap


"Apaan sih"ujarnya.


"Senyum nya mana,Oriel pacarnya Aurora senyum dung"goda Aurora sambil menyubit kedua pipi Oriel.


"Lepas sakit elah"


"Senyum dulu baru gue lepas"jawab Aurora mengangkat satu alisnya.


"Nih.gue udah senyum sekarang lepas"ujar Oriel tersenyum paksa


"Lo senyum terpaksa gini aja ganteng"kata Aurora menatap Oriel terpana.


"Makasih mas"


"Sama-sama neng"


____


"Akhirnya gue bisa makan gulali tanpa ada yang marahin"ujar Aurora membuat Oriel menoleh kearah Aurora.ia masih bersyukur karena orang tuanya tidak terlalu melarangnya.


"Makasih ya ini kali kedua gue makan gulali seumur hidup gue"sambung Aurora dengan tulus sambil memakan gulali nya yang kedua.


"Hm" jawab Oriel dengan deheman karena ia tidak tahu harus bicara apa.


Aurora memakan gulalinya tanpa sadar ada yang lewat didepannya menabraknya.Oriel yang terkejut langsung menangkap Aurora agar tidak terjatuh. sekarang Aurora seperti berada di ftv yang sering kakaknya tonton.saling bertatapan dengan Oriel yang tampan.


"Yah gulali gue"ujar Aurora sedih ketika gulalinya jatuh ke tanah.


"Beli lagi aja"kata Oriel mengajak Aurora untuk kembali ke tempat penjual gulali.


"Au perut gue"ujar Aurora sambil memegang perutnya membuat Oriel menghentikan langkahnya.

__ADS_1


"Perut lo kenapa?"tanya Oriel panik


"Sakit.sakit banget"keluh Aurora sambil memegang lengam Oriel kuat. Dan akhirnya pingsan dipelukan Oriel.


Karena panik Oriel menggendong Aurora masuk kedalam mobil.


Oriel melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata menuju apartemennya.


Setelah sampai diapartemen Oriel membawa Aurora kedalam kamarnya.menidurkan Aurora dikasurnya.


Drtt...drt....


Oriel merogoh saku celananya dan mengambil ponselnya.


Tidak ada panggilan diponselnya namun bunyi panggilan masuk masih berbunyi.


Oriel mengambil ponsel di tas kecil milik Aurora dan benar ponsel Auroras yang berbunyi.


Mommy cantik👸 is calling....


Oriel mengangkat ponsel Aurora.


"Hallo sayang kamu dimana?,kenapa belum pulang?"


"Maaf tante ini saya Oriel,Aurora nya udah tidur kayaknya kecapean tadi.mau saya bangunin te Auroranya"


"Oh begitu,jangan dibangunin Aurora susah tidur orangnya jadi jangan ya Oriel."


"Tante,Aurora menginap disini boleh?"


"Iya boleh asal anak tante jangan diapa-apain"


"Engga diapa-apain ko tante,oh ya om bryan mana te?Oriel mau minta izin sekalian"


"Daddy nya Aurora lagi diluar kota.kalau gitu tante tutup ya telponnya.kalau Aurora udah bangun bilang kalo tante nelpon"


"Iya te"


Tut ..tut...


Oriel meletakan ponsel Aurora diatas nakasnya,lalu mengambil bantal dan selimut cadangan.


Setelah menyelimuti Aurora Oriel berjalan menuju sofa bad dikamarnya.sepertinya ia malam ini akan tidur di bad sofa dan merelakan kasur nya untuk Aurora.

__ADS_1


__ADS_2