Mengapa Harus Sahabat Ku?

Mengapa Harus Sahabat Ku?
diving bersama.


__ADS_3

Agis senyum melihat Ibra dan Alan yang tengah berenang, terlihat sang paman masih memeluk dirinya sendiri karena kedinginan.


"paman ? enggak turun ?"


Tanya Agis terkekeh kecil. Jimi sudah siap mencebur kan diri ke kolam.


"Dingin gis !"


Jawab Susanto lalu mendekati Bibi yang tengah menggendong si kembar.


"Apa sih ? malu ah udah tua !"


Sahut bibi membuat Rosa terkekeh kecil.


Agis mengambil ponsel nya lalu berpose cantik di dekat kolam renang itu.


Agis langsung mengunggah nya di Instagram miliknya dengan hastag.


"Terima kasih sudah membuat senyum ini terbit pada bibir ku !"


*


"kak, kamu turun enggak ?"


Tanya suci yang hendak menceburkan diri.


"Aku enggak ah!"


tolak Agis menoleh ke arah Ibra. pria itu tidak mengizinkan Agis berenang beserta para cowok meskipun mereka keluarga.


"Nanti siang kita pergi diving ya sayang !"


Ujar Ibra mendekati istri nya itu.


Pria ini sudah mulai posesif.


Tapi Agis suka karena itu pertanda bahwa Ibra benar benar menyayangi nya.


Setelah asik berenang mereka naik ke permukaan untuk sarapan pagi, Agis melihat ke arah luar dimana terlihat beberapa turis asing berdatangan ke pulau tersebut.


"Mas, ikan bakar enak seperti nya. seperti buatan kamu waktu itu."


Ujar Agis mengingat saat Ibra menangkap beberapa ikan untuk sarapan mereka berdua.


"Ya, nanti mas suruh si bapak bakar ikan buat kamu !"


jawab Ibra, dua orang nelayan yang waktu itu menolong mereka Ibra ajak untuk bekerja di resort milik nya, kedua nya begitu senang karena punya pekerjaan tetap dan tidak harus melaut lagi.


"Mas, Jangan lupa kita pergi diving !"


"ya sayang !"


Jawab Ibra mengusap kepala istri nya.


Alan memperhatikan kakak nya yang terlihat bahagia, Ia bersyukur dengan keadaan mereka sekarang.


Alan tak lagi melihat wajah sendu seperti saat bersama Rayan. Diam diam Alan selalu memperhatikan Agis dan iba saat ia hanya bisa duduk di kursi roda.


Tapi keadaan itu sudah berlalu, Agis kini sudah bahagia bersama Ibra.

__ADS_1


Agis masuk ke kamar lalu membuka pintu balkon yang mengarah ke dalam hutan, Udara begitu sejuk dan beberapa hewan terlindungi dan terpelihara dengan baik semenjak Ibra membuat resort itu.


Agis tak lagi melihat hutan yang gelap dan menyeramkan, matahari bersinar dengan terangnya memasuki pedalaman hutan hingga terang.


Agis terperanjat saat tangan ibra melingkar di pinggang nya, pria itu mendekap nya hangat lalu mencium pipi nya berulang kali.


"Mas, bagaimana cara Agis berterima kasih sama kamu ?"


Tanya Agis membalikkan tubuhnya menghadap Ibra. pria itu hanya mengulas senyum lalu mendekat kan wajahnya. meraup bibir istrinya lalu mencium nya dengan lembut.


Agis memejamkan mata nya dan membiarkan Ibra mencumbu bibirnya, melingkar kan tangan nya pada pinggang Ibra.


Ibra melepaskan ciuman nya lalu menatap wajah Agis penuh cinta.


"Mas hanya ingin melihat kamu bahagia, tidak mau kamu sedih. jadi sebisa mungkin mas akan berusaha untuk membahagiakan kamu."


cetus Ibra lalu mengajak Agis keluar dari kamar untuk naik kapal.


"kita pergi diving sekarang mas ?"


tanya Agis berjalan menuju dermaga.


Kali ini mereka hanya pergi berdua saja, Ibra mengatakan ingin berdua dengan Agis di kapal pesiar mengarungi lautan yang indah dan luas seluas cinta nya pada Agis.


"Mas Kita pergi berdua saja ?"


Ibra mengangguk lalu mengajak Agis naik ke kapal.


"Ayo sayang, kita pergi honeymoon berdua !"


Ajak Ibra mengulurkan tangannya pada Agis, istri nya itu tersenyum senang lalu naik bersama Ibra.


Tutur Agis masih dalam genggaman Ibra.


"ya tapi kali ini kita pergi berdua !"


Ajak Ibra lalu menghampiri peralatan untuk mereka diving.


"Tapi kamu enggak lagi ada keluhan kan sayang ?"tanya Ibra mengingat Agis yang tengah hamil muda.


"enggak mas, Agis baik baik saja !"


jawab Agis lalu membawa pakaian diving ke dalam.


"Tunggu ya mas, Agis ganti pakaian dulu !"


tambah Agis dan di anggukan oleh Ibra.


Tak lama Agis keluar dari kamar sudah dengan pakaian diving nya, Gegas seseorang membantu nya memakai kan tabung dan peralatan lainnya.


"Sudah siap sayang ?"


Agis mengangguk lalu mencebur setelah menggunakan sepatu katak.


Dua orang mengikuti mereka untuk merekam kebersamaan mereka di bawah laut.


Ibra terus menggenggam tangan nya melihat macam macam terumbu karang yang begitu indah, ikan ikan yang beragam bentuk dan warnanya yang membuat kagum.


Agis begitu bahagia dan tidak menyangka bahwa ia bisa kembali menikmati keindahan bawah Laut yang selalu membuat nya takjub.

__ADS_1


Agis mendekat kan diri pada Ibra, Ibra tersenyum lalu merangkul pundak Agis kemudian berfoto bersama.


Satu jam berlalu keduanya naik ke permukaan, Ibra rasa cukup dan tidak baik jika terlalu lama dan bawah air.


"Hup....!"


Agis membuka oksigen nya lalu memeluk Ibra.


"Mas, Agis tuh seneng banget. terima kasih !"


Ibra mengangguk lalu mencium kening Agis.


Semua usaha ia persembahkan memang untuk keluarga terutama istri dan anak anak nya.


"Ini hasil foto dan rekaman nya pak !"


ucap seorang pria memberikan hasil rekaman mereka dan hasil nya sangat bagus.


"Oke, terimakasih!!"


jawab Ibra lalu mengajak Agis untuk mengganti pakaian di kamar.


"Kita ganti pakaian dulu sayang !"


Agis mengangguk lalu keduanya masuk ke kamar mandi.


lepas mandi dan berganti pakaian, kedua nya duduk di kursi menghadap air yang biru.


Ibra beranjak mengambil makanan yang ia pesan untuk mereka berdua.


"Sayang minum dulu teh hangat nya."


Ucap Ibra dan di angguk kan oleh Agis.


"Mas, Agis mau lihat hasil foto foto Nya !"


Ucap Agis lalu Ibra mendekat dan memperlihatkan foto foto mereka.


"Bagus mas, boleh enggak Agis unggah ke sosmed !"


Ibra mengangguk sambil tersenyum lalu mengirim foto foto tersebut ke ponsel milik Agis.


Agis langsung mengunggah nya ke laman Instagram milik nya dengan hastag. "Alhamdulillah bisa kembali pergi diving setelah beberapa waktu hanya duduk di kursi roda, terimakasih my husband ku !"


Agis senyum lalu memposting kebersamaan nya di bawah laut.


Siapa yang pertama kali melihat postingan Agis?


tentu saja Rayan dan ia hanya bisa menghela nafas panjang.


*


*


**


bersambung...😍😍😍


Terimakasih para reader yang masih setia.

__ADS_1


__ADS_2