
Rasa nya tidak betah jika hanya berdiam di kamar saja, keduanya pergi jalan jalan di sekitar alun alun kota Jogja. Seakan tak ada lelah untuk menikmati keindahan serta kesejukan udara kota itu.
Ibra mengajak Agis jalan jalan di sekitar Malioboro, keadaan tampak ramai pejalan kaki.
Sepanjang jalan pria itu terus menggenggam tangan Agis. Seakan takut kalau istrinya itu hilang.
"Kita duduk di sini dek !"
Ajak Ibra duduk di kursi kosong yang berada pinggiran jalan.
Agis mengangguk lalu membuka makanan dan minuman yang mereka beli tadi di jalan.
Ibra mengajak Agis untuk berfoto, tentu senyum bahagia yang terpancar dari wajah wanita cantik itu.
"Kamu capek enggak ?"
Tanya Ibra memperhatikan Agis yang tengah memakan bakpia pathok rasa coklat.
"Capek, tapi seneng juga mas !"
jawab Agis senyum lalu bersandar pada tubuh Ibra.
"Setelah ini ita pulang ya, kita naik taksi saja biar cepat sampai hotel !"
Agis mengangguk lalu melanjutkan makanan nya.
Usai itu Agis dan Ibra kembali ke hotel menggunakan taksi, jalanan lengang tidak riuh seperti jakarta. udara juga begitu dingin.
Tak lama mereka sampai di hotel, Ibra langsung mengajak Agis masuk.
Agis memijat keningnya yang terasa sedikit pusing, Ia duduk di tepi ranjang sambil memijat keningnya.
"Kamu kenapa sayang ?"
Tanya Ibra duduk di samping Agis.
"Sedikit pusing mas !"
Jawab Agis membuat Ibra tertegun, mungkin istri nya itu kelelahan.
"Ya sudah ganti pakaian dulu saja dek, nanti mas pijit kepala nya ya !"
Agis mengangguk lalu Ibra membantu nya beranjak ke kamar mandi.
keduanya naik ke ranjang lalu Ibra memeluk tubuh Agis sambil memijat lembut kepala nya yang terasa pusing.
"Mungkin kamu kelelahan sayang !"
Agis hanya mendongak ke arah Ibra.
"Ya mungkin mas, Tapi udah mendingan ko!"
jawab Agis memejamkan mata nya bersandar pada Ibra.
"Mau minum obat sayang ?"
Agis menggeleng kan kepala nya lalu mengajak Ibra untuk merebahkan tubuhnya di kasur empuk itu.
Udara begitu dingin padahal mereka tidak menyalakan pendingin.
Ibra mencium kening Agis yang sudah terlelap tidur, Ibra memandang wajah Agis yang sedikit pucat. apa istri nya itu sakit ?
__ADS_1
Ibra membawa Agis dalam pelukan nya lalu ikut terlelap.
**
Rayan memperhatikan story Instragram Agis yang menampilkan kemesraan nya dengan Ibra di kereta api dan Malioboro.
Seperti nya mereka tengah jalan jalan di Jogja, Agis memang pernah mengatakan ingin pergi jalan-jalan ke Malioboro, Namun Rayan belum sempat mewujudkan keinginan nya.
Sekarang Agis sudah bahagia dengan Ibra, dulu Agis juga memberi nya kesempatan untuk itu namun ia sia sia kan dan malah tergiur sesuatu yang semu.
Rayan menatap langit yang gelap tanpa bintang, seperti hatinya yang sunyi dan sepi.
"Mana bisa aku mendapatkan seperti dirimu lagi?"
Gumam Rayan lalu memejamkan mata nya mengingat kebersamaan nya dengan Agis.
Perempuan yang dulu selalu ia genggam kemanapun ia pergi, wajah yang selalu ia pandang sebelum mata terpejam. dan tubuh yang selalu membuat nya candu, apa kurang nya Agis? kenapa kamu begitu bodoh Rayan?
Batin nya terus meringis Pedih karena ia telah kehilangan bintang di hidup nya.
Tak ada warna dan cahaya seperti saat ia bernaung bersama satu atap penuh cinta.
Tapi semua sudah hilang? Ia kehilangan seseorang yang ternyata begitu berarti seperti Udara yang menghidupkan.
Lantas apa yang saat ini ia rasakan ?
Sesak yang kian mendesak jiwa !
Putusan pengadilan Erika sudah keluar, apa yang terjadi juga karena Ulah arsen hingga pengadilan menjatuhkan vonis sepuluh tahun penjara.
Sebenarnya iba dengan Erika, tapi Rayan kesal karena Erika susah sekali di atur.
***
Waktu menunjukkan pukul tiga pagi, Agis membuka mata saat merasakan sensasi mual yang tiba tiba.
Gegas Agis beranjak dari ranjang lalu berlari kecil ke kamar mandi.
Ibra membuka mata nya lalu mendengar Agis yang mual dan muntah di kamar mandi.
Gegas ia beranjak dari ranjang menghampiri Agis di dalam.
"Sayang, kamu kenapa ?"
Tanya Ibra memijat tekuk leher Agis pelan.
Ibra tertegun menatap wajah Agis yang tampak pucat, gegas ia mengangkat tubuh Agis keluar kemudian membaringkan nya di ranjang.
"Sebentar mas pesan teh hangat dulu ya !"
Agis mengangguk memperhatikan Ibra yang tengah menelpon. Usai itu Ibra kembali menghampiri nya.
"Sayang, perut kamu sakit ?"
Tanya Ibra memindai wajah Agis sambil membelai rambut nya.
"Enggak tahu mas, tiba tiba aja mual !"
Jawab Agis, ia terdiam mengingat bahwa ia belum menstruasi lagi sepulang dari umrah kemarin.
Harus nya Minggu lalu ia mendapatkan tamu bulanan, tapi sampai saat ini belum juga dapat.
__ADS_1
Apa mungkin ia hamil ?
Agis tak menampik bahwa ia mengharapkan hal itu, tapi Ia juga tidak ingin terlalu berangan.
Tak lama pesanan teh hangat dan bubur tiba, Ibra langsung menerima dan membawa nya ke hadapan Agis.
"Minum dulu sayang, biar kamu enggak mual. Mas juga pesan kan kamu bubur !"
Ujar Ibra menyodorkan gelas tersebut.
"Terima kasih mas !"
Ibra mengangguk sembari mengusap kepala Agis.
"Mau langsung makan bubur juga ?"
Agis menatap bubur ayam tersebut dan rasa nya malah kembali mual.
"Mas...!"
Ujar Agis lirih dengan manjanya.
"Apa sayang ?"
Tanya Ibra menatap wajah Agis.
"Maaf ya mas, Agis enggak mau makan bubur itu !"
Ibra mengulas senyum lalu mengangguk kan kepalanya.
"Ya sudah nanti mas yang makan kalau kamu enggak mau !"
Jawab Ibra merengkuh tubuh Agis lalu mencium pucuk kepala nya berulang kali hingga membuat geli.
Agis menoleh ke arah Ibra yang langsung menatap nya, pria itu mengulas senyum lalu mendekat kan wajah nya.
Ibra mulai meraup bibir nya lalu mulai mencium bibir Agis dengan lembut dan penuh kasih.
Agis merangkul leher Ibra dan membiarkan suami nya itu berbuat sesuka hati mencumbu nya dengan cinta.
Pagi yang dingin berubah hangat dan nyaman kala keduanya kembali bersatu di bawah selimut tebal.
**
*
*
kalau Agis sudah kepikiran tentang menstruasinya yang telat, tapi tidak dengan Ibra. Ia sendiri tidak ingin menuntut hal itu dari Agis sebab khawatir istri nya kepikiran dan teringat masa lalu, jadi Ibra jalani saja dan percaya bahwa tuhan akan memberikan anugrah Itu saat tuhan rasa keduanya siap menerima nya.
*
*
**
bersambung.
happy weekend.
Terima kasih sudah mampir 😍😍😍
__ADS_1