MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA

MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA
Episode 34 - CIUMAN PERTAMA


__ADS_3

"Abang ingin mengajakmu ikut lomba dansa ke dalam, ayo ikut," saut Gara


"Aku gak bisa dansa. aku juga nggak ingin. sebaiknya abang ajak ceweknya tadi berdansa saja. abang tenang saja, aku tidak marah kok. abang memang sudah seharusnya cari penggantiku jika kontrak di kesepakatan selesai," jawab Dina


"Abang hanya mau berdansa denganmu," saut Gara


Gara kemudian menggeret Dina masuk kedalam gedung lalu menuntun Dina berdansa. Awalnya Dina memberontak tidak ingin berdansa. Tapi karena Dina tidak ingin semua orang fokus melihatnya, akhirnya Dina memilih mengikuti tuntunan Gara yang memandunya berdansa.


Ketika mengikuti lomba dansa, banyak suara suara disekitar yang membicarakan Dina. Karena sebagian besar tamu undangan adalah teman Dina waktu kuliah. Banyak tamu undangan yang membicarakan hal hal buruk tentang Dina.


"Wah Dina akhirnya dapat mangsa baru yang siap di porotin," ucap Orang A


"Eh itu bukanya cowoknya dulu ya? betah aja itu cowoknya mau balikan sama dia," ucap Orang B


"Padahal dulu gue dukung banget loh itu cowok ninggalin gadis manja itu, gadis manja itu juga sombongnya amit amit," saut Orang A


"Dia kan habis bangkrut, gadis manja kaya dia mana betah hidup susah. siap siap aja itu cowok kena palak tas hermes. ingat nggak dulu dia pernah pamer tas hermesnya sama kita? keluaran terbaru seharga 120 juta sis," saut Orang C


"Haha.. pasti nggak lama itu cowok yang pacaran sama dia. lihat saja nanti," saut Orang B


"Halah, paling sebulan bubar. mana ada cowok betah dengan cewek matre kaya dia," saut Orang A


Dina yang mendengarkan ucapan dari orang disekitarnya hanya bisa diam dan menahan kesedihanya. Dina menahan diri untuk tak menangis. Dina memaklumi kebencian orang orang kepadanya. Bagi Dina mungkin ini hukuman karma karena kesombonganya di masa lalu.


Walaupun Dina merasakan sakit hati diselingkuhi tapi banyak orang yang justru membela Gara dan para mantanya yang lain meninggalkanya. Dina tidak akan melakukan pembelaan diri karena Dina bukan tipe orang yang suka menjatuhkan.


"Aku harus kuat, ini sudah resikoku, gak apa apa orang menilaiku buruk. aku memang pantas mendapatkan cacian ini," batin Dina.


Sementara Gara yang juga mendengar ucapan orang orang menjadi merasa bersalah pada Dina.

__ADS_1


Selama ini Gara tidak tahu kalau banyak teman teman Dina yang malah mendukungnya meninggalkan Dina. Gara merasa ikut sakit hati ketika Dina dianggap banyak orang memanfaatkan dirinya. Padahal Gara sadar jika dirinya yang bersalah di masa lalu.


Sekarang ini, Gara harus berjuang menghilangkan rasa trauma Dina menjalin cinta dengan laki laki. Apa yang dirasakan Dina saat ini sungguh tidak etis jika dikaitkan dengan sikap Dina di masa lalu. Gara tidak menerima segala bentuk ejekan atau tuduhan yang mengarah ke Dina.


"Aku tidak akan membiarkanmu seperti ini, maaf aku harus membungkam mulut mereka dengan caraku," batin Gara


Tak lama kemudian, Gara sedikit mempercepat tempo dansanya. Gara seperti seseorang yang sangat ahli dalam berdansa. Setelah itu Gara melakukan atraksi dengan sedikit menjatuhkan tubuh Dina lalu mencium bibir Dina.


"Cup" (Gara mencium bibir Dina)


Semua penonton histeris melihat perlakuan Gara terhadap Dina.


Ciuman yang dilakukan Gara bukan sekadar kecupan. Tapi Gara menjelajahi mulut Dina dengan mulutnya. Gara awalnya tidak mendapat akses menjelajahi bibir Dina. Namun ketika Gara sedikit menggigit bibir Dina akhirnya membuat Dina membuka mulutnya. Saat Dina membuka mulut Gara mulai leluasa menyatukan mulutnya dengan Dina.


"Bibirmu sangat manis istriku," batin Gara


Sementara Dina hanya diam karena perasaannya bercampur aduk. Setelah berciuman, Gara mengusap bibir Dina lalu mengatakan sesuatu.


Dina hanya terdiam karena kaget dengan apa yang dialami.


Gara tahu Dina sangat syok dengan ciuman yang diberikanya. Setelah berciuman, Gara pelan pelan kembali menuntun Dina berdansa hingga akhirnya acara lomba selesai.


+++++++++++


Selesai berdansa, Dina masih diam tak ingin bicara dengan Gara. Dina marah dengan aksi nekat Gara terhadapnya. Sementara Gara saat itu terus mengajak Dina mengobrol walaupun Dina menjawab seadanya.


"Abang suapi puding mau? atau kamu mau minum apa? kamu ingin makan apa abang ambilkan?" tanya Gara


"Aku tidak lapar," jawab Dina singkat

__ADS_1


"Kamu coba puding buah yang abang bawa ini, kamu suka strawberry kan? cobalah ini," ucap Gara


"Tidak terima kasih," jawab Dina


Tak lama kemudian, tak sengaja air mata menetes di mata Dina. Gara yang melihatnya langsung mengusapinya dengan tanganya.


"Jangan sedih, abang minta maaf karena tadi," ucap Gara


Dina hanya diam dan sibuk membesihkan air matanya dengan tissue.


"Din, apa tadi ciuman pertamamu?" tanya Gara


"Iya," jawab Dina tak menatap Gara


Gara sangat bangga dengan pengakuan Dina. Tanpa berpikir panjang, Gara memegang tangan Dina dengan erat lalu mengatakan sesuatu.


"Terima kasih, jaga terus untuk abang ya? abang pastikan setelah ini namamu akan bersih," ucap Gara


Dina hanya terdiam


15 menit kemudian ada pengumuman pemenang lomba dansa. Lomba dansa dinilai berdasarkan vote 5 dewan juri yang hadir. Berdasarkan vote dewan juri, Gara dan Dina terkejut ketika menenangkan lomba dansa sehingga berhak dapat hadiah paket travel di Bali.


Setelah rangkaian acara selesai, Gara dan Dina menemui Fabian dan Vera untuk mengucap selamat dan berpamitan.


"Selamat atas pernikahan kalian," ucap Dina


"Terima kasih Din," jawab Vera


"Aku juga ucapkan selamat untuk kalian berdua, terima kasih untuk paket travelnya ke Bali, kalian pasti tahu aku siapa, jadi jangan menanyakan bagaimana aku bisa masuk tamu undangan disini" ucap Gara

__ADS_1


"Ok thanks," jawab Vera


Vera dan Fabian sudah tahu dengan atas nama siapa Gara hadir di pernikahanya. Sementara Dina masih berpikir pikir atas nama siapa Gara bisa hadir di pernikahan Fabian dan Vera.


__ADS_2