MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA

MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA
Episode 58 - KECELAKAAN


__ADS_3

Gara sangat marah melihat Berlina hanya diam saja. Ekspresi Berlina terlihat seperti seorang istri yang terbiasa memergoki suaminya. Gara yang melihat Berlina hanya diam saja hendak menjawab pertanyaan teman Berli. Namun belum juga menjawab, Dina melepas genggaman tanganya kemudian berlari meninggalkan Gara.


"Dina !!! " teriak Gara


Gara kemudian berlari mengejar Dina


Dina saat itu terus berlari tak mempedulikan Gara yang mengejarnya. Dina menangis karena tak bisa menahan rasa sesak dihatinya. Setelah sebelumnya ada wanita yang mengaku punya anak dari Gara, kini ada lagi sosok wanita diduga istri Gara. Walaupun kebenarannya belum pasti, Dina merasa hatinya sudah susah untuk kembali mempercayai Gara.


Dina sebelumnya sudah berjanji untuk menutup kepada para laki laki,


Dina sebelumnya sudah berjanji agar tidak menggunakan perasaan selama menikah


Dina sebelumnya juga sudah berjaji untuk tidak menangisi Gara ketika bersama wanita lain


Tapi malam ini janji janji itu sudah Dina ingkar semua. Bagi Dina pilihan meninggalkan Gara sejauh jauhnya adalah yang terbaik.


"Aku harus pergi dari sini. aku tidak kuat. aku ternyata rapuh. aku sangat bodoh. ini salahku,aku yang tidak menerima pernikahan ini, aku yang membuat kesepakatan, aku yang tidak ingin pernikahan ini di publis, tapi pada akhirnya aku yang menangisinya, aku sangat payah," batin Dina


Semakin lama Dina berlari, pergerakan Dina semakin lambat. Namun Dina tetap memaksakan berlari sejauh mungkin karena Gara terus memanggilnya.


"Dina !!!" teriak Gara


Dina saat itu hanya terus berlari dan tidak berpikir arah jalan yang diambilnya. Dan saat sampai di jalan raya, Dina tidak fokus ada kendaraan yang melintas. Sehingga peristiwa tak diinginkan terjadi....


"Aaaaaaa....." teriak Dina


"Brakkk...." (Dina tertabrak mobil)


Dina saat itu berlumuran darah dan kondisinya sangat lemah

__ADS_1


"Dina !!! " teriak Gara


Gara saat itu menangis menghampiri Dina yang kecelakaan. Sementara Dina yang melihat Gara menangis hanya tersenyum lalu mengatakan sesuatu.


"Bang, se..moga a..abang ba...ha...gia" ucap Dina lemas


"Dina, kita ke rumah sakit ya? jangan banyak bicara, abang mohon bertahanlah," jawab Gara menangis


Dina yang kondisinya lemas saat itu akhirnya pingsan. Gara sangat panik melihat Dina tak sadarkan diri. Tanpa berpikir panjang, Gara langsung menyuruh pemilik mobil yang menabrak membawanya ke rumah sakit.


"Cepat, bantu aku bawa istriku ke rumah sakit," ucap Gara


++++++++++++++++


Dalam perjalanan di rumah sakit, Gara terus berusaha menyadarkan Dina yang pingsan. Perasaan Gara saat ini sangat sedih dan takut kehilangan Dina. Gara tak tahu bagaimana masa depan kehidupanya jika kehilangan Dina.


15 menit kemudian, Gara sudah sampai di rumah sakit. Di rumah sakit, Gara saat itu langsung membawa Dina ke IGD. Setelah ditangani oleh dokter, Gara tinggal menunggu hasil pemeriksaan di luar.


"Ya Tuhan, selamatkan istriku," ucap Gara


Tak lama kemudian, pemilik mobil yang menabrak Dina datang menghampiri Gara. Pemilik mobil saat itu memberikan ponsel Dina pada Gara.


"Maaf Pak,ini sepertinya ponsel ibunya tadi," ucap pemilik mobil


"Baiklah, terima kasih ya," jawab Gara


"Pak, saya minta maaf atas kejadian tadi. saya bersedia tanggung jawab untuk pengobatan," jawab Pemilik mobil


"Tidak perlu, anda tidak salah. anda tak perlu bertanggung jawab. maaf atas kelalaian saya menjaga istri saya," saut Gara

__ADS_1


"Baik Pak, saya permisi," jawab Pemilik mobil


Setelah kepergian pemilik mobil, Gara saat itu tak sengaja mendapati ponsel Dina berdering. Dalam layar ponsel terlihat jelas nama Luqman yang menelepon Dina. Gara sangat geram Luqman menelepon Dina terus terusan.


"Sial, apakah pria ini mau mendekati Dina, awas saja jika dia macam macam," ucap Gara


Ponsel Dina terus berdering dan Gara terus mengabaikanya. Hingga puncaknya, Luqman mengirimkan pesan yang membuat Gara naik pitam


📩 "Mbak Dina, kamu dimana? apakah Mbak Dina sudah pulang? saya cari di tolilet Mbak tidak ada. sekarang acara sudah selesai, dan Icha ingin ketemu Mbak Dina, saya izin video call ya Mbak?" pesan Luqman


Gara yang kesal saat itu mengirim Luqman pesan agar Luqman tidak mendekati Dina


📩 "Jauhi Istriku, aku suami Dina. Dina sudah bersamaku" pesan Gara


Tak lama setelah Gara membalas pesan, tiba tiba Luqman melakukan video call. Gara sangat geram dengan Luqman yang mengganggunya. Tanpa berpikir panjang, Gara menerima ajakan video call dari Luqman.


📱"Hei siapa kamu?" tanya Luqman


📱 "Sudah aku bilang, aku suami Dina. jangan pernah dekat dengan istriku," jawab Gara


📱"Dina belum menikah. mana mungkin Dina bersuami. kamu takut Dina akan menjadi istriku?" tanya Luqman


📱"Aku sudah menduga diam diam kamu itu licik ingin mendekati istriku. kamu menggunakan anakmu sebagai modusmu mendekati istriku. tapi aku tidak akan pernah diam. kamu akan hancur jika berhadapan denganku," saut Gara


📱"Benarkah? sebaiknya kamu jangan mengada ngada, ayo kita bersaing secara sehat, siapa yang dipilih Dina itulah yang berhak atas Dina," jawab Luqmam


📱"Kamu percaya atau tidak, aku tak peduli. aku sudah menikahi Dina. aku tidak suka main main, tunggu kehancuranmu jika kamu mau merebut Dina dariku," saut Gara


Gara kemudian menutup ponselnya lalu memblokir nomer Luqman

__ADS_1


__ADS_2