MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA

MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA
Episode 55 - SAMA SAMA BERBOHONG


__ADS_3

Pagi hari, Dina melakukan rutinitas biasanya berjualan di kantin. Namun disaat Dina sedang melayani pembeli, Dina melihat Luqman ada di parkiran memperhatikan. Awalnya Dina mengira Luqman ingin pesan makanan tapi menunggu para pembeli yang masih ramai di kantin. Tetapi saat kantin sudah mulai sepi, Luqman menghampiri Dina tidak membeli makananya.


"Saya mau bicara hal penting pada Mbak Dina, apa Mbak Dina hari ini ada waktu?" tanya Luqman


"Hal penting apa Mas? katakan saja mumpung masih sepi pembeli, beberapa menit lagi biasanya akan ramai lagi," jawab Dina


"Hari ini di TK tempat Icha bersekolah ulang tahun. nanti malam ada kegiatan pentas seni dari anak anak TK disana. Icha ikut pentas seni tari, dan Icha ingin seperti anak anak lainya orangtuanya lengkap datang," ucap Luqman


"Terus Mas dan mantan istrinya bagaimana? tentu saja Icha menginginkan kehadiran kalian," jawab Dina


"Masalahnya itu, klub futsal yang saya latih ada laga yang tak bisa ditinggalkan. sementara mantan istri saya sudah tidak peduli dengan Icha. Jadi saya bermaksud minta tolong sama Mbak Dina untuk menemani Icha nanti. bagaimana Mbak?" ucap Luqman


"Duh, saya juga bingung Mas kalau mendadak gini," jawab Dina


"Mbak Dina tenang saja urusan gaun dan make up nanti biar saya tanggung. saya mohon Mbak, saya tidak bisa melihat Icha sedih nantinya," saut Luqman


Dina saat itu sebenarnya ingin menolak. Dalam pikiranya, Gara pasti marah dan menolaknyam Tetapi membayangan kesedihan Icha membuat Dina luluh. Dina adalah tipe orang yang tidak bisa melihat anak kecil menangis.


"Baik Mas, saya bersedia hadir," ucap Dina


"Terima kasih Mbak, nanti saya kabari masalah gaun dan make up nya," jawab Luqman


"Baik Mas," saut Dina


"Oh iya, saya beli semua ya gorengan Mbak ini? mau saya kasihkan ke anak didik futsal saya yang berlatih," tanya Luqman


"Baik Mas," jawab Dina

__ADS_1


+++++++++++++++++


Sore hari, Dina yang berada di ruang kantor saat itu mendapat kabar kalau Gara lembur jam 9 malam.


Dina sedikit merasa lega karena dengan lemburnya Gara, Dina tak perlu memikirkan cara mendapatkan izin Gara. Karena jika berhubungan dengan Luqman, Gara pasti menolaknya.


"Syukurlah, Bang Gara hari ini lembur. aku jadi bisa menemani Icha nanti ke pentas. paling sebelum jam 9 malam aku sudah sampai rumah," batin Dina


Tak lama kemudian, Luqman menggendong Icha masuk kedalam ruangan Dina lalu mengatakan sesuatu.


"Mbak Dina, hari ini aku titip Icha ya? Icha sudah bersedia mau ditemani Mbak Dina. sebentar lagi tata rias dan gaun Mbak Dina datang," ucap Luqman


"Baik Mas, terus Mas nanti pulang jam berapa? saya tidak bisa pulang larut malam," jawab Dina


"Nanti saya kabari ya Mbak? setelah menemani club futsal saya tanding, saya akan langsung ke TK," saut Luqman


"Ada kok Mbak, undangnya ada di tas Icha. nanti Mbak bisa lihat undanganya," jawab Luqman


"Oke," saut Dina


"Saya pamit dulu Mbak, jaga Icha ya Mbak, kalau ada apa apa bisa hubungi saya," jawab Luqman


"Iya Mas," saut Dina


Luqman kemudian pergi meninggalkan Dina dan Icha di ruang kantor. Setelah kepergian Luqman, Icha saat itu mengatakan sesesuatu pada Dina.


"Tante, nanti Icha panggil mama apa boleh?" tanya Icha

__ADS_1


"Eh, tapi Tante bukan mamanya Icha, nanti ayah Icha marah," jawab Dina


"Icha sudah bilang ayah, kata ayah langsung suruh tanya pada Tante Dina," ucap Icha


Dina saat itu hanya terdiam karena bingung. Dina sebenarnya tidak nyaman dan ingin menolak. Tetapi Dina tidak tega dengan Icha yang memohon.


"Tante...apa boleh?" tanya Icha


"Iya gak apa apa, sekarang kita harus siap siap. sebentar lagi tukang rias datang," jawab Dina


+++++++++++++


Sementara diisi lain, Gara terpaksa membohongi Dina lembur karena bertanggung jawab dengan seorang wanita. Seorang wanita itu adalah teman lama Gara yang bernama Berlina. Tadi siang, Gara tak sengaja menabrak Berlina saat mengemudi. Sehingga Berlina mengalami luka di kakinya.


Berlina adalah seorang janda muda yang berprofesi sebagai guru TK. Berlina juga memiliki anak yang bersekolah di TK tempatnya bekerja. Kebetulan TK di tempat Berlina ada acara yang tak bisa ditinggalkan. Akibat tabrakan siang itu, motor Berlina harus di servis ke bengkel. Sehingga Gara terpaksa bertanggung jawab mengantarkan Berlina dan anaknya ke TK.


"Acara nya habis magrib, aku harap kamu tidak kabur. kamu harus bertanggung jawab antar jemput aku pulang sampai motorku selesai di servis," saut Berlina


"Mantan suamimu nggak ikut? aku nggak mau ya nanti mantan suamimu sangka aku yang tidak tidak,, soalnya kamu baru ketok palu juga," jawab Gara


"Dia mana peduli denganku? sudahlah, ini acara penting Gar, aku harus hadir di acara itu, anak Beno juga disana ikut pentas" saut Berlina


"TK nya dimana? apakah jauh dari rumahmu ini?" tanya Gara


"Dekat, di TK Bunda Kasih. ancer ancernya ada disebrang kos Ragina," jawab Berlina


"Oalah disitu, baiklah aku akan jemput kamu nanti. aku balik ke kantor dulu," saut Gara

__ADS_1


"Huh, sebaiknya aku alasan lembur saja saja sama Dina. hatinya habis tergoncang gara gara si Selly laknat itu, aku tidak ingin Dina berburuk sangka lagi padaku, setelah selesai acara saja aku jelaskan," batin Gara


__ADS_2