MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA

MENGEJAR CINTA IBU KOS MUDA
Episode 52 - MANDI BERSAMA


__ADS_3

Esok hari, Dina saat itu terbangun dari tidurnya. Namun ada hal yang berbeda dialami Dina ketika bangun tidur. Biasanya Dina melihat Gara memeluknya. Tapi sekarang Dina melihat Gara tertidur menindihnya. Gara juga mendaratkan kepalanya di leher Dina. Sehingga selain tubuhnya tak bisa bergerak, Dina juga merasakan hembusan nafas hangat dari Gara.


"Bang bangun, aku nggak bisa gerak," ucap Dina


Gara saat itu terbangun tapi mulutnya bergerak liar menciumi leher Dina sampai membekas tanda.


"Aaah...Bang," ucap Dina terkejut


"Good morning sayang," jawab Gara


Gara kemudian menuntun Dina saling beratut bibir dengan durasi cukup lama. Entah mengapa Gara sangat suka mencium bibir Dina. Bagi Gara, bibir Dina adalah candu bagi bibirnya.


"Bang, mengapa tiba tiba menciumku?" tanya Dina


"Terus abang mau cium siapa kalau bukan kamu? kan kamu yang istri abang," jawab Gara


"Aku mau ke kamar mandi Bang, aku harus segera mandi dan bersiap masak untuk jualan di kantin," saut Dina


"Abang juga mau mandi, gimana dong?" tanya Gara


Gara kemudian mencium pipi Dina


"Kalau gitu abang dulu saja yang mandi, abang juga harus bersiap ke kantor," jawab Dina


"Kita mandi bareng saja gimana?" tanya Gara


"Tidak tidak, aku tidak mau," jawab Dina


"Ya sudah kamu mandi dulu sana," ucap Gara


Gara kemudian beranjak dari tubuh Dina dan merebahkan tubuhnya di ranjang. Sementara Dina saat itu langsung bergegas mengambil pakaianya lalu berhari dalam kamar mandi.


Di dalam kamar mandi, Dina saat itu memulai ritualnya mandi di dalam bak mandi. Namun baru saja Dina menyeburkan tubuhnya di kamar mandi, Gara tiba tiba masuk kedalam kamar mandi tanpa izin. Dina yang melihat Gara masuk tentu berteriak dan terkejut


"Aaaaa..., apa yang abang lalukan disini," ucap Dina


"Maaf, abang tak tahan kebelet pipis," jawab Gara


"Di kamar tamu kan ada kamar mandi, mengapa tidak ke kamar mandi sana saja? dan abang langsung masuk tanpa izin.," saut Dina


"Namanya juga kebelet, tadi sempat ketuk pintu tapi kamu nggak dengar, ya sudah abang masuk," jawab Gara

__ADS_1


"Aku tidak dengar sama sekali, abang bohong pasti nggak ketuk pintu," ucap Dina


"Ketuk kok, karena kebelet jadi abang masuk saja. kamu juga nggak kunci pintunya. kalau abang ngompol gimana?" tanya Gara


"Katanya mau pipis, abang bohong nggak kebelet. pasti abang sengaja ingin masuk kan? abang tidak sopan, ini bisa masuk pelecehan," jawab Dina


"Gimana abang mau pipis? kamu ajak omong mulu sampek abang belum buka celana, nih lihat abang pipis beneran," saut Gara


Gara saat itu dengan santainya melorotkan celananya kemudian kencing di wc yang bersebelahan dengan bak mandi. Dina tentu terkejut melihat area sensitif Gara yang mengeluarkan air seni seperti pancuran. Pertama kali dalam hidupnya, Dina melihat laki laki kencing. Setelah kencing, Gara tiba tiba melepaskan semuanya pakainya dan merengek ingin ikut mandi.


"Ikut..." ucap Gara manja


"Apa?" saat Dina


"Pokoknya aku mau ikut mandi," jawab Gara


Gara terlihat merengek seperti anak kecil yang mau dimandikan. Dina yang melihatnya sungguh tidak menyangka Gara yang terkenal dingin menjadi pria semanja ini


"Bang, apa maksudnya ini?" tanya Dina panik


"Ya abang mau ikut jebur," jawab Gara


"Alah nanggung abang sudah bugil gini. kita suami istri kan? katanya mau belajar melayani suami. kali ini abang ingin mandi bareng biar cepat," ucap Gara


Tanpa ragu Gara kemudian masuk kedalam bak lalu menjalankan aksinya memangku Dina.


"Bang..." ucap Dina


"Iya sayang, mandi bersama enak kan? hmm?" tanya Gara


Gara kemudian mulai mencium leher Dina serta tanganya mulai memainkan dua gunung kenyal favoritnya. Selain itu jari Gara usil memainkan area sensitif Dina.


"Ah....Bang, jangan gini, aku rasanya jadi pingin pipis," ucap Dina


"Gak apa apa sayang, biar kedepanya jika aset abang masuk ke asetmu, kamu nggak kaget," ucap Gara


Dina saat itu berkali kali mendesah karena ulah Gara. Gara sekarang sangat berani memainkan dua gunung kembarnya. Saat memangku Dina, Gara juga mendesah keenakan karena areanya bergesekan dengan pantat Dina.


"Aaaahh...abang mau keluar," ucap Gara


"Keluar?" tanya Dina

__ADS_1


"Iya abang mau keluar, abang..." saut Gara


Gara kemudian berdiri di bak dan hal itu membuat Dina terkejut.


"Bang, ada apa?" tanya Gara


"Aaaaargh......" erang Gara


Gara saat itu memuntahkan lahar putihnya di lantai kamar mandi.


Dina yang melihatnya Gara melakukan pelepasan terkejut dan hanya bisa melongo. Seumur hidupnya, Dina baru tahu lahar putih seorang laki laki yang berwujud seperti itu bisa membuat wanita hamil.


Dina memang sekedar tahu pelajaran biologi, namun di usianya ke 26 ini Dina memang tak pernah melihat film dewasa. Jadi Dina benar benar tidak tahu apa apa. masalah adegan dewasa


"Bang, apa abang sakit? abang gak apa apa?" tanya Dina khawatir


"Nggak sayang, ini artinya abang puas.," jawab Gara


"Tapi abang berteriak kaya kesakitan?aku khawatir" tanya Dina


"Kamu nggak pernah lihat film dewasa?" tanya balik Gara,


Dina hanya terdiam karena mungkin syok dengan fenomena yang pertama kali dilihatnta


"Kamu takut?," ucap Gara


"Maaf Bang, aku belum pernah melihat apa yang saat ini aku lihat. mungkin pelan pelan aku akan coba belajar dengan melihat film dewasa," saut Dina


Gara saat itu menggelengkan kepalanya karena tak rela Dina melihat pria telanjang selain dirinya.


"Nggak nggak, kamu nggak boleh tonton film dewasa. abang melarangmu menontonya," ucap Gara


"Tapi aku ingin tahu aja, biar abang nggak kecewa," jawab Dina


"Kamu tetaplah jadi dirimu yang seperti ini. jika belajar lihat abang saja. abang yang mengajarimu ya? edukasi untukmu misal ini punya abang misalnya keluar ke dalam punyamu itukamu kemungkinan kamu akan hamil," jawab Gara


"Bang, abang gak malu, aku malu bang, aku merinding," saut Dina


"Kalau perlu abang nanti malam tidur gak pakai baju kaya gini mau?" tanya Gara


Gara kemudian menciumi Dina lalu mengajaknya menyudahi mandi agar tak kedinginan.

__ADS_1


__ADS_2