Menikah Tanpa Pacaran

Menikah Tanpa Pacaran
Usaha 2


__ADS_3

Adrian dan Zyona sedang makan malam di ruangan makan. Mereka makan dalam keheningan, keduanya fokus pada makanan di piring mereka masing - masing. Hanya suara dari dentingan sendok dan piring yang terdengar.


" Terimakasih makanannya " Kata Adrian sambil membersihkan mulut nya dengan tisue.


" Kenapa terimakasih? Ini wajar kan, tugasku sebagai istri " Jawab Zyona sambil tersenyum


Adrian menatap lekat mata Zyona. Tatapan yang sangat sulit untuk dimengerti. Bahkan kening Zyona sampai berkerut untuk menyelidiki arti tatapan Adrian. Tapi tetap, dia tidak bisa menebak isi pikiran pria yang menjadi suaminya itu.


Tanpa berbicara sepatah kata pun, Adrian meninggalkan ruangan itu. Naik ke kamarnya yang ada di lantai dua. Meninggalkan Zyona sendirian di meja makan.


Kecewa! Zyona mengigit bibir bawahnya, merasa kesal pada Adrian. Dia menarik napasnya dalam - dalam. Dia memejamkan matanya sembari jemari yang terkepal saling meremas. Bayangan Papanya terlintas di pikiran Zyona.


Sabar Zy, kamu pasti bisa. Ayo semangat!


Setelah memberi pasokan semangat untuk dirinya, Zyona membersihkan meja makan dan mencuci piring. Setelah itu, dia membuat kopi dan cemilan untuk Adrian. Dan mengantarkannya ke kamar Adrian yang tepat berada di samping kamarnya.


Tok Tok


"Rian, aku masuk ya " Zyona mendorong pelan pintu kamar Adrian, dan melangkah masuk ke dalam. Dia tidak melihat Adrian ada di kamar itu, tapi ada satu pintu yang terbuka di kamarnya Adrian. Itu adalah pintu ruang kerjanya Adrian. Dengan membawa nampan, Zyona melangkah masuk ke dalam.


Benar saja, Adrian ada di ruang kerjanya. Sedang berkutat dengan pekerjaan kantor yang ia bawa pulang ke rumah.


Zyona menghidangkan kopi dan cemilan di hadapan Adrian " Jangan terlalu malam kerjanya ya, nanti kamu sakit loh"


Adrian menaikkan lirikannya menatap Zyona " Aku tidak suka cemilan malam! " Ucapnya dengan ketus.


"Kalau gitu kopi nya aja "


" Itu juga tidak! "


Zyona menghela napasnya " Rian, bisagak kamu hargai aku sedikit saja"


Adrian diam, bahkan dia tidak melihat pada Zyona. Matanya berfokus pada layar laptop miliknya.


"Huhhh, yaudah " Zyona menghembuskan napasnya pelan " Aku tidur duluan ya, kamu jangan bergadang, selamat malam Adrian "


Ucapan selamat malam itu pun tidak diperindah oleh Adrian. Dia tetap cuek, dan irit bicara.


Suami menyebalkan!


...~♥~...


Sekitar pukul satu dini hari, Zyona keluar dari kamarnya. Berjalan dengan lunglai menuruni tangga. Dia sangat haus dan ingin mengambil air putih ke dapur.


Tapi di ruang tengah langkah Zyona terhenti karena mendengar suara berisik Tv dan suaranya Adrian.


"Yah... yahhh, sikit lagihhhh...Jebretttt...Jebrett... Gol nih, Gol Gol!......Gol dongggg.....Ais, Sialan! Kok gak Gol sihhhhh "


Adrian heboh sendiri saat menonton acara sepak bola di televisi. Zyona yang melihat dari jauh jadi tersenyum melihat tingkah laku Adrian.

__ADS_1


Dia lagi nonton bola ya. Batin Zyona. Dia jadi teringat sesuatu. Zyona berjalan ke dapur dan sekitar sepuluh menit kemudian dia datang ke sofa di ruang tengah dengan membawa dua cup pop mie yang sudah di seduh.


Adrian melirik pada Zyona yang tiba - tiba datang. " Kamu ngapain kesini ?" Tanya Adrian sedikit tidak suka


Zyona ikut duduk di samping Adrian " Kamu kok belum tidur? " Tanya Zyona sambil memberi satu cup pop mie pada Adrian


Adrian menerima cup pop mie itu dari Zyona " Nonton bola " Jawabnya seraya kembali fokus pada televisi


Tanpa sadar mata mereka terfokus pada acara pertandingan bola di televisi.. Sesekali, karena sankin asiknya. Mereka menikmati pertandingan sepak bola dengan pop mie yang tadi dibuatkan Zyona.


" Gas keun! Jebret bodoh! Aiss, mereka itu gak makan apa! kenapa kalian loyo sih Bro! " Kesal Adrian


Zyona malah terkekeh " Tim yang itu memang seperti itu. Sesama Tim masih saling egois dan ingin dilihat paling menonjol. Mereka juga masih mempunyai emosi di tendangannya. Ck Ck, calon - calon pecundang itu mah..."


Mendengar penjelasan Zyona, membuat Adrian sangat terkejut. Dia menoleh dan menatap tidak menyangka pada istrinya


" Kamu juga suka bola? " Tanya Adrian antusias


Zyona menoleh "Jelas dong, bola adalah olahraga kesukaan aku dan Papa tahu...." Jelas Zyona


Zyona penggemar sepak bola? Masa sih! Batin Adrian tidak percaya


Zyona menatap serius pada layar televisi sambil menyeruput pop mie nya. "Aku lebih suka sama Tim baju ijo, baju kuning mah gak main" Ujar Zyona sambil menunjuk - nunjuk ke arah Tv dengan sendok garfu yang dia pegang.


" Ih Zy. Kamu, beneran suka sepak bola?! " Tanya Adrian, kepoooo....


Zyona mengerutkan keningnya menatap pada Adrian "Kamu kenapa si, memang gak boleh ya? "


" Bukan hanya sepak bola " Zyona kembali berbicara dan entah mengapa, Adrian langsung antusias menoleh padanya. Mungkin karena mereka satu aliran, keduanya sesama pecinta olahraga.


" Aku dan Papa dulu juga sering nonton tinju bareng. Aku ini Tim nya Yohan daniel, dia tuh petinju yang keren banget"


Adrian meletakkan pop mie nya dan menghadap pada Zyona "Benarkah? Aku juga suka dia" Sambung Adrian dengan semangat. Selain bola kaki, dia juga sangat mencintai olahraga tinju.


"Sungguh? Haha, aku juga suka ini nih" Zyona berapi - api kalau soal membahas hal yang dia sukai. "Aku sukaaaa, banget sama bulutangkis "


"Benarkah? Aku juga, Aku juga "


Sangat jarang momen seperti ini muncul dalam rumah tangga mereka. Dimana Adrian maupun Zyona tertawa lepas bersama. Tidak ada pertengkaran, perbedaan pendapat. Hanya tawa bahagia dari keduanya.


"Kalau di badminton aku paling suka..." Zyona berbicara sambil mengembangkan senyuman nya.


"The Minions " Ucap Adrian dan Zyona secara bersamaan. Mereka saling menatap


"Eh, kamu juga suka sama Kevin Marcus? " Tanya Zyona


"Jelas dong! Kamu juga? Kok bisa barengan ya" Ujar Adrian lalu tertawa lebar. Bisa - bisanya atlet yang ku idolai bisa samaan sama Zyona Batinnya tidak menyangka


Ini lah untuk yang pertama kali, Zyona menerima senyuman tulus dari suaminya itu. Rasanya bahagia bukan main.

__ADS_1


"Selain The Minion, aku juga suka Jonathan christie, Antony Ginting....dan BlaBlaBlaBlaBlaBlaBlaBla....."


Zyona terus melanjutkan ceritanya. Mengatakan pada Adrian atlet bulutangkis yang dia idolai pada suaminya itu. Sankin asiknya bercerita, Zyona sampai tidak menyadari kalau Adrian sedang menatapnya dari tadi. Bahkan Adrian saja tidak sadar telah menatapi istrinya itu bahkan tanpa berkedip sedikitpun.


Adrian sangat tidak menyangka dengan karakter Zyona yang dia kenal malam ini. Sangatlah keren, Adrian merasa Zyona sangatlah keren. Entah karena Zyona suka banyak di bidang olahraga. Adrian merasa sangat nyambung berbicara dengan Zyona.


Semakin aku mengenalnya, semakin banyak hal unik yang ternyata selama ini tidak aku ketahui tentang dia. Hal unik apa lagi yang kamu sembunyikan dari aku Zy.....


Tanpa dia sadari, Adrian semakin tersenyum sambil menatap pada Zyona. Diam dan mendengarkan cerita dari istrinya itu.


Apakah ini bisa dibilang kemajuan?


Doa'in


...


Sekitar pukul empat pagi.


Adrian membuka matanya perlahan. Tubuhnya terasa remuk dan pegal karena ketiduran di sofa. Adrian merasa tangan kanannya berat dan mati rasa. Dia menoleh dan ternyata Zyona tertidur sambil bersender di bahu kanannya.



Lama Adrian menatap wajah Zyona. Sangat teduh dan ayu. Hembusan nafas Zyona yang teratur, seakan menjadi magnet bagi mata Adrian untuk terus menatap wajah Zyona.


Seperti tidak ada lagi hari esok, Entah mengapa Adrian saat ini hanya ingin menatap wajah ayu Zyona.


Semakin dilihat, dia ini kenapa semakin manis ya....Lama - lama aku bisa gila. Batin Adrian


Dia merasa ada yang aneh pada dirinya pagi - pagi yang masih sangat awal ini. Matahari saja belum terbit, tapi sesuatu yang dibawah sana malah tegang tiba - tiba dan minta jatahnya.


Sial! Batin Adrian.


Sebelum dia kehilangan kendali atas dirinya. Adrian menggendong tubuh Zyona dan dibaringkan di tempat tidur dikamar Zyona.


Setelah itu, Adrian keluar dari kamar Zyona dan masuk ke dalam kamarnya sendiri. Dengan cepat dia menendang pintu kamar mandi dan segera beraksi didalam sana.


Apa yang dia lakukan? Hanya dia, Tuhan, dan sabun cair yang tahu....


Ini udah yang kedua kalinya aku hampir gila karena dia, dan dia malah enak - enakan tidur di ranjang nya


Kamu juga kenapa pake acara tegang segala si Bro! Masa aku harus mandi sepagi ini......


TBC....


...Mau bilang apa sama Adrian?...


...Mau bilang apa sama Zyona?...


...Pesan untuk Adik author 🤗...

__ADS_1


...Like rate dan komen serta vote yang kalian berikan sangatlah berarti bagi karya ini 🙏...


__ADS_2