
Pulang dari rumah mertuanya. Zyona merasa sangat letih. Dia berjalan lunglai dan merebahkan tubuhnya ke atas ranjang.
Pembicaraan nya dengan Nita entah mengapa membuat Zyona ingin mengenal Adrian lebih dalam. Zyona merasa, Adrian itu adalah laki - laki yang baik. Beruntung sekali Moza yang mendapat cintanya Adrian. Zyona menghela napasnya pelan
Apa yang kupikirkan ini si. Adrian itu suamiku, dan akan terus seperti itu!
Zyona melangkah ke arah balkon kamarnya. Dan menatap langit sore dari balkon kamarnya yang ada di lantai dua. Langit sangat cantik terlihat diantara megahnya gedung - gedung pencakar langit di kota ini. Warna jingga pada langit, dan sinar matahari yang mulai tenggelam memberi kehangatan yang menyelimuti bumi.
Hanya sederhana keinginan ku, aku ini melihat langit senja sama Adrian. Udah, itu saja. Batin Zyona seraya memejamkan matanya.
Zyona jadi teringat sesuatu. Dia berjalan ke kamarnya dan meraih ponselnya. Menanyakan pada kang google cara memikat hati suami.
Lama Zyona mencari dan membaca banyak artikel. Tapi kebanyakan hanya mengarah ke hubungan ranjang.
Dari sekian banyak artikel yang dia baca, Cuma satu yang melekat di otaknya. Senyuman Zyona mengembang. Oke Zy, ayo taklukkan hati kulkas itu!
Zyona membuka kamera pada ponselnya. Dan dia sibuk menentukan pose yang cantik.
Alamak! Kenapa susah sekali si.... padahal saat fotokan orang lain mudah - mudah aja lah. Tapi untuk foto diri sendiri kenapa sesulit ini!
Zyona sibuk mengatur posenya. Dari berdiri, jongkok, arah samping, depan dan belakang. Aaaaa, bisa gila aku!
Dari banyaknya percobaan, akhirnya ada foto yang....Yah, lumayan lah...
Oke Oke, sekarang tinggal di kirim.
Captionnya: Semangat kerja Adrian. Jan skip bernafas, muah muah
Terkirim.
...~♥~...
Di kantor, Adrian sedang berkutat dengan pekerjaannya.
Tring
Tiba - tiba ponselnya berbunyi. Menandakan ada pesan masuk. Adrian meraih HP itu, dan melihat notif WA yang terkirim padanya
Zyona
Semangat kerja Adrian. Jan skip bernafas, muah muah
Tanpa sadar Adrian tersenyum tipis membaca pesan dari istri kecilnya itu.
Dia ini ada - ada saja. Gumamnya sambil membaca pesan dari Zyona berulang - ulang. Ada pesan lagi yang terkirim, masih dari Zyona. Istrinya itu mengirimnya foto. Tanpa Adrian sadari, dia tidak sabar melihat foto itu.
__ADS_1
Ini
Ini lagi!
Sial, kenapa kamu tidak mengirim foto yang agak cakepan dikit kek.... Ih, gerem aku.
Adrian terus memandangi foto itu. Eh, Eh, apa itu? Dia tersenyum? Masa sih! Tapi iya loh, Adrian tersenyum!
Wih, Daebak!
Sial, kenapa kau sangat menggemaskan Zyona. Batin Adrian geram.
Dia sengaja pergi pagi - pagi sekali untuk menghindari Zyona. Karena dia merasa ada desiran aneh di hatinya. Dan itu membuatnya tidak nyaman.
Seharian ini aku sudah berusaha supaya tidak selalu memikirkan dia. Tapi kenapa dia malah mengirim foto yang menggemaskan begini si..... Adrian mengulum Senyumannya sambil tetap melihat foto itu.
Sialan kau Zyona...... Ini lagi, Hei jantung kau ini kenapa si.... jangan membuatku gila dong!
...
Malam hari Adrian sengaja pulang sangat larut. Dia sengaja pulang sekitar pukul sebelas malam. Kenapa? Kan sudah jelas, untuk menghindari Zyona lah!
Adrian melangkah naik ke lantai dua. Saat ingin masuk ke dalam kamarnya. Dia sekilas menoleh pada kamar Zyona.
Apa dia sudah tidur? Ah, itu bukan urusan ku!
Batin Adrian menolak keras, tapi tidak dengan hatinya. Dia reflek berjalan dan melangkah masuk ke dalam kamarnya Zyona.
He Hei, kaki. Mau kemana kau bawa aku ini.
Di kamar Zyona, Adrian melihat istrinya itu yang sedang tertidur dengan lelapnya. Seperti biasa, wajahnya sangat ayu kalau sedang tidur.
Adrian mendekat dan memperhatikan Zyona lebih dalam lagi
Cih, kayak gitu dibilang ayu? Matamu memang selek ya Adrian!
Adrian menatap semakin dekat. Ada desiran aneh dihatinya. Dan itu membuat wajahnya memanas.
Apa yang kau lakukan ini Adrian. Hentikan sekarang juga. Batin Adrian. Dia sekuat tenaga menolak desiran itu.
__ADS_1
Adrian segera menjauh pada Zyona dan segera keluar dari kamar itu. Aku pasti sudah gila! Batinnya lagi sambil mengacak rambutnya kesal
Adrian masuk ke dalam kamarnya dan segera merebahkan tubuhnya ke atas ranjang. Lebih baik aku tidur.
Lama Adrian berusaha memejamkan matanya. Dia mengubah segala posisi tidur nya. Tapi tetap terasa susah.
Kenapa aku gak bisa tidur siiiii.....
Dimalam yang larut ini. Entah mengapa, hanya gadis tomboy itu yang menghiasi pikirannya. Sekejap dia lupa dengan Moza. Pikirannya terlalu dipenuhi dengan Zyona.
Tanpa pikir panjang, Adrian mandi dan berganti pakaian. Lalu dia segera melangkah ke kamar Zyona.
Terserah jika kalian ingin tertawa keras sekarang. Ya, dia sudah kalah
Kalah dengan pertahanan nya sendiri!
Adrian masih sangat mencintai Moza. Tapi Zyona juga mulai mengisi ruang dihatinya.
Perlahan Adrian naik ke atas tempat tidur Zyona
Dia ikut masuk ke dalam selimut Zyona. Dan berbaring di sampingnya.
Adrian menghela nafas. Perlahan, perasaannya menjalar dengan begitu hebat. Tidak, dia tidak pernah merasakan ini sebelumnya. Walaupun dengan Moza sekalipun. Karena Zyona Adisti mampu membuatnya tersenyum dengan cara yang sederhana.
Walau saat ini Moza masih memiliki ruang yang sangat penting di hati Adrian. Tapi kini Zyona muncul dan memporak-porandakan semuanya. Walau sedikit, tapi nama Zyona perlahan mulai terukir di hati pria itu.
Adrian memejamkan matanya, perlahan tangannya merayap hingga mendekap istrinya dari belakang.
Tahan Saudara Saudara.... Ingat, kamu jomblo...
Oke Skip, sampai jumpa besok pagi dengan Adrian dan Zyona.
Adrian memejamkan matanya, perlahan dia mulai tertidur. Dan pasti bisa kita tebak, malam ini mimpi indah akan menghampiri nya.
TBC....
...Mau bilang apa sama Adrian...
...Mau bilang apa sama Zyona...
...Kamu Tim ZyonaRian? Or MozaRian?...
...Satu pesan untuk Adik author 😪...
__ADS_1
...Like rate dan komen serta vote! ...