Menikah Tanpa Pacaran

Menikah Tanpa Pacaran
Belanja.


__ADS_3

Pusat perbelanjaan sudah tampak ramai ketika Adrian dan Zyona datang. Zyona asik memilih sayuran, sedangkan Adrian mendorong troli disampingnya.


Adrian tersenyum senang, ketika pengunjung lain melihat ke arah mereka berdua, ada suatu kebanggaan tersendiri baginya.


Mungkin ini terlihat sebagai hal yang sederhana. Tapi bagi Adrian ini sangatlah romantis.


Biarkan saja hanya dia yang menganggap ini seperti kencan, dan tersenyum seperti orang bodoh.


" Aku mau jamur "


Zyona berbalik dan menatap mata suaminya


" Mau dimasak sayur asam? "


Mendengar itu Adrian mengangguk antusias.


Jamur sayur asam adalah masakan favoritnya. Dan dia sangat penasaran bagaimana rasanya kalau Zyona yang buat.


Adrian terus mendorong troli, mengikuti kemana Zyona pergi.


Zyona masuk ke toko baju khusus wanita.


" Sayang temanin aku beli bra ya.. " Zyona menunduk dengan sangat malu. Tidak ada pilihan lain selain membawa Adrian membeli beberapa Bh, Sbab laki-laki ini tidak pernah mau meninggalkan Zyona walau sebentar.


" Memang bra kamu yang selama ini kenapa? " Tanya Adrian, lalu disambut dengan rona malu-malu istrinya.


" Bra aku udah gak muat, dadaku makin besar " Bisik Zyona dengan wajah yang tertunduk malu.

__ADS_1


Adrian langsung tersenyum bangga. Tidak sia-sia usahanya tiap malam memanipulasi dada istrinya hingga mengembang seperti sekarang. " Bukan hanya dada, bentar lagi perut kamu juga akan membesar aku buat "


Bisik Adrian, membuat bulu kuduk Zyona meremang.


Tidak pernah terlintas dipikirannya, jika suatu hari ia akan mengandung buah cintanya dengan Adrian. Ah sial, memikirkan saja sudah membuatnya sesak nafas.


Ambulance... Ambulace.... gadis itu butuh pertolongan pertama!


...


Mereka semakin dalam menelusuri ke toko baju didalam pusat perbelanjaan itu.


" Pakai topimu dengan benar! " Menarik sampai semua bagian wajah Zyona tertutupi.


Dia kenapa si, wajahmu yang terlalu mencolok, lihat kan, semua orang mulai melirikmu. Tampan, tinggi, sempurna.


Cih, aku ini hanya koran usang di terminal!


" Aaa....iya iya " Menarik topi sampai menutupi setengah wajahnya. Hiks, dia ini apa-apa ngancam!


Melanjutkan perjalanan lagi, menyelusuri setiap ruangan, dengan segala pakaian bermerek yang terpajang di segala penjuru toko.


" Kenapa mereka melirikmu terus, Aaaa... Bisa gila aku melihat mereka yang terus melirikmu! Kembali ke mobil Zyona, katakan kau ingin membeli apa, biar aku yang belikan! "


Mulai deh, banyak sekali bicara. Ternyata pilihan mengajak istri kecilnya itu berbelanja di luar adalah kesalahan baginya.


" Sayang, bukan aku yang mereka lihat.. " Suara lembut Zyona berusaha menyampaikan fakta.

__ADS_1


" Trus siapa!? Aku ngak tahan kau dilirik oleh orang lain Zyona! "


Zyona memutar bola matanya malas.


Kenapa Adrian bisa sekekanakan seperti ini si....


Tanpa berfikir panjang lagi, Adrian menggandeng tangan Zyona, dan membawa istrinya itu untuk menunggu di mobil. Adrian menatap mata Zyona serius, cukup membuat jantung Zyona semakin berdegup kencang.


Sikap Protektif yang diberikan Adrian padanya, membuat warna merah jambu tidak pernah hilang dari pipinya.


" Katakan kamu mau beli apa, biar aku saja yang beli! " Ucapannya kali ini tidak terbantahkan. Memakaikan sabuk pengaman pada istrinya. Lalu mengunci semua pintu mobil, dan hanya dia yang dapat membukanya.


" Rian kok aku di kurung... " Rengek Zyona melihat Adrian mengurungnya di dalam mobil.


" Diam di sini dulu Zyona, nanti aku kembali lagi. Katakan apa yang mau kau beli! "


" Tapi aku juga mau belanja sama kamuuu.... "


" Ngak boleh! Aku bisa gila jika mereka terus melirikmu! Aku gak terima, emang siapa mereka sampai berani melihat istri cantik ku ini! "


Zyona yang tadinya ingin membantah, langsung mengatupkan bibirnya, jantungnya semakin berdebar mendengar Adrian mengatakan hal seperti itu tadi.


Cukup Rian, bukankah itu berlebihan, kau buat jantungku mau copot nih....


" Pokoknya diam di sini, katakan kamu mau beli apa "


Zyona tidak punya pilihan lain selain menuruti keinginan gila suami posesif nya itu.

__ADS_1


Dan akhirnya Adrian yang kembali ke dalam sana, untuk membeli pesanan Zyona.


Bersambung...


__ADS_2