
Lama Zyona menghabiskan waktu di dalam ruang ganti.
Dia menepuk-nepuk pipinya yang merona. Padahal hanya baju, tapi lewat perhatian sekecil itu pun, mampu membuat Zyona merona. Dan berdebar tentunya.
Dia keluar dari ruangan itu, dan berpapasan dengan Adrian yang juga baru keluar dari ruang kerjanya.
Jantungnya semakin berdebar ketika suaminya itu tersenyum padanya.
" Kemari "
Adrian menarik tangan Zyona, dan menenggelamkan tubuh mungil istrinya ke dalam pelukannya.
Perlahan Zyona juga membalas pelukan Adrian.
" Kau menikmati kencan kita? "
" Em.. " Jawab Zyona singkat
" Kau senang karena telah mengerjaiku seharian ini? "
Zyona terkejut, dia menyadarinya? Jadi dia menyadarinya sejak awal!
Mati aku..
" Hoho..mana mungkin aku mengerjaimu Adrian.. " Kilah Zyona dengan menyengir lebar.
Adrian diam, tapi dia menyeringai. Membuat bulu kuduk Zyona merinding melihat itu.
Laki-laki itu menarik tangan Zyona untuk ikut duduk di tepi ranjang.
Zyona menjaga jarak duduknya dari Adrian. Tapi laki-laki itu lebih cepat mengunci pergerakan nya dengan cara memeluk pinggang nya erat.
" Emmhh, Adrian.. " Risih Zyona dengan jarak sedekat ini.
__ADS_1
" Kenapa hemm? " Adrian semakin berulah dan menciumi leher istrinya.
Aaaaaa, apa sekarang dia sedang menghukum ku karena telah mengerjainya..
" Adrianhh, janganhh... " Zyona mendorong kuat dada Adrian.
Tapi laki-laki itu tidak berhenti menciumi bahkan menghisap leher Zyona sampai meninggalkan bekas merah dibeberapa tempat.
" Berhenti Adrian! " Suaranya sedikit kuat. Adrian berhenti dan menatap matanya.
" Kau lupa, dengan janjimu tadi pagi? "
Zyona mengernyit, Janji yang mana
" Kan kamu sendiri yang mengizinkan aku dapat jatah malam ini "
Mata Zyona langsung membola, dia bahkan lupa dengan perkataannya yang itu.
Tubuh Zyona meremang melihat seringai jahil terbit di bibir laki-laki itu.
Ucapan Zyona terputus, bibirnya menjadi tawanan. Sepertinya kali ini laki-laki itu bersungguh-sungguh dan tidak dapat dihentikan lagi.
Dia mulai menciumi bibir, leher, dada dan sekujur tubuh istrinya.
Mengecap nya dengan lembut dan penuh cinta. Membuat Zyona terbuai dan terlena dengan permainan lembut suaminya.
" Emmmhhh " Desahnya ketika tangan usil Adrian mengusik dadanya.
Sepertinya Zyona juga mulai hanyut dalam hasrat. Hingga tanpa sadar entah kapan semua pakaiannya telah diloloskan begitu saja.
Hingga kini tubuhnya polos tanpa sehelai benang yang menutupi.
Zyona memejamkan matanya sambil mendesah pelan. Bagi Adrian, tidak ada pemandangan yang lebih indah dari pada melihat Zyona terangsang seperti sekarang.
__ADS_1
Dan selanjutnya kalian tau kemana berlanjut malam ini. Mereka benar-benar tidur bersama, tapi tidur dalam arti yang berbeda.
Penantian yang telah dinanti-nantikan Adrian selama ini. Dia berjungkal, terbalik, dan melakukan segala cara untuk bisa mendapat kepercayaan Zyona lagi.
Dan malam ini dia benar-benar mendapat kepercayaan istrinya kembali, bahkan telah menjadikan istrinya itu menjadi miliknya seutuhnya.
Adrian merasa manusia yang paling bahagia di dunia ini, karena dia mencintai wanita yang tepat.
Lama Adrian menunggangi istrinya itu. Dia membuat gadis itu menjerit saat mendapatkan puncaknya.
Entah sudah pelepasan yang keberapa kali, tapi Adrian baru melepaskan Zyona saat gadis itu mulai menangis.
Tubuhnya sangat lemas, tenaganya terkuras habis. Miliknya sudah terasa keram, tapi Adrian tetap belum mau berhenti. Dan jalan satu-satunya yang bisa dilakukan Zyona hanyalah menangis.
Kalau saja dia tidak menangis tadi, mungkin saja dia bisa pingsan karena terlalu lelah.
Adrian mendekap tubuh Zyona dengan sangat erat. Zyona pun langsung tertidur begitu Adrian melepas penyatuan mereka.
Tubuhnya remuk dan sangat lemas.
Sedangkan laki-laki itu sangat merasa bahagia. " Selamat malam, sayangku " Bisiknya ditelinga Zyona sambil mengecupi pipi Zyona beberapa kali.
Barulah dia juga ikut terlelap dalam mimpi.
Bersambung...
Hri ini double Up nih.. kencengin dong like rate dan komen nya, vote nya juga lah... karna dukungan dari kalian sangat memberi semangat ku ntuk lebih giat lagi, Hehe..
sampai jatuh part selanjutnya.
( Ak gak bikin adegan yang terlalu vulgar, karna mengingat ada saudara kita yang menjalankan ibadah puasa... selamat menjalankan puasa bagi yang berpuasa... Hehe)
Salam manis
__ADS_1
Asih sunkar.