Menikah Tanpa Pacaran

Menikah Tanpa Pacaran
Hak Adrian


__ADS_3

Sampai di sofa ruang tengah. Adrian sudah duduk santai dengan dua Pop mie yang sudah diseduh didepannya. Zyona duduk disofa panjang bersama Adrian, tapi disudut. Dia sengaja memberi jarak antara dirinya dan Adrian.


"Mendekat! " Titah Adrian. Matanya masih setia menatap layar televisi.


Zyona belum beranjak "Aku disini saja"


"Aku bilang mendekat ya mendekat! " Adrian memicingkan matanya dan menghujam manik mata Zyona dengan tatapan tajam.


"Kau tidak dengar! " Suaranya meninggi karena Zyona masih belum beranjak


Dengan cepat Zyona menggeser tubuhnya hingga dekat dengan Adrian. Adrian menarik pinggang Zyona hingga tubuh mereka menempel.


Zyona merasa risih dengan jarak sedekat ini. "Rian... "


"Diam kamu! " Ucap nya tanpa melirik. Adrian menonton pertandingan sepak bola di televisi, dengan tangan besarnya yang melingkar memeluk erat pinggang Zyona.


Zyona menggigit bibir bawahnya. Lagi-lagi degupan aneh itu menghujam dirinya. Dia menatap ke arah Tv, berusaha tidak menghiraukan perubahan sikap Adrian yang bisa dibilang agresif ini.


"Okeh Gol!!!! " Ucap Adrian tiba-tiba membuat Zyona tersentak.


Tapi bukan suara Adrian yang membuat Zyona tersentak. Tapi ketika tangan usil Adrian yang tiba-tiba meraba dadanya.


"Ri.... Riannn! " Zyona mendorong Adrian dan mundur jauh ke belakang


Adrian menoleh ke arahnya dengan bingung "Kamu kenapa sih? " Tanyanya dengan satu alis yang terangkat


"Bi... Bisa gak kondisikan tangan mu " Ucap Zyona terbata, menunduk dengan wajah yang bersemu merah. Ais... ini rasanya sangat memalukan!


"Haha, kenapa? Bukankah selama ini kamu yang ngotot ingin kuanggap sebagai istriku " Balas Adrian sambil menyeringai


"Ta..tapi....Tapi bukan begini caranya "


Zyona kembali tersentak ketika Adrian tiba-tiba mendekat. Menguncinya disudut dan memeluk erat pinggang nya seperti tadi.


"A.. Adrian... kamu kenapa dirumah? Sana, kamu gangguin Moza aja"


Zyona berusaha menghindar. Tapi tangan usil Adrian tidak bisa dikendalikan. Perlahan jemarinya merayap, meraba menyelinap masuk kedalam pakaian Zyona


Sebenarnya Zyona sangat menantikan momen dimana Adrian bisa menerima dirinya seperti sekarang ini. Tapi untuk saat ini Zyona tidak mau! Sbab dia tahu kalau masih ada Moza di hati Adrian. Zyona tidak akan mau memberikan tubuhnya pada suaminya, jika masih ada wanita lain dihati suaminya itu.

__ADS_1


"Biasanya Moza menginap, tapi sekarang kenapa dia tidak datang? " Tanya Zyona


"Dia lagi dinas diluar kota" Balas Adrian


Oh, jadi karena Moza pergi makanya sekarang kau mendekatiku?! Seketika perasaan Zyona tercabik. Yang tadinya dia merasa diawang -awang, seketika terhempas jatuh ke dasar yang paling dalam.


"Awas Adrian! " Zyona marah. Dia menganggap Adrian melakukan hal ini hanya karena nafsunya yang tidak tersalurkan. Karena Moza tidak ada jadi kau memakaiku? Iya?!


"Rian awas! "


"Jangan berisik! Aku mau nonton bola! " Ujar Adrian dan kembali menatap televisi


Jangan berisik kepalamu! Tangan, tolong kondisikan tangan mu sialan! Hei apa yang kau pegang itu!!!


"Adrian..... "


Adrian menoleh padanya. Menatap matanya dengan tatapan dalam "Zy? "


"Apa!" Ketus Zyona. Zyona menoleh padanya, dan detik itu juga dia kembali berdegup ketika wajah Adrian mendekat. Sampai-sampai Zyona dapat merasakan hembusan napas suaminya itu


"Aku mau hak ku sekarang! "


Zyona memalingkan pandangannya "Aku gak mau! " Tolaknya dengan cepat.


"Tapi aku tidak mau Karena dihatimu masih ada wanita lain! " Zyona menoleh dan menatap lekat manik mata Adrian


Adrian menghela napasnya "Tenang, kamu akan menjadi istriku selamanya"


"Eh... Kenapa? " Zyona tertegun dengan ucapan Adrian "Bukankah kamu mencintai Moza? "


"Memang, tapi kamu juga adalah istri sah ku, dan akan terus seperti itu "


"Jadi kita tidak jadi bercerai? " Tanya Zyona serius


Adrian menggeleng "Tidak! " Jawabnya serius


"Tapi Moza..? "


"Jangan banyak tanya! Aku mau hak ku sekarang! " Adrian mulai tidak sabaran

__ADS_1


Dia menaikkan kaos Zyona sampai kedada. Menampakkan dada Zyona yang masih dibalut bra.


"Eh Adrian! " Kaget Zyona dengan sikap Adrian yang agresif ini


"Rian jangan..... " Tolak Zyona ketika Adrian menciumi lehernya dan meremas dadanya


"Jangan menolak Zyona! Sudah kewajiban mu melayani suamimu! " Ujar Adrian disela-sela cumbuan panas itu


Zyona menggigit bibir bawahnya sambil memejamkan matanya. Bagaimana ini, Batin Zyona sangat menolak, tapi dagingnya lemah. Dia terbuai dengan sentuhan Adrian yang begitu memabukkan.


Ketakutan terbesar Zyona. Kalau Adrian melakukan ini hanya karena nafsu yang tidak tersalurkan karena Moza tidak ada.


Kalau iya, itu akan sangat menyakitkan!


"Urghh Adrianhhh " Leguh Zyona ketika Adrian mengusik dadanya. Mencumbu dan meninggalkan bekas merah di sana.


Adrian semakin meraba kebawah. Tepat didaerah terlarang Zyona. Dia ingin membuka celana Zyona, tapi dengan cepat Zyona menghentikan nya.


Dia menggeleng " Stop! " Katanya menolak


"Zy! " Tekan Adrian. Dia yang sekarang berjongkok dilantai, menatap mata Zyona yang duduk di sofa.


Gadis itu telanjang dada, dengan banyak sekali tato tanda kepemilikan di tubuh nya. "Jangan Rian, aku masih belum siap " Katanya menolak


"Ck, tapi Zy..."


"Adrian...Zyona, Bunda datang......" Suara Nita terdengar. Membuat ucapan Adrian terhenti. Mereka tersentak sambil menoleh terkejut ke asal suara


Jeng!


Terlihat sudah. Nita melihat semuanya. Dimana menantunya yang sangat berantakan, dipenuhi dengan tanda kepemilikan, dan bertelanjang dada. Dan anak lelakinya yang memegang pinggiran celana istrinya seperti hendak menarik turun celana itu.


"Ohh... M.. Maaf, sepertinya Bunda datang di waktu yang salah" Ucap Nita sambil menahan tawanya. Pipinya sudah keram menahan tawa. Lucu sekali melihat menantunya berantakan karena ulah anaknya sendiri. Hiks, putra Bunda udah besar ya...


Jangan ditanya gimana merahnya wajah Zyona. Sekarang ini tenggelam ke dasar bumi paling dalam jauh lebih baik daripada harus berada dalam keadaan seperti ini.


Sedangkan Adrian, dia hanya bisa menelan ludahnya menatap Bundanya yang datang diwaktu yang tidak tepat


TBC.....

__ADS_1


LIKE RATE VOTE Y KK


BERI KESAN PADA KOLOM KOMENTAR 🤭


__ADS_2